Senin, 19 Okt 2026 08:03 WIB

Perkuat Budaya K3, Pelindo Terminal Petikemas Gelar Ngobras  

Kegiatan ngobrol santai oleh PT Pelindo Terminal Petikemas (foto:ist)
Kegiatan ngobrol santai oleh PT Pelindo Terminal Petikemas (foto:ist)

selalu.id - PT Pelindo Terminal Petikemas menggelar kegiatan Ngobrol Santai (Ngobras) Keselamatan dan Safety Induction bertema Bahaya Blind Spot di Terminal Peti Kemas (TPK) Bagendang dan TPK Bumiharjo sebagai upaya memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran seluruh pekerja dan pemangku kepentingan terhadap potensi bahaya titik buta (blind spot) di area operasional pelabuhan, terutama saat alat berat dan kendaraan operasional bergerak.

Baca Juga: Gandeng Bappenas, Pelindo Bidik Muatan Balik Komoditas Papua Selatan

Peserta yang terdiri dari operator alat, pengemudi truk logistik, Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), pengguna jasa, dan personel terminal mendapatkan edukasi mengenai titik buta pada alat berat, prosedur komunikasi yang aman, pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), serta simulasi jarak aman saat alat beroperasi.

Terminal Head TPK Bagendang Bumiharjo, Akhmad Fajar, mengatakan bahwa keselamatan kerja harus menjadi budaya yang diterapkan dalam setiap aktivitas operasional.

"Keselamatan kerja merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran agar seluruh insan pelabuhan saling mengingatkan dan saling melindungi sehingga operasional terminal dapat berjalan aman dan lancar," ujar Akhmad Fajar.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pemangku kepentingan. Wakapolsek Pelabuhan Mentaya, A. Istajib, menegaskan bahwa keselamatan kerja bukan hanya menjadi tanggung jawab Pelindo, tetapi juga seluruh pihak yang beraktivitas di kawasan pelabuhan.

"Kami mengimbau setiap pekerja dan pengguna jasa untuk selalu mematuhi ketentuan keselamatan, termasuk penggunaan APD sesuai dengan ketentuan yang berlaku," katanya.

Baca Juga: Jalan Sehat Bersama, Cara TPK Merauke Perkuat Kesejahteraan dan Keselamatan Pegawai

Apresiasi juga disampaikan Ketua DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia/Indonesian Logistics and Forwarders Association (ALFI/ILFA) Kalimantan Tengah, Mardyanto. Menurutnya, edukasi keselamatan seperti ini penting untuk memperkuat budaya K3 di lingkungan pelabuhan.

"Kami akan terus menyampaikan pesan-pesan keselamatan kepada perusahaan anggota dan para pengemudi agar selalu mematuhi ketentuan K3 selama berada di area pelabuhan," ujarnya.

Hal senada disampaikan Pengurus Koperasi TKBM Samudera Mulya Kumai, Idris, yang menilai kegiatan tersebut memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai risiko blind spot di area kerja.

"Edukasi seperti ini sangat bermanfaat karena meningkatkan kewaspadaan kami untuk selalu menjaga jarak aman dari alat berat serta mematuhi seluruh prosedur keselamatan kerja," katanya.

Baca Juga: Lima Tahun Merger Pelindo, Standarisasi Jadi Kunci Efisiensi

Sementara itu, Pengurus Koperasi TKBM Karya Bahari Sampit, Nurhadi, menegaskan bahwa budaya keselamatan harus menjadi kebutuhan setiap pekerja, bukan hanya untuk memenuhi aturan.

"Kami mendukung penuh kegiatan awareness K3 ini. Semakin sering edukasi dilakukan, semakin tinggi pula kesadaran pekerja bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama untuk mencegah kecelakaan kerja," ujarnya.

Melalui Ngobras Keselamatan dan Safety Induction ini, PT Pelindo Terminal Petikemas berharap budaya saling mengingatkan dan kepedulian terhadap keselamatan kerja terus tumbuh sehingga risiko kecelakaan dapat diminimalkan dan operasional pelabuhan berjalan dengan aman dan produktif.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.