Minggu, 01 Feb 2026 15:45 WIB

Ithlaq Hari Santri 2025 di Jombang, Menag: Pesantren Jadi Kiblat Peradaban Islam

selalu.id – Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, membuka rangkaian Ithlaq Hari Santri 2025 di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (22/9/2025).

 

Baca Juga: Kuota Petugas Haji TNI-Polri Naik Lebih dari 100 Persen

Dalam sambutannya, Menag menegaskan pesantren memiliki peran strategis sebagai pusat peradaban Islam Nusantara yang menempatkan Indonesia sebagai salah satu kiblat peradaban Islam dunia.

 

"Hari Santri bukan hanya seremoni, tetapi momentum untuk mengingatkan kita semua akan kontribusi besar kaum santri terhadap bangsa ini. Dari pesantren lahir kader-kader bangsa yang cerdas, berakhlak, dan siap menyongsong masa depan Indonesia," ujar Nasaruddin.

 

Ia menambahkan, santri di era modern tidak hanya berperan sebagai penjaga tradisi, tetapi juga agen perubahan yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan ekonomi.

 

Santri diharapkan mampu berkontribusi memperkuat moderasi beragama, mempererat persatuan, serta menghadirkan wajah Islam rahmatan lil ‘alamin di tengah masyarakat global.

 

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amien Suyitno, menjelaskan tema besar Hari Santri 2025 adalah “Mengawal Indonesia Menuju Peradaban Dunia”. Menurutnya, tema ini bukan sekadar slogan, tetapi cerminan semangat sejarah perjuangan santri dalam mempertahankan kemerdekaan.

 

“Tema ini menggambarkan semangat santri yang sejak dulu menjadi bagian dari denyut sejarah bangsa. Kemerdekaan Indonesia tidak bisa dilepaskan dari perjuangan para santri,” kata Amien.

Baca Juga: Kepala Daerah Dilarang Jadi Petugas Haji Tahun Ini, Menteri Haji Tegaskan Alasan Pelayanan

 

Ia juga menekankan posisi pesantren sebagai pilar peradaban Islam yang berkontribusi besar, tidak hanya untuk Indonesia, tetapi juga bagi dunia.

 

“Hampir semua orientalis mengakui bahwa pesantren adalah tradisi pendidikan Islam yang unik. Pesantren bukan sekadar lembaga pendidikan, tetapi juga pusat peradaban yang membentuk wajah Islam Indonesia yang damai dan inklusif,” ujarnya.

 

Amien menambahkan pesantren sejak lama mengusung nilai inklusivisme dan terbukti mampu beradaptasi dengan beragam budaya tanpa kehilangan jati dirinya.

 

Baca Juga: Seleksi Petugas Haji Daerah Diperketat, Layanan Kesehatan Jadi Perhatian Utama

“Santri adalah simbol keterbukaan. Mereka belajar hidup berdampingan dengan budaya apa pun sambil tetap menjaga akar tradisinya. Inilah yang menjadikan pesantren relevan sepanjang zaman,” tambahnya.

 

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, peringatan Hari Santri 2025 juga diwarnai dengan program sosial yang langsung menyentuh masyarakat, salah satunya layanan cek kesehatan gratis di berbagai pesantren, khususnya di Jawa Timur.

 

Acara Ithlaq Hari Santri 2025 di Jombang menjadi refleksi atas peran historis santri sekaligus proyeksi masa depan Indonesia menuju peradaban dunia. Pemerintah berharap melalui peran pesantren dan santri, Indonesia semakin kokoh sebagai bangsa religius, toleran, dan berdaya saing global.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Jika kalian ingin performa motor tetap bandel atau tahan lama meski diterjang hujan maupun banjir, mungkin cara ini bisa jadi rekomendasi.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.

Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Selain pembangunan baru, pemkot juga melakukan normalisasi saluran dengan pengerukan sedimentasi menggunakan alat berat serta tenaga satuan tugas (Satgas).