Rabu, 15 Jul 2026 16:51 WIB

Raih Nilai Tertinggi Nasional, TUKS Petrokimia Gresik Pimpin Revolusi Pelabuhan Hijau 2026

  • Penulis : Yasin
  • | Rabu, 15 Jul 2026 15:47 WIB
Menko Pangan RI Zulkifli Hasan saat memberikan penghargaan GSPI ASRI 2026 kepada Dirut Petrokimia Gresik Daconi Khotob. (foto:yasin/selalu.id)
Menko Pangan RI Zulkifli Hasan saat memberikan penghargaan GSPI ASRI 2026 kepada Dirut Petrokimia Gresik Daconi Khotob. (foto:yasin/selalu.id)

selalu.id - Sistem logistik pangan Indonesia baru saja mengadopsi standar baru yang lebih berkelanjutan. Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) PT Petrokimia Gresik sukses meraih nilai asesmen tertinggi secara nasional dalam ajang Green and Smart Port Initiatives (GSPI) ASRI 2026.

Posisi berikutnya berhasil ditempati oleh PT Pupuk Kalimantan Timur dan PT Krakatau Bandar Samudera. Selain posisi tiga besar tersebut, ajang ini juga memberikan penghargaan kepada lima pelabuhan lainnya, yaitu PT Vale Indonesia, PT Pelindo Petikemas TPK Banjarmasin, PT Indonesia Kendaraan Terminal, PT Pelindo Multi Terminal Cabang Tanjung Intan, dan Terminal Petikemas Bitung.

Baca Juga: Terapkan Kontrak Digital Pegawai, Pelindo Daya Sejahtera jadi Rujukan Emas UBS

Delapan pelabuhan ini resmi menjadi pionir yang mengadopsi konsep Green and Smart Port (GSP). Transformasi ini dilakukan untuk mendorong operasional pelabuhan menjadi lebih efisien, terdigitalisasi, aman, dan ramah lingkungan. Langkah tersebut dinilai krusial karena efisiensi di pelabuhan akan berdampak langsung pada kestabilan rantai pasok serta harga pangan harian.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyambut baik tingginya antusiasme pelaku pelabuhan tersebut. Menurutnya, transformasi menuju Green and Smart Port akan menjadi faktor penting dalam memperkuat efisiensi logistik pangan nasional sekaligus mendukung target ketahanan pangan.

“Pelabuhan adalah simpul strategi distribusi pangan. Transformasi menuju Green and Smart Port akan membuat logistik semakin efisien, biaya lebih kompetitif, sekaligus menghadirkan pelabuhan yang lebih ramah lingkungan. Ini menjadi modal penting untuk memperkuat daya saing dan ketahanan pangan nasional,” ujar Zulkifli Hasan.

Program berskala nasional ini diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pangan bersama IDSurvey Group (PT SUCOFINDO, PT Biro Klasifikasi Indonesia, dan PT Surveyor Indonesia). Kolaborasi ini mengintegrasikan prinsip Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) sebagai bagian dari standar baru pengelolaan pelabuhan berkelanjutan.

Sebagai Strategic Holding BUMN Jasa Survei, IDSurvey dipercaya Kemenko Pangan untuk menyusun kerangka kerja sekaligus melaksanakan asesmen. Penilaian tersebut didasarkan pada Green and Smart Port Guidelines 3.0/2023 yang mengacu pada regulasi nasional dan praktik terbaik internasional.

Baca Juga: Perkuat Budaya K3, Pelindo Terminal Petikemas Gelar Ngobras  

Chief Executive Officer IDSurvey, Arisudono Soerono, mengatakan meningkatnya partisipasi pelabuhan menunjukkan semakin kuatnya kesadaran industri terhadap pentingnya keinginan.

"Kepercayaan dari Kemenko Pangan merupakan kehormatan bagi IDSurvey. Kami berharap hasil asesmen ini mendorong semakin banyak pelabuhan Indonesia menjadi pelabuhan hijau berstandar internasional yang mendukung efisiensi logistik nasional," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT SUCOFINDO (Persero), Sandry Pasambuna, menegaskan kesiapan terus memperkuat implementasi Green and Smart Port melalui layanan pengujian, inspeksi, dan sertifikasi (TIC).

Baca Juga: Pelindo, BNN, dan BPBD Kota Surabaya Kolaborasi, Ajak Anak Kenal Pelabuhan

“SUCOFINDO bersama IDSurvey akan terus mendampingi penguatan standar, asesmen, dan peningkatan kapasitas pelabuhan agar transformasi menuju pelabuhan hijau dan cerdas berjalan konsisten serta meningkatkan daya saing nasional,” kata Sandry.

Bukan sekedar mempersembahkan rapor hijau di atas kertas, momentum transformasi ini juga dirayakan dengan aksi nyata yang menyentuh masyarakat. Usai menyampaikan hasil asesmen di Gresik, Rabu (15/7/2026), Menko Pangan bersama sejumlah menteri langsung turun ke lapangan untuk menyalurkan bantuan pangan kepada pengemudi ojek online, nelayan, dan sekitar masyarakat.

Aksi sosial ini merupakan bagian dari kolaborasi dengan program CSR PT Petrokimia Gresik yang saat ini tengah merayakan HUT ke-54 perusahaan. Langkah ini menjadi bukti bahwa efisiensi logistik tingkat tinggi pada akhirnya harus membawa manfaat nyata bagi ketahanan pangan masyarakat di lapisan paling bawah.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hindari Lacakan Polisi Pakai Zangi, Eh.. Kurir Sabu di Surabaya Ini Meringik saat Disergap

Dalam pemeriksaan, tersangka ternyata merupakan residivis atas kasus yang sama, dan pernah ditahan di Lapas Madiun, Jawa Timur.

Manufacturing Surabaya 2026 Resmi Dibuka: Hadirkan Teknologi Baru, Perluas Kemitraan Bisnis

Pamerindo Indonesia ini berlangsung selama empat hari, dari 15-18 Juli 2026, sekaligus menandai penyelenggaraan ke-20 sejak pertama kali digelar.

Menginspirasi Birokrasi: Sekel Surabaya Raih Gelar Doktor Lewat Riset Kelincahan Pegawai

Fathoni berharap capaian tersebut dapat berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, bukan sekadar menjadi pencapaian pribadi.

Tips Jaga Kesehatan Anak di Musim Panas, Bunda Wajib Catat

Dengan sejumlah tips ini, diharapkan mampu meminimalisir potensi terserang penyakit, agar aktivitas dapat tetap berjalan dengan lancar.

Makna hingga Karakter Magis Weton Senin Pahing dan Senin Pon, Mengejutkan!

Bagi masyarakat Jawa, weton bukan sekadar penanda hari lahir, tetapi juga bagian dari filosofi kehidupan.

Polres Tuban Kini Berganti jadi Polresta, Begini Pesan Khusus Kapolda Jatim

Irjen Pol Nanang berharap peresmian ini menjadi tonggak baru bagi Polresta Tuban dalam memberikan pelayanan yang semakin optimal bagi seluruh masyarakat.