Sabtu, 07 Nov 2026 09:17 WIB

Pelindo Petikemas Hadirkan Harapan Baru Bagi Perempuan di Lapas Malang

Program Pelita Warna bertema “Pekan Sadar Hukum dan Kemandirian” di Lapas Perempuan Kelas IIA Malang, 25-29 Agustus 2025.
Program Pelita Warna bertema “Pekan Sadar Hukum dan Kemandirian” di Lapas Perempuan Kelas IIA Malang, 25-29 Agustus 2025.

selalu.id – Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) menjalankan program Pelita Warna bertema “Pekan Sadar Hukum dan Kemandirian” di Lapas Perempuan Kelas IIA Malang, 25-29 Agustus 2025. Kegiatan ini memadukan edukasi hukum, etika sosial, dan pelatihan keterampilan praktis bagi warga binaan.

 

Baca Juga: Pelindo Daya Sejahtera Perkuat Struktur Korporasi Lewat Konsolidasi Usaha

Sekretaris Perusahaan SPTP, Widyaswendra, menyebut program tersebut sebagai bentuk komitmen dalam pemberdayaan perempuan.

“Program ini adalah wujud nyata kepedulian kami terhadap pemberdayaan perempuan. Kami ingin menghadirkan ruang belajar dan pengembangan diri yang mampu memperkuat kapasitas warga binaan, tidak hanya dalam aspek hukum tetapi juga keterampilan praktis,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, inisiatif ini menjadi kontribusi SPTP dalam mendorong kesetaraan gender dan keadilan sosial.

“Perempuan yang berdaya akan mampu membawa perubahan, tidak hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi keluarga dan lingkungannya. Inilah cara kami berkontribusi mewujudkan kesetaraan, menciptakan peluang kerja, serta menguatkan keadilan sosial sesuai semangat tujuan pembangunan berkelanjutan,” katanya.

 

Baca Juga: Potret Pelindo Terminal Petikemas Bekali Keterampilan Anak Binaan LPKA Kelas I Blitar

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Malang, Yunengsih, menyampaikan apresiasi atas hadirnya program yang menyasar 487 warga binaan pemasyarakatan (WBP).

“Program ini sangat membantu kami, terutama dalam memberikan pembekalan yang bersifat edukatif dan aplikatif. Kami berharap warga binaan bisa lebih siap, baik secara mental maupun keterampilan, ketika kembali ke lingkungan sosialnya,” jelasnya.

 

Menurutnya, kerja sama dengan perusahaan menjadi dukungan penting dalam pembinaan.

Baca Juga: Jalan Sehat Bersama, Cara TPK Merauke Perkuat Kesejahteraan dan Keselamatan Pegawai

“Kerja sama ini bukan hanya mendukung rehabilitasi, tetapi juga menjadi bekal nyata agar warga binaan dapat menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas. Dengan adanya pelatihan dan pendampingan, kami yakin mereka akan memiliki peluang baru untuk berkontribusi positif di masyarakat,” tambahnya.

 

Program Pelita Warna diharapkan memberi harapan baru bagi para warga binaan, membuka jalan menuju kemandirian, sekaligus meneguhkan nilai kemanusiaan.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gudang Penyimpanan Kabel-Genset di Mastrip Surabaya Terbakar

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.

Polisi Bongkar Pabrik Oli Palsu Beromzet Rp260 Juta di Mojokerto, Ini Mereknya

Atas ungkap ini, polisi mengimbau masyarakat dan pemilik bengkel agar lebih waspada saat membeli oli kendaraan, dengan memastikan logo SNI dan izin NPT resmi.

Mitos Naga Putih dan Emas di Balik Erupsi Gunung Semeru

Saat ini Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara.

Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kini Level Siaga

Erupsi kali ini meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 5 kilometer dari puncak ke arah tenggara atau Besuk Kobokan.

Kasus Hibah Pokmas Jatim: Jaksa KPK Ultimatum Anwar Sadad Hadir di Sidang Minggu Depan!

Jaksa menegaskan tidak akan main-main jika Anwar Sadad mangkir dari kewajiban hukumnya. Pihaknya siap melakukan pemanggilan paksa.

Era Baru Layanan RSUD Jatim: Mulai dari KRIS, Sistem iDRG hingga Kelola Keuangan Pakai AI

Rumah sakit juga wajib memvalidasi data pasien melalui NIK terintegrasi Dukcapil dan menggunakan tanda tangan elektronik tersertifikasi.