DPRD Minta Evaluasi Seleksi Paskibra Usai Insiden Bendera Terbalik di Surabaya
- Penulis : Ade Resty
- | Minggu, 17 Agu 2025 11:50 WIB
Selalu.id – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menanggapi terkait
insiden bendera merah putih sempat terbalik saat upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Balai Kota Surabaya, Minggu (17/8/2025).
Baca Juga: Rapor Merah Dari DPRD Surabaya untuk Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji
Yona menegaskan bahwa peristiwa itu tidak perlu dibesar-besarkan, apalagi sampai menyalahkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) yang bertugas.
“Yang pasti tidak ada unsur kesengajaan dari petugas pengibar bendera. Anggota Paskibra adalah generasi muda yang kelak akan menggantikan estafet kepemimpinan. Kejadian ini bisa saja terjadi pada siapa pun,” kata Cak YeBe sapaan akrabnya.
Ia justru mengapresiasi sikap tenang dan sigap anggota Paskibra yang hanya dalam hitungan detik mampu memperbaiki posisi bendera hingga kembali berkibar dengan sempurna.
Baca Juga: Atap Kelas SMPN 60 Surabaya Ambruk, DPRD Desak Evaluasi Total Bangunan Sekolah
Namun, Cak YeBe mengingatkan agar peristiwa tersebut dijadikan bahan evaluasi serius bagi para pelatih maupun Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Surabaya.
“Kesiapan mental dalam menjalankan tugas yang sangat berat perlu diperhatikan. Proses seleksi juga harus ketat, termasuk tes psikologi, mental, dan ideologi. Mengingat anggaran Paskibra Surabaya cukup besar, kami minta Bakesbangpol melakukan seleksi sebaik-baiknya agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.
Baca Juga: Kasus Bimtek DPRD Surabaya Kembali Dibuka, Begini Tanggapan Sekwan
Sementara itu, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menilai insiden tersebut justru memberi pelajaran penting tentang arti kebersamaan dan ketenangan dalam menghadapi kekeliruan.
“Ketika ada kekeliruan, mereka tidak gentar. Mereka tenang, saling mengingatkan, dan melanjutkan tugas dengan sempurna. Inilah semangat pemuda yang harus kita tiru,” ujar Eri.
Editor : Redaksi