Rabu, 04 Feb 2026 00:12 WIB

Polda Jatim Gerebek Oplosan LPG di Malang, Kerugian Negara Capai Rp162 Juta

selalu.id – Polda Jawa Timur membongkar praktik pengoplosan gas LPG bersubsidi di Kabupaten Malang. Seorang pria berinisial MA (49) ditangkap di sebuah gudang di Desa Dengkol, Kecamatan Singosari, Kamis (31/7/2025). Aksi ini telah berlangsung selama satu tahun.

 

Baca Juga: Polresta Banyuwangi Amankan Truk Bermuatan 2.000 Botol Arak Ilegal

Unit 2 Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Ditreskrimsus Polda Jatim menggerebek lokasi setelah menerima laporan warga soal aktivitas mencurigakan. Petugas mendapati MA sedang memindahkan isi gas dari tabung LPG 3 kg (subsidi) ke tabung 12 kg (nonsubsidi).

 

Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Damus Asa, menjelaskan bahwa tersangka membeli gas bersubsidi dari beberapa agen di Malang, lalu mengoplosnya dengan regulator rakitan dibantu es batu untuk mempercepat proses.

 

"Dalam sehari, tersangka mampu mengisi lima sampai enam tabung 12 kg, menggunakan empat hingga lima tabung 3 kg per tabung. Hasil oplosan dijual Rp185 ribu hingga Rp195 ribu di wilayah Malang," ujar Damus di Mapolda Jatim, Selasa (5/8/2025).

 

Baca Juga: 155 Reklame Ilegal di Surabaya Dibongkar, Satpol PP Sasar Pusat Usaha dan Mal

Barang bukti yang diamankan meliputi 85 tabung LPG 3 kg kosong, 40 tabung LPG 3 kg berisi, 10 tabung LPG 12 kg kosong, dua tabung LPG 12 kg berisi, satu unit mobil Suzuki Carry, tiga regulator pemindah gas, timbangan digital, serta ratusan segel LPG.

 

"Tersangka membeli segel tabung 12 kg secara daring untuk mengelabui pembeli," ungkap Damus.

 

Baca Juga: Polres Malang Gerebek Rumah Produksi Arak Ilegal di Bantur

Kerugian negara akibat praktik ini ditaksir mencapai Rp162 juta. MA dijerat Pasal 55 UU Nomor 2 Tahun 2021 tentang Minyak dan Gas Bumi, dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara dan denda hingga Rp60 miliar.

 

Penyidik masih mendalami kemungkinan keterkaitan dengan kasus serupa di Probolinggo, karena adanya kemiripan modus dan sumber pasokan gas yang mengarah ke wilayah Malang.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.