Selasa, 29 Sep 2026 05:41 WIB

Ithlaq Hari Santri 2025 di Jombang, Menag: Pesantren Jadi Kiblat Peradaban Islam

selalu.id – Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, membuka rangkaian Ithlaq Hari Santri 2025 di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (22/9/2025).

 

Baca Juga: Oknum ASN Jember Dilaporkan ke Itjen Kemenag Buntut Nikah Siri, Modusnya Bikin Ngelus Dada

Dalam sambutannya, Menag menegaskan pesantren memiliki peran strategis sebagai pusat peradaban Islam Nusantara yang menempatkan Indonesia sebagai salah satu kiblat peradaban Islam dunia.

 

"Hari Santri bukan hanya seremoni, tetapi momentum untuk mengingatkan kita semua akan kontribusi besar kaum santri terhadap bangsa ini. Dari pesantren lahir kader-kader bangsa yang cerdas, berakhlak, dan siap menyongsong masa depan Indonesia," ujar Nasaruddin.

 

Ia menambahkan, santri di era modern tidak hanya berperan sebagai penjaga tradisi, tetapi juga agen perubahan yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan ekonomi.

 

Santri diharapkan mampu berkontribusi memperkuat moderasi beragama, mempererat persatuan, serta menghadirkan wajah Islam rahmatan lil ‘alamin di tengah masyarakat global.

 

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amien Suyitno, menjelaskan tema besar Hari Santri 2025 adalah “Mengawal Indonesia Menuju Peradaban Dunia”. Menurutnya, tema ini bukan sekadar slogan, tetapi cerminan semangat sejarah perjuangan santri dalam mempertahankan kemerdekaan.

 

“Tema ini menggambarkan semangat santri yang sejak dulu menjadi bagian dari denyut sejarah bangsa. Kemerdekaan Indonesia tidak bisa dilepaskan dari perjuangan para santri,” kata Amien.

Baca Juga: Menag Nasaruddin Dikabarkan Mundur dari Jabatannya Demi Kursi PBNU, Berikut Ini Faktanya

 

Ia juga menekankan posisi pesantren sebagai pilar peradaban Islam yang berkontribusi besar, tidak hanya untuk Indonesia, tetapi juga bagi dunia.

 

“Hampir semua orientalis mengakui bahwa pesantren adalah tradisi pendidikan Islam yang unik. Pesantren bukan sekadar lembaga pendidikan, tetapi juga pusat peradaban yang membentuk wajah Islam Indonesia yang damai dan inklusif,” ujarnya.

 

Amien menambahkan pesantren sejak lama mengusung nilai inklusivisme dan terbukti mampu beradaptasi dengan beragam budaya tanpa kehilangan jati dirinya.

 

Baca Juga: Matamuda, Tranformasi Pendidikan Kemenag dalam Perkuat Program Madrasah Ramah Anak

“Santri adalah simbol keterbukaan. Mereka belajar hidup berdampingan dengan budaya apa pun sambil tetap menjaga akar tradisinya. Inilah yang menjadikan pesantren relevan sepanjang zaman,” tambahnya.

 

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, peringatan Hari Santri 2025 juga diwarnai dengan program sosial yang langsung menyentuh masyarakat, salah satunya layanan cek kesehatan gratis di berbagai pesantren, khususnya di Jawa Timur.

 

Acara Ithlaq Hari Santri 2025 di Jombang menjadi refleksi atas peran historis santri sekaligus proyeksi masa depan Indonesia menuju peradaban dunia. Pemerintah berharap melalui peran pesantren dan santri, Indonesia semakin kokoh sebagai bangsa religius, toleran, dan berdaya saing global.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Seorang Kakek Ditemukan Tewas dengan Tangan Terputus di Ladang Tebu Probolinggo

Hingga saat ini, Tim Satreskrim Polres Probolinggo masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap motif di balik dugaan pembunuhan tersebut.

Pembunuhan Berantai di Afsel, Korban Capai 30 Orang Lebih

Tragedi berdarah yang merenggut lebih dari 30 nyawa ini makin mempertegas krisis kejahatan kekerasan yang kian mengkhawatirkan.

Momen Presiden Prabowo Melayat ke Rumah Megawati, Sampaikan Duka atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra

Kehadiran Presiden beserta jajaran menjadi bentuk empati dan dukungan moril kepada keluarga besar yang ditinggalkan.

Bocoran Subsidi BBM di RAPBN 2027 pada Rapat Paripurna Besok

Guna menekan ketergantungan masyarakat terhadap LPG, terutama yang berbasis impor, pemerintah terus menggenjot penyediaan sumber energi alternatif.

Hasil FIFA Asean Cup 2026: Indonesia vs Malaysia Berbagi Satu Poin

Malaysia masih berada di posisi teratas grup A Fifa Asean Cup 2026 disusul Indonesia di posisi kedua.

Fifa Asean Cup 2026: Babak Pertama Indonesia Vs Malaysia, Gol Hubner Dianulir

Menit ke-36, Thom Haye diganjar kartu merah setelah melanggar Arif Aiman.