Minggu, 01 Feb 2026 19:18 WIB

Fajar/Fikri Diproyeksikan Jadi Pasangan Tetap Usai Juara China Open

Pasangan ganda putra baru Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri
Pasangan ganda putra baru Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri

selalu.id - Pasangan ganda putra baru Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang menjuarai China Open 2025 Super 1000 diproyeksikan menjadi pasangan tetap. Keduanya kini berada di peringkat 76 dunia dan dijadwalkan turun di China Masters 2025 pada 16-21 September serta Korea Open 2025 pada 23-28 September.

 

Baca Juga: Ganda Campuran BNI Indonesia Master Tunjukkan Trend Positif

Fajar/Fikri dipasangkan sementara karena tandem reguler Fikri, Daniel Marthin, masih dalam pemulihan cedera lutut. Daniel diperkirakan baru bisa kembali bertanding pada Januari 2026.

 

"Secara individu, Fajar/Fikri itu memang punya skill yang baik. Dari Januari sampai Juni itu pasangannya masih tetap. Apalagi, Daniel masih belum cedera," kata pelatih kepala ganda putra pelatnas PBSI, Antonius Budi Ariantho.

 

"Ini karena keadaan memang jalannya di situ. Hasilnya bisa dikatakan baik karena kemampuan individu Fikri sama Fajar itu bagus," imbuhnya.

Baca Juga: BNI Indonesia Masters 2023, Stephanie Pastikan Tempat di Perempatfinal

 

Menurut Anton, performa Fajar/Fikri saat tampil di Jepang dan China cukup meyakinkan. "Saat dipasangkan kemarin di Jepang dan China itu penampilannya saya rasa sangat baik. Dengan hasil China Open, saya butuh konsistensinya. Jadi, setelah Kejuaraan Dunia, kami coba ke dua turnamen ini," ujarnya.

 

Selain konsistensi, Anton juga ingin menilai aspek permainan, rotasi, dan chemistry keduanya. "Semua aspek kami lihat. Hasil mengikuti ya, juga komitmen mereka saat latihan dan persiapan selain pertandingan. Komitmennya setiap hari saat latihan, bagaimana," jelasnya.

Baca Juga: Lawan Pemain Taipe, Laju Alwi Farhan di BNI Indonesia Master Surabaya Terhenti

 

Dengan hasil positif di China Open, PBSI menilai Fajar/Fikri layak dipertahankan. "Memang target dari PBSI sampai akhir tahun ini bisa dimanfaatkan untuk mencari komposisi yang pas. Kalau tidak, bisa terlambat Indonesia," pungkas Anton.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.