Selasa, 21 Jul 2026 23:17 WIB

Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Paskibraka 2026, Ini Syaratnya bagi Pelajar Kelas X 

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 15 Feb 2026 11:19 WIB
Paskibraka Surabaya 2025. (Dok/Diskominfo Surabaya). 
Paskibraka Surabaya 2025. (Dok/Diskominfo Surabaya). 

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi membuka pendaftaran Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Surabaya Tahun 2026 mulai 12 hingga 28 Februari 2026. 

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila di paskibraka.bpip.go.id.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru, mengatakan program tersebut diperuntukkan bagi pelajar kelas X atau sederajat yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) dengan usia 16 hingga 18 tahun pada 17 Agustus 2026.

“Seleksi ini tidak hanya menilai kemampuan baris-berbaris, tetapi juga mencakup aspek kesehatan, akademik, serta kesiapan mental dan kedisiplinan peserta,” kata Tundjung, Minggu (15//2/2026).

Tundjung menjelaskan peserta wajib memperoleh izin tertulis dari kepala sekolah dan persetujuan orang tua atau wali.

Calon peserta juga harus memiliki nilai akademik minimal berkategori baik serta dinyatakan sehat berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan di setiap tahapan seleksi.

Ia menambahkan, persyaratan fisik juga menjadi perhatian dalam seleksi. Untuk pelajar putra, tinggi badan minimal 170 sentimeter dan maksimal 180 sentimeter. Sementara pelajar putri minimal 165 sentimeter dan maksimal 175 sentimeter.

“Seluruh persyaratan tersebut wajib dibuktikan melalui surat keterangan sehat dari fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah,” imbuhnya.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Peserta yang lolos seleksi wajib mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pemusatan pendidikan dan pelatihan, pengukuhan, hingga pelaksanaan tugas pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. 

Selain itu, peserta akan mendapatkan pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan.

“Peserta juga akan mendapatkan pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan,” terangnya.

Dalam proses pendaftaran, calon peserta harus membuat akun dan mengunggah dokumen persyaratan secara daring. 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Dokumen tersebut meliputi foto berseragam sekolah, Kartu Keluarga, surat izin kepala sekolah, persetujuan orang tua atau wali, surat pernyataan kesediaan mematuhi peraturan, informed consent pemeriksaan kesehatan, salinan rapor dengan nilai minimal baik, surat keterangan sehat dari dokter pemerintah, serta surat pernyataan kesehatan gigi dan mulut.

“Seluruh dokumen pernyataan tersebut digabung dalam satu berkas untuk diunggah melalui aplikasi Transparansi Paskibraka,” ujar Tundjung.

Pemkot Surabaya mengajak pelajar yang memenuhi syarat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai ajang pembentukan karakter dan kepemimpinan.

“Melalui Paskibraka, generasi muda diharapkan tidak hanya tampil membawa Sang Saka Merah Putih dengan penuh kebanggaan, tetapi juga menjadi teladan dalam menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.