Kamis, 04 Jun 2026 11:46 WIB

Jalin Kerja Sama dengan UNUSA, Pelindo Petikemas Siapkan Juru Sembelih Halal

selalu.id – Menyambut Iduladha 1446 H tahun 2025, PT Pelindo Terminal Petikemas menyiapkan 30 juru sembelih halal bersertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Program ini merupakan hasil kerja sama dengan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA), guna memastikan proses penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam dan standar teknis yang berlaku.

 

Baca Juga: Arus Peti Kemas Internasional Tumbuh 11 Persen, Sinyal Kuat Pemulihan Ekonomi Nasional

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, menyebutkan bahwa pelatihan ini untuk pertama kalinya dilakukan di wilayah Surabaya, dan akan diperluas ke area operasional lain di seluruh Indonesia.

 

“Juru sembelih halal—atau kami sebut Juleha—tidak hanya berfokus pada aspek keagamaan, tetapi juga menyangkut keselamatan, kesehatan, kebersihan, sanitasi, serta koordinasi pelaksanaan kurban,” jelas Widyaswendra, Kamis (5/6).

 

Selain menyiapkan Juleha, perusahaan juga mendistribusikan 109 ekor sapi dan 109 ekor kambing kepada masyarakat melalui masjid dan lembaga keagamaan di sekitar wilayah operasional.

 

Rektor UNUSA, Achmad Jazidie, mengungkapkan bahwa para peserta berasal dari sejumlah pesantren di Surabaya dan sekitarnya. Mereka mengikuti pelatihan teori dan praktik, serta diuji oleh asesor bersertifikat BNSP sebelum dinyatakan kompeten.

Baca Juga: Jaga Kesehatan Hewan Kurban Jelang Iduladha, Begini Kolaborasi SPTP dan Pemkot Surabaya

 

“Materi disampaikan oleh para ahli, baik dari sisi syariat maupun aspek teknis penyembelihan,” kata Jazidie.

 

Ia menambahkan, untuk memperoleh sertifikasi BNSP, seorang Juleha harus menguasai 13 unit kompetensi yang terbagi dalam dua kategori: pengembangan profesionalitas dan pengelolaan penyembelihan.

 

Baca Juga: PDS Hadir di Dua Kampus Vokasi Jawa Timur, Bagikan Tips Arungi Dunia Kerja

Kategori pertama mencakup tujuh kompetensi: menjalankan ibadah wajib, memenuhi syariat Islam, menerapkan K3, komunikasi efektif, koordinasi kerja, higiene sanitasi, dan kesejahteraan hewan. Sementara kategori kedua meliputi enam kompetensi teknis: persiapan alat, pemeriksaan fisik hewan, penetapan kesiapan hewan, teknik penyembelihan, pemeriksaan proses penyembelihan, dan verifikasi kematian hewan.

 

“Seluruh peserta harus lulus uji kompetensi oleh asesor bersertifikat sebelum memperoleh pengakuan resmi sebagai juru sembelih halal,” pungkas Jazidie.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.