Rabu, 04 Feb 2026 21:07 WIB

Pelindo Petikemas Hadirkan Harapan Baru Bagi Perempuan di Lapas Malang

Program Pelita Warna bertema “Pekan Sadar Hukum dan Kemandirian” di Lapas Perempuan Kelas IIA Malang, 25-29 Agustus 2025.
Program Pelita Warna bertema “Pekan Sadar Hukum dan Kemandirian” di Lapas Perempuan Kelas IIA Malang, 25-29 Agustus 2025.

selalu.id – Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) menjalankan program Pelita Warna bertema “Pekan Sadar Hukum dan Kemandirian” di Lapas Perempuan Kelas IIA Malang, 25-29 Agustus 2025. Kegiatan ini memadukan edukasi hukum, etika sosial, dan pelatihan keterampilan praktis bagi warga binaan.

 

Baca Juga: Sengketa Lahan Kakek Wawan vs Pelindo Ramai, DPRD Surabaya Minta Publik Tak Seret MBG

Sekretaris Perusahaan SPTP, Widyaswendra, menyebut program tersebut sebagai bentuk komitmen dalam pemberdayaan perempuan.

“Program ini adalah wujud nyata kepedulian kami terhadap pemberdayaan perempuan. Kami ingin menghadirkan ruang belajar dan pengembangan diri yang mampu memperkuat kapasitas warga binaan, tidak hanya dalam aspek hukum tetapi juga keterampilan praktis,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, inisiatif ini menjadi kontribusi SPTP dalam mendorong kesetaraan gender dan keadilan sosial.

“Perempuan yang berdaya akan mampu membawa perubahan, tidak hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi keluarga dan lingkungannya. Inilah cara kami berkontribusi mewujudkan kesetaraan, menciptakan peluang kerja, serta menguatkan keadilan sosial sesuai semangat tujuan pembangunan berkelanjutan,” katanya.

 

Baca Juga: Arus Peti Kemas Tembus 13,34 Juta TEUs, Tumbuh 6,87 Persen

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Malang, Yunengsih, menyampaikan apresiasi atas hadirnya program yang menyasar 487 warga binaan pemasyarakatan (WBP).

“Program ini sangat membantu kami, terutama dalam memberikan pembekalan yang bersifat edukatif dan aplikatif. Kami berharap warga binaan bisa lebih siap, baik secara mental maupun keterampilan, ketika kembali ke lingkungan sosialnya,” jelasnya.

 

Menurutnya, kerja sama dengan perusahaan menjadi dukungan penting dalam pembinaan.

Baca Juga: Naik 3 Persen, Pelindo Regional 3 Layani 373 Ribu Penumpang Nataru 2025/2026

“Kerja sama ini bukan hanya mendukung rehabilitasi, tetapi juga menjadi bekal nyata agar warga binaan dapat menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas. Dengan adanya pelatihan dan pendampingan, kami yakin mereka akan memiliki peluang baru untuk berkontribusi positif di masyarakat,” tambahnya.

 

Program Pelita Warna diharapkan memberi harapan baru bagi para warga binaan, membuka jalan menuju kemandirian, sekaligus meneguhkan nilai kemanusiaan.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Daftar Makanan yang Wajib Dihindari saat Musim Hujan, Berikut Risikonya

Masyarakat disarankan untuk tidak sembarangan dalam hal memilih makanan yang akan dikonsumsi saat musim hujan.

Kejati Jatim Tahan Direktur PT BJS dalam Kasus Korupsi Dana Pendidikan

Perbuatan tersangka bersama-sama dengan tersangka lain mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp157 miliar.

OTT KPK Hari Ini: Satu di Banjarmasin, Satunya Bea Cukai Jakarta

Dari kedua kasus tersebut, KPK belum merincikan siapa saja pihak yang diamankan dan detail konstruksi perkara. 

Kantor Bea Cukai Pusat Digeledah KPK, Rangkaian OTT?

Budi menegaskan Bea Cukai berkomitmen untuk bersikap kooperatif dan menghormati proses yang berlangsung.

626 Petugas Haji Surabaya Siap Layani 42 Ribu Jemaah di Jatim

Diklat yang digelar selama 10 hari penuh ini merupakan perubahan signifikan dari pembekalan sebelumnya yang hanya berupa bimbingan teknis (bimtek).

Besok, Gubernur Jatim Khofifah Akan Jadi Saksi di Sidang Kasus Dana Hibah

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, kehadiran Khofifah diperlukan untuk memberikan keterangan terkait pelaksanaan program hibah yang menjadi perkara.