Sabtu, 05 Sep 2026 17:23 WIB

Turnamen Mobile Legend di BHC, Ajang Pencarian Atlet Berbakat

Ajang Pencarian Atlet Muda Berbakat, BHC Sukses Gelar Turnamen Mobile Legends di Surabaya 

Selalu.id – Black House Coffee (BHC), sebuah warung kopi sekaligus komunitas e-sports yang ada di Jalan Tambangboyo No.202, Surabaya Timur, menggelar turnamen Mobile Legends yang bertajuk "BHC Warkop Battle". 

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Turnamen yang berlangsung hari ini diikuti oleh 22 tim, terdiri dari 10 tim pelajar dan 12 tim umum, dengan masing-masing tim beranggotakan lima pemain. Pertandingan kategori pelajar dimulai pukul 12.00 WIB, disusul kategori umum pada pukul 14.30 WIB. 

Sistem pertandingan yang diadopsi adalah best of three (BO3) untuk semua babak, mulai dari kualifikasi hingga grand final, termasuk perebutan peringkat ketiga. Hal yang menarik adalah komposisi tim pelajar yang terdiri dari siswa-siswa dari berbagai sekolah di Surabaya, menciptakan dinamika persaingan yang unik dan meriah.

Korina, Ketua Pelaksana BHC Warkop Battle, menjelaskan bahwa turnamen ini bertujuan untuk mensosialisasikan e-sports sebagai olahraga yang positif dan berprestasi, serta untuk mencari dan membina atlet-atlet muda berbakat di Surabaya.  

"E-sports saat ini bukan hanya hiburan semata, tetapi juga dapat menjadi jalur prestasi akademik hingga tingkat nasional," ujarnya, Minggu (27/7/2025).  

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

BHC berkomitmen untuk mendukung perkembangan e-sports dengan menyelenggarakan program pembinaan atlet secara berjenjang, dan turnamen ini merupakan langkah awal yang penting. Ke depannya, BHC berencana untuk mengadakan turnamen serupa secara rutin.

Derren (14), SMPK Petra 1 Surabaya, salah satu peserta dari kategori pelajar mengungkapkan, bahwa turnamen kali ini merupakan turnamen ke empat kalinya yang ia dan timnya ikuti, namun dibabak pertama kualifikasi ia bersama timnya kalah.

"Bagus-bagus sih, dan mereka lebih jago-jago semua. Kali ini kami kalah di awal karena musuhnya kali ini keren-keren, tapi over all menarik," ucapnya.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Senada dengan Korina, Fikri Taqyyudin, salah satu panitia penyelenggara, menambahkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi, baik dari kalangan pelajar maupun umum. "Sistem BO3 kami pilih untuk memastikan pertandingan berlangsung kompetitif dan menegangkan," jelasnya.  

Suksesnya turnamen ini diharapkan dapat mendorong perkembangan e-sports di Surabaya Timur dan sekitarnya, serta melahirkan atlet-atlet profesional di masa mendatang. "Kami berharap dapat terus berkontribusi dalam memajukan industri e-sports di Indonesia," tandasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.