Jumat, 05 Jun 2026 02:12 WIB

Turnamen Mobile Legend di BHC, Ajang Pencarian Atlet Berbakat

Ajang Pencarian Atlet Muda Berbakat, BHC Sukses Gelar Turnamen Mobile Legends di Surabaya 

Selalu.id – Black House Coffee (BHC), sebuah warung kopi sekaligus komunitas e-sports yang ada di Jalan Tambangboyo No.202, Surabaya Timur, menggelar turnamen Mobile Legends yang bertajuk "BHC Warkop Battle". 

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Turnamen yang berlangsung hari ini diikuti oleh 22 tim, terdiri dari 10 tim pelajar dan 12 tim umum, dengan masing-masing tim beranggotakan lima pemain. Pertandingan kategori pelajar dimulai pukul 12.00 WIB, disusul kategori umum pada pukul 14.30 WIB. 

Sistem pertandingan yang diadopsi adalah best of three (BO3) untuk semua babak, mulai dari kualifikasi hingga grand final, termasuk perebutan peringkat ketiga. Hal yang menarik adalah komposisi tim pelajar yang terdiri dari siswa-siswa dari berbagai sekolah di Surabaya, menciptakan dinamika persaingan yang unik dan meriah.

Korina, Ketua Pelaksana BHC Warkop Battle, menjelaskan bahwa turnamen ini bertujuan untuk mensosialisasikan e-sports sebagai olahraga yang positif dan berprestasi, serta untuk mencari dan membina atlet-atlet muda berbakat di Surabaya.  

"E-sports saat ini bukan hanya hiburan semata, tetapi juga dapat menjadi jalur prestasi akademik hingga tingkat nasional," ujarnya, Minggu (27/7/2025).  

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

BHC berkomitmen untuk mendukung perkembangan e-sports dengan menyelenggarakan program pembinaan atlet secara berjenjang, dan turnamen ini merupakan langkah awal yang penting. Ke depannya, BHC berencana untuk mengadakan turnamen serupa secara rutin.

Derren (14), SMPK Petra 1 Surabaya, salah satu peserta dari kategori pelajar mengungkapkan, bahwa turnamen kali ini merupakan turnamen ke empat kalinya yang ia dan timnya ikuti, namun dibabak pertama kualifikasi ia bersama timnya kalah.

"Bagus-bagus sih, dan mereka lebih jago-jago semua. Kali ini kami kalah di awal karena musuhnya kali ini keren-keren, tapi over all menarik," ucapnya.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Senada dengan Korina, Fikri Taqyyudin, salah satu panitia penyelenggara, menambahkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi, baik dari kalangan pelajar maupun umum. "Sistem BO3 kami pilih untuk memastikan pertandingan berlangsung kompetitif dan menegangkan," jelasnya.  

Suksesnya turnamen ini diharapkan dapat mendorong perkembangan e-sports di Surabaya Timur dan sekitarnya, serta melahirkan atlet-atlet profesional di masa mendatang. "Kami berharap dapat terus berkontribusi dalam memajukan industri e-sports di Indonesia," tandasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.