Minggu, 20 Sep 2026 16:39 WIB

Pelindo Petikemas Hadirkan Harapan Baru Bagi Perempuan di Lapas Malang

Program Pelita Warna bertema “Pekan Sadar Hukum dan Kemandirian” di Lapas Perempuan Kelas IIA Malang, 25-29 Agustus 2025.
Program Pelita Warna bertema “Pekan Sadar Hukum dan Kemandirian” di Lapas Perempuan Kelas IIA Malang, 25-29 Agustus 2025.

selalu.id – Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) menjalankan program Pelita Warna bertema “Pekan Sadar Hukum dan Kemandirian” di Lapas Perempuan Kelas IIA Malang, 25-29 Agustus 2025. Kegiatan ini memadukan edukasi hukum, etika sosial, dan pelatihan keterampilan praktis bagi warga binaan.

 

Baca Juga: KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Pelindo Buka Posko 24 Jam di Tanjung Perak

Sekretaris Perusahaan SPTP, Widyaswendra, menyebut program tersebut sebagai bentuk komitmen dalam pemberdayaan perempuan.

“Program ini adalah wujud nyata kepedulian kami terhadap pemberdayaan perempuan. Kami ingin menghadirkan ruang belajar dan pengembangan diri yang mampu memperkuat kapasitas warga binaan, tidak hanya dalam aspek hukum tetapi juga keterampilan praktis,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, inisiatif ini menjadi kontribusi SPTP dalam mendorong kesetaraan gender dan keadilan sosial.

“Perempuan yang berdaya akan mampu membawa perubahan, tidak hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi keluarga dan lingkungannya. Inilah cara kami berkontribusi mewujudkan kesetaraan, menciptakan peluang kerja, serta menguatkan keadilan sosial sesuai semangat tujuan pembangunan berkelanjutan,” katanya.

 

Baca Juga: Wujudkan Target Zero Fatality, PDS Gembleng 145 Personel Pengamanan Surabaya

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Malang, Yunengsih, menyampaikan apresiasi atas hadirnya program yang menyasar 487 warga binaan pemasyarakatan (WBP).

“Program ini sangat membantu kami, terutama dalam memberikan pembekalan yang bersifat edukatif dan aplikatif. Kami berharap warga binaan bisa lebih siap, baik secara mental maupun keterampilan, ketika kembali ke lingkungan sosialnya,” jelasnya.

 

Menurutnya, kerja sama dengan perusahaan menjadi dukungan penting dalam pembinaan.

Baca Juga: Aksi GM Pelindo Maumere Terjun ke Laut untuk Selamatkan Penumpang

“Kerja sama ini bukan hanya mendukung rehabilitasi, tetapi juga menjadi bekal nyata agar warga binaan dapat menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas. Dengan adanya pelatihan dan pendampingan, kami yakin mereka akan memiliki peluang baru untuk berkontribusi positif di masyarakat,” tambahnya.

 

Program Pelita Warna diharapkan memberi harapan baru bagi para warga binaan, membuka jalan menuju kemandirian, sekaligus meneguhkan nilai kemanusiaan.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Proyek Drainase Kelurahan Ancam Pasokan Air Bersih di Surabaya

DPRD Surabaya meminta Pemkot Surabaya memperkuat koordinasi antara kontraktor, kecamatan, kelurahan, dan PDAM Surya Sembada.

PAD Jember Melonjak 32,36 Persen, Bupati Fawait Anugerahi Insan Pajak dan Janjikan Insentif

Bupati Jember Muhammad Fawait menilai peningkatan tersebut tidak terlepas dari kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

Menjinakkan Leviathan Digital: Menimbang Ulang Hak Cipta di Era Kecerdasan Buatan

Ia adalah jeritan awal dari sebuah krisis eksistensial: hukum hak cipta kita gagap dan tersengal-sengal mengejar lompatan zaman.

Jejak Gelap Perempuan asal Jombang dalam Pusaran Bisnis Narkoba di Surabaya

Dari tangan RA polisi menyita 13 kantong plastik isi sabu dengan berat 9,64 gram, 30 butir tablet ekstasi 12,38 gram, hingga uang tunai Rp5,8 juta.

Tega, Ibu Ajak Anak Kandung Threesome Sama Kekasihnya di Sidoarjo

Tak hanya Mawar yang menjadi korban threesome, keponakan dari MT juga dijadikan pelampiasan seksual tak biasa ini.

Gagal Curi Motor: Pelaku Lemparkan Bondet di Pasuruan, Satu Terluka

Petugas melakukan olah tempat kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk melacak pelaku serta keberadaan motor korban.