Bendera Sempat Terbalik dalam Upacara 17 Agustus di Balai Kota Surabaya, Begini Respon Wali Kota Eri
- Penulis : Ade Resty
- | Minggu, 17 Agu 2025 11:40 WIB
Selalu.id – Upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Balai Kota Surabaya, Minggu (17/8/2025), sempat diwarnai insiden pengibaran bendera yang terbalik.
Menanggapi itu Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menilai kejadian itu justru menjadi pelajaran penting tentang arti kebersamaan dan ketenangan dalam menghadapi kekeliruan.
Baca Juga: Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa
Menurutnya, filosofi yang ditunjukkan Paskibra patut diteladani masyarakat. Meski sempat terjadi kesalahan teknis, para anggota Paskibra saling memberi dukungan, dan mampu memperbaiki keadaan tanpa kehilangan fokus.
“Ketika ada kekeliruan, mereka tidak gentar. Mereka tenang, saling mengingatkan, dan melanjutkan tugas dengan sempurna. Inilah semangat pemuda yang harus kita tiru,” tambahnya.
Baca Juga: Dalih Wali Kota Surabaya Eri soal Konten Sidaknya Disamakan dengan Armuji
Eri menilai momen tersebut selaras dengan semangat Kampung Pancasila yang tengah digerakkan Pemkot Surabaya. Ia membandingkannya dengan perjuangan pemuda Rengasdengklok yang mendorong lahirnya proklamasi.
“Kalau ada yang mengatakan, loh kok kebalik? Tidak. Itu masih proses. Belum dikibarkan, belum diangkat, belum dibuka benderanya. Begitu ada kekeliruan langsung diperbaiki. Itulah yang saya harapkan: Surabaya mencontoh semangat anak-anak Paskibra,” tegasnya.
Baca Juga: SiLPA Rp516 Miliar, Wali Kota Eri Sebut PAD 2026 Surabaya Tercapai 98 Persen
Lebih lanjut Eri memberi pesan bahwa manusia pasti memiliki kekurangan, namun dengan kebersamaan dan ketenangan, setiap masalah bisa diselesaikan.
“Karena setiap manusia adalah tempat kekurangan. Tapi kebersamaan, kekeluargaan, ketenangan itulah kesempurnaan dalam sebuah kehidupan Kampung Pancasila,” pungkasnya.
Editor : Redaksi