Jumat, 05 Jun 2026 01:48 WIB

Pelindo Petikemas Aktif Lakukan CSR untuk Masyarakat Sekitar Pelabuhan

Salah satu CSR Pelindo Terminal Petikemas
Salah satu CSR Pelindo Terminal Petikemas

selalu.id - Sebagai bagian dari grup perusahaan BUMN, PT Pelindo Terminal Petikemas secara aktif melakukan kegiatan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL). Selama periode tahun 2024, terdapat sedikitnya 15 program TJSL yang dilaksanakan di seluruh wilayah kerja perseroan. Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas Widyaswendra mengatakan program TJSL yang dilakukan perseroan berfokus pada 3 bidang prioritas yakni pendidikan, lingkungan, pengembangan usaha mikro kecil (UMK).

Widyaswendra menyebut beberapa program unggulan TJSL yang dilakukan perseroan adalah program pengelolaan sampah di Pulau Doom-Sorong, pemberdayaan masyarakat sekitar terminal peti kemas Makassar New Port (MNP)-Makassar, pemberdayaan disabilitas pelaku UMK, rehabilitasi terumbu karang dan penanaman mangrove di area pesisir.

Baca Juga: Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Di sekitar Makassar New Port yang ada di Kelurahan Tallo, Buloa, Kaluku Bodoa dan Cambaya telah terbentuk 3 kelompok bank sampah dengan nasabah lebih dari 350 orang, 4 kelompok UMKM istri nelayan, 4 kelompok koperasi nelayan, dan 29 kali pemeriksaan kesehatan untuk lebih dari 1987 orang. Ada juga bantuan untuk pendidikan paket A, paket B, dan paket C serta beberapa aktivitas TJSL lainnya.

“Empat kelompok koperasi nelayan yang terbentuk berhasil menjaga pendapatan para nelayan dan meningkatkan modal dasar yang disetor menjadi 3 kali lipat, karena kami turun langsung untuk mengajarkan ilmu manajemen dalam pengelolaannya,” terang Widyaswendra, Rabu (16/04).

Program lainnya adalah rehabilitasi terumbu karang yang dilakukan PT Pelindo Terminal Petikemas di Pulau Pahawang, Lampung sejumlah 632 bibit terumbu karang. Perseroan juga melakukan penanaman 1.185 bibit pohon dan 55.000 bibit mangrove selama tahun 2024.

Baca Juga: Arus Peti Kemas Internasional Tumbuh 11 Persen, Sinyal Kuat Pemulihan Ekonomi Nasional

Pada sektor pendidikan, PT Pelindo Terminal Petikemas memberikan beasiswa bagi siswa berprestasi serta pemberian bantuan sarana dan prasarana untuk pendidikan.

Ketua Bank Sampah Kelurahan Kaluku Bodoa Kota Makassar Jamaluddin Takko mengatakan pihaknya menerima bantuan sarana dan prasarana untuk menunjang pengelolaan bank sampah. Selain itu, dia mengaku para pengelola bank sampah dan warga juga memperoleh pelatihan pemilahan dan pengolahan sampah menjadi produk daur ulang yang memiliki nilai ekonomi.

Baca Juga: Kejar Operasional Rendah Emisi, TPK Semarang Terapkan Sistem GRK Internasional

“Para warga melakukan iuran sampah untuk kemudian kami hitung nilainya berdasarkan jenis sampah yang dikumpulkan, ini sangat dirasakan manfaatnya oleh warga,” katanya.

Jamaluddin menilai kolaborasi yang baik antara warga dengan PT Pelindo Terminal Petikemas perlu dibina dan dilestarikan untuk kebermanfaatan masyarakat yang berada di sekitar Makassar New Port.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.