Senin, 19 Okt 2026 01:41 WIB

Pelindo Siap Dukung Pembukaan Jalur Penyeberangan Celukan Bawang–Jangkar

Pengembangan lintasan penyeberangan Pelabuhan Celukan Bawang, Bali–Pelabuhan Jangkar, Jawa Timur. (Dok. Pelindo).
Pengembangan lintasan penyeberangan Pelabuhan Celukan Bawang, Bali–Pelabuhan Jangkar, Jawa Timur. (Dok. Pelindo).

selalu.id – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menyatakan kesiapan mendukung pengembangan lintasan penyeberangan Pelabuhan Celukan Bawang, Bali–Pelabuhan Jangkar, Jawa Timur.

Langkah itu ditegaskan sebagai alternatif untuk mendistribusikan arus kendaraan dan mengurangi kepadatan pada lintasan Ketapang–Gilimanuk, khususnya selama periode libur panjang dan puncak pergerakan masyarakat.

Baca Juga: Jalan Sehat Bersama, Cara TPK Merauke Perkuat Kesejahteraan dan Keselamatan Pegawai

Rencana tersebut dibahas dalam rapat koordinasi antara Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Direktur Utama Pelindo Achmad Muchtasyar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya pada Rabu (15/7/2026) lalu.

Pengembangan lintasan Celukan Bawang–Jangkar menjadi salah satu alternatif yang dipertimbangkan pemerintah untuk memperkuat sistem penyeberangan Jawa–Bali. 

Melalui lintasan tersebut, arus kendaraan diharapkan tidak seluruhnya terpusat di Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Gilimanuk.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi mengatakan pemerintah tengah menyiapkan sejumlah langkah untuk mewujudkan sistem penyeberangan Jawa–Bali yang lebih andal, termasuk melalui optimalisasi pelabuhan alternatif.

“Pengembangan lintasan penyeberangan Celukan Bawang–Jangkar merupakan salah satu upaya untuk mendistribusikan arus kendaraan agar tidak seluruhnya terpusat di Ketapang–Gilimanuk. Dengan adanya alternatif lintasan ini, kami berharap pelayanan kepada masyarakat semakin baik sekaligus dapat mengurangi kepadatan, terutama pada periode libur panjang,” terangnya, Jumat (17/7/2026).

Baca Juga: Lima Tahun Merger Pelindo, Standarisasi Jadi Kunci Efisiensi

Menurut Dudy, pengembangan lintasan tersebut memerlukan koordinasi dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, operator pelabuhan, hingga operator penyeberangan, agar dapat dipersiapkan dan diimplementasikan secara optimal.

Sementara itu, Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar menegaskan kesiapan Pelindo untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam mengoptimalkan Pelabuhan Celukan Bawang sebagai bagian dari penguatan konektivitas penyeberangan antara Jawa dan Bali.

“Pelindo siap mendukung kebijakan pemerintah dalam mengoptimalkan Pelabuhan Celukan Bawang sebagai alternatif penyeberangan menuju Pelabuhan Jangkar. Langkah ini diharapkan dapat memperluas pilihan layanan bagi masyarakat sekaligus membantu mengurangi beban lalu lintas pada lintasan Ketapang–Gilimanuk,” tegasnya.

Achmad menambahkan, optimalisasi Pelabuhan Celukan Bawang juga berpotensi memperkuat konektivitas transportasi dan logistik di kawasan Bali bagian utara. 

Baca Juga: Pelindo Perkuat Integrasi Layanan di TPK Bagendang dan Bumiharjo

Dengan distribusi pergerakan kendaraan dan barang yang lebih merata, pengembangan lintasan tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran mobilitas sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di Bali dan Jawa Timur.

“Pelindo akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Provinsi Bali, serta para pemangku kepentingan terkait untuk mengidentifikasi dan memastikan kebutuhan kesiapan infrastruktur maupun operasional pelabuhan,” jelas Achmad.

Melalui koordinasi tersebut, rencana pengembangan lintasan Celukan Bawang–Jangkar diharapkan dapat dilaksanakan secara terukur, dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan, kelancaran pelayanan, dan manfaat bagi masyarakat.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.