Selasa, 21 Jul 2026 20:42 WIB

97 Paskibraka Surabaya Mulai Pusdiklat, Siap Kibarkan Merah Putih

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 04 Agu 2025 14:50 WIB
Foto: Pembukaan Pusdiklat Paskibraka
Foto: Pembukaan Pusdiklat Paskibraka

selalu.id — Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, secara resmi membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Surabaya Tahun 2025 di Gedung Sawunggaling, Senin (4/8/2025).

 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Paskibraka 2026, Ini Syaratnya bagi Pelajar Kelas X 

Kegiatan ini dimulai setelah para anggota Paskibraka menjalani Upacara Tantingan di Halaman Balai Kota Surabaya pada hari yang sama.

 

Wali Kota Eri memberikan pesan kepada para anggota Paskibraka agar menjunjung tinggi disiplin, kerja sama tim, dan nilai-nilai kebangsaan selama mengikuti pelatihan.

 

“Saat kalian mengibarkan Merah Putih, entah sebagai tim 8, 17, atau 45, kalian adalah satu kesatuan. Tim ini harus saling menguatkan dan tolong-menolong. Kekompakan dan rasa welas asih harus terus dipupuk,” kata Eri.

 

Ia menegaskan bahwa semangat Paskibraka tak hanya penting saat upacara berlangsung, namun juga harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, nilai-nilai seperti gotong royong dan solidaritas adalah pondasi untuk menyelesaikan berbagai persoalan kota.

 

“Dulu saya juga pernah jadi Paskibraka. Tempat pelatihannya mungkin berbeda, tapi semangatnya tetap sama. Kalau satu gagal, semua bisa gagal. Chemistry dan kekompakan itu sangat penting,” tegasnya.

Baca Juga: DPRD Minta Evaluasi Seleksi Paskibra Usai Insiden Bendera Terbalik di Surabaya

 

Bagi Wali Kota Eri, filosofi tersebut menjadi dasar dalam menuntaskan berbagai tantangan kota, mulai dari pengentasan kemiskinan hingga penanganan stunting. Ia berharap semangat Paskibraka bisa menjadi teladan bagi pemuda Surabaya untuk tumbuh sebagai pemimpin masa depan.

 

“Kita harus punya satu visi, seperti saat mengibarkan bendera. Kalau kita kompak dan saling menguatkan, Surabaya akan semakin cepat mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru, menyampaikan bahwa Pusdiklat Paskibraka 2025 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 4–18 Agustus, setiap pukul 06.00–21.00 WIB, dan berlokasi di Halaman Balai Kota.

Baca Juga: Bendera Sempat Terbalik dalam Upacara 17 Agustus di Balai Kota Surabaya, Begini Respon Wali Kota Eri

 

“Peserta tahun ini berjumlah 97 orang, terdiri dari 48 putra dan 49 putri. Selain itu, satu putra dan satu putri mewakili Surabaya di tingkat provinsi, dan satu putra telah mengikuti Pusdiklat tingkat nasional sejak 15 Juli hingga 22 Agustus 2025,” jelas Tundjung.

 

Selama masa pelatihan, para peserta akan menerima materi seputar Wawasan Kebangsaan, Nilai-Nilai Pancasila, Kepaskibraan, dan Kepemimpinan.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter.