Opini
Bulu Tangkis Piala Kajati Jatim 2025 Jadi Ajang Berburu Poin dan Membidik Pelatnas
- Penulis : Redaksi
- | Sabtu, 06 Sep 2025 21:31 WIB
Penulis: Budi H
selalu.id - Event bulutangkis di Jawa Timur cukup padat. Di GOR Sudirman pekan ini Wamenpora Taufik Hidayat membuka Piala Kajati 2025 dengan 1500 peserta. Dua bulan lagi Piala Gubernur, keduanya jadi arena perburuan poin nasional.
Baca Juga: Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan
Sirkuit Nasional A sudah digelar, tahun lalu bahkan ada turnamen Challenge dan Indonesia Master. Kejurprov bulan Nopember, belum lagi turnamen di Surabaya, Malang dan hampir semua daerah.
Tiga tahun ini, pengurus PBSI Jatim memang sedang mengorbitkan atletnya ke kancah nasional. Pemusatan Latihan Provinsi (Puslatprov) diadakan, mess atlet dibangun di kawasan GOR Sudirman dengan daya tampung 60 atlet.
Yang diincar, tentu atlet Jatim bisa menerobos Pelatnas. Belum ada hasil, dari 30 atlet tak ada yang masuk pusat pendadaran atlet di Cipayung itu.
Di Pesta olahraga nasional 2024 di Sumut dan Aceh, hanya raih 2 medali perak 5 medali perunggu. Bandingkan dengan PON XX Papua 2021, Jatim raih 3 medali emas 2 medali perunggu.
Padahal saat itu prestasi Jatim periode itu jemblok, sampai mecetak sejarah pertama kali ikut Pra. Toh bisa moncer di Bumi Cendrawasih. Memang ada dalih, saat itu semua pemain pelatnas sedang ikut Piala Sudirman di Energia Areena, Vantaa, Finlandia.
PBSI Jatim telah menggeber semua kemampuannya, dengan fasilitas dan dana yang besar. Pelatih kelas nasional sudah direkrut. Tapi Puslatprov belum juga menembus Pelatnas,
Mengapa Jateng, Jabar, Jakarta tetap dominan. Di tiga daerah ini punya klub raksasa yang dengan mudah menjaring atlet terbaik nasional, meski tak ada lagi audisi masih ada satelit mereka di berbagai daerah. Evaluasi kata sederhana, tapi rasanya perlu untuk kejayaan bulutangkis Jatim.
Baca Juga: 6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau
Editor : Redaksi