Minggu, 20 Sep 2026 17:29 WIB

TPS Uji Coba Sistem Booking Truk, Targetkan Efisiensi Logistik Pelabuhan

Direktur Operasi TPS, Noor Budiwan,
Direktur Operasi TPS, Noor Budiwan,

selalu.id – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), anak perusahaan Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP), mulai mengujicobakan sistem Terminal Booking System (TBS) pada Senin (7/7/2025). Sistem ini diterapkan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan distribusi logistik di Pelabuhan Tanjung Perak.

Sosialisasi sistem dilakukan pada Kamis (3/7) kepada para pengguna jasa dan asosiasi seperti ALFI, GPEI, GINSI, ORGANDA, APTRINDO, dan LOGINDO.

Baca Juga: Genapi Rehabilitasi Kawasan Pesisir, TPS Serahkan Tiga Ribu Bibit Mangrove ke DLH Surabaya

TBS merupakan sistem penjadwalan kedatangan truk berdasarkan time slot dengan durasi 4 jam. Sistem ini bertujuan mengurangi kepadatan truk pada jam sibuk (16.00–24.00 WIB) dan memangkas Truck Round Time (TRT), yaitu waktu truk dari masuk hingga keluar terminal. Pengurangan TRT diharapkan berdampak langsung pada efisiensi biaya logistik nasional.

Selama masa uji coba, TPS menyediakan layanan helpdesk 24 jam melalui telepon (031) 320 2020 dan email [email protected] untuk menangani kendala teknis dan operasional.

Kepala Bidang Lalu Lintas, Angkutan Laut dan Kepelabuhanan KSOP Utama Tanjung Perak, Nanang Afandi, menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi TBS dan mendorong pelaku usaha logistik beradaptasi dengan sistem tersebut.

Baca Juga: Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional

Direktur Operasi TPS, Noor Budiwan, menyebut sistem ini sebagai bagian dari konsep terminal modern TPS.

“Sistem ini diharapkan dapat menciptakan ritme layanan yang lebih terencana dan terukur, sehingga meningkatkan kecepatan layanan dan kenyamanan pengguna jasa,” ujarnya kepada selalu.id, Senin (7/7/2025).

Ketua DPW ALFI Jawa Timur, Sebastian Wibisono, menyatakan dukungan terhadap TBS karena dinilai mampu meningkatkan efisiensi dan kecepatan layanan logistik. Ketua DPC APTRINDO Surabaya, Wayan Sumadita, dan Ketua Klub LOGINDO Jatim, Christin Adni Susilowati, juga menyambut positif implementasi ini sebagai langkah strategis bagi pelaku usaha angkutan barang.

Baca Juga: Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Sepanjang tahun 2024, TPS mencatat arus peti kemas sebesar 1.584.774 TEUs, dan pada semester I 2025 mencapai 768.518 TEUs. TPS juga mempertahankan dominasinya di pasar internasional dengan pangsa pasar 83 persen di Pelabuhan Tanjung Perak.

Dengan implementasi TBS, TPS berharap dapat terus meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat posisinya sebagai operator terminal peti kemas terkemuka di Indonesia.

Editor : Ading
Berita Terbaru

5 Kios di Jemur Andayani Surabaya Ludes Terbakar, Ini Dugaan Penyebabya

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Kasus kebakaran tersebut kini telah ditangani oleh pihak berwenang setempat.

Potret CFD di Desa Durung Bedug Sidoarjo yang Kini jadi Wadah Roda Ekonomi Warga

Membentang sepanjang 900 meter hingga satu kilometer, kawasan ini dirancang menjadi ruang publik terpadu untuk olahraga dan perputaran ekonomi warga.

Cara Dishub Cegah Jukir Liar di Surabaya, Hasilnya juga Merata

Transparansi jadi salah satu tujuan digitalisasi parkir di Surabaya. Sistem itu tidak hanya berkaitan dengan cara pembayaran, tetapi juga pengawasan transaksi.

Kecelakaan di Tol Surabaya-Mojokerto: Sopir Truk Alpukat Tewas Penumpang Luka Berat

Korban meninggal dan luka dievakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo.

Pengukuhan dan Muskercab I, PC GP Ansor Kraksaan Minta Pengurus Eksis dan Ayomi Masyarakat

Rahman juga berpesan agar seluruh anggota tidak menyalahi aturan dan koridor yang telah di tentukan sebagai anggota PC GP Ansor Kraksaan.

Proyek Drainase Kelurahan Ancam Pasokan Air Bersih di Surabaya

DPRD Surabaya meminta Pemkot Surabaya memperkuat koordinasi antara kontraktor, kecamatan, kelurahan, dan PDAM Surya Sembada.