Minggu, 19 Jul 2026 21:18 WIB

Website Resmi Diskominfo Dihack, Muncul Tulisan "Copot Jabatan dan Penjarakan Khofifah"

Medsos Diskominfo
Medsos Diskominfo

selalu.id – Website resmi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur diretas pada Rabu, 25 Juni 2025. Situs tersebut sempat menampilkan artikel berjudul "Copot jabatan dan penjarakan Khofifah" yang menyerang Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

 

Baca Juga: Punya Mobil yang Sudah Dijual? Data Belum Diurus Bisa Bikin Gagal Dapat Bansos

Artikel tersebut terdeteksi melalui hasil pencarian Google sekitar pukul 11.54 WIB. Tak lama kemudian, situs Diskominfo Jatim mengalami gangguan dan tidak dapat diakses, dengan tampilan pesan error di halaman utamanya.

 

Kepala Diskominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin, membenarkan insiden tersebut.

“Saat ini kami sedang melakukan penelusuran mendalam untuk mengidentifikasi pelaku dan motif peretasan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (25/6/2025).

 

Sherlita tidak memberikan tanggapan terkait isi artikel yang dimunculkan peretas, dan menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah pemulihan sistem serta pelacakan jejak digital pelaku.

 

Tim IT Diskominfo Jatim tengah bekerja untuk memulihkan akses dan mengamankan data. Proses investigasi juga melibatkan koordinasi dengan aparat kepolisian serta ahli keamanan siber guna mengungkap dalang di balik serangan ini.

Baca Juga: Demi Konten, Empat Remaja Kebut Kebutan di Jalan Tol Mojo

 

Peretasan ini terjadi di tengah sorotan publik terhadap Gubernur Khofifah, yang sebelumnya dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi dana hibah kelompok masyarakat (pokmas) APBD Jatim.

 

Khofifah belum memenuhi panggilan tersebut karena sedang cuti untuk menghadiri wisuda putrinya di Tiongkok. Hingga kini, belum ada konfirmasi dari KPK mengenai jadwal pemanggilan ulang.

 

Baca Juga: Warga Surabaya Segera Verifikasi KK-mu, Ini Risiko Besarnya Bila Tak Dilakukan

Sejumlah pakar keamanan siber menilai peretasan situs pemerintah ini sebagai pengingat akan kerentanan sistem digital, terutama menjelang momentum politik seperti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

 

Mereka menilai serangan semacam ini dapat disalahgunakan sebagai alat penyebar opini dengan memanfaatkan isu sensitif. Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyatakan komitmennya untuk memperkuat sistem keamanan siber dan mencegah insiden serupa terjadi di masa mendatang.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.

Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 96,884 gram serta 10 butir ekstasi seberat 4,274 gram.