Sabtu, 29 Agu 2026 17:37 WIB

Raih Nilai Tertinggi Nasional, TUKS Petrokimia Gresik Pimpin Revolusi Pelabuhan Hijau 2026

  • Penulis : Yasin
  • | Rabu, 15 Jul 2026 15:47 WIB
Menko Pangan RI Zulkifli Hasan saat memberikan penghargaan GSPI ASRI 2026 kepada Dirut Petrokimia Gresik Daconi Khotob. (foto:yasin/selalu.id)
Menko Pangan RI Zulkifli Hasan saat memberikan penghargaan GSPI ASRI 2026 kepada Dirut Petrokimia Gresik Daconi Khotob. (foto:yasin/selalu.id)

selalu.id - Sistem logistik pangan Indonesia baru saja mengadopsi standar baru yang lebih berkelanjutan. Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) PT Petrokimia Gresik sukses meraih nilai asesmen tertinggi secara nasional dalam ajang Green and Smart Port Initiatives (GSPI) ASRI 2026.

Posisi berikutnya berhasil ditempati oleh PT Pupuk Kalimantan Timur dan PT Krakatau Bandar Samudera. Selain posisi tiga besar tersebut, ajang ini juga memberikan penghargaan kepada lima pelabuhan lainnya, yaitu PT Vale Indonesia, PT Pelindo Petikemas TPK Banjarmasin, PT Indonesia Kendaraan Terminal, PT Pelindo Multi Terminal Cabang Tanjung Intan, dan Terminal Petikemas Bitung.

Baca Juga: Wujudkan Target Zero Fatality, PDS Gembleng 145 Personel Pengamanan Surabaya

Delapan pelabuhan ini resmi menjadi pionir yang mengadopsi konsep Green and Smart Port (GSP). Transformasi ini dilakukan untuk mendorong operasional pelabuhan menjadi lebih efisien, terdigitalisasi, aman, dan ramah lingkungan. Langkah tersebut dinilai krusial karena efisiensi di pelabuhan akan berdampak langsung pada kestabilan rantai pasok serta harga pangan harian.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyambut baik tingginya antusiasme pelaku pelabuhan tersebut. Menurutnya, transformasi menuju Green and Smart Port akan menjadi faktor penting dalam memperkuat efisiensi logistik pangan nasional sekaligus mendukung target ketahanan pangan.

“Pelabuhan adalah simpul strategi distribusi pangan. Transformasi menuju Green and Smart Port akan membuat logistik semakin efisien, biaya lebih kompetitif, sekaligus menghadirkan pelabuhan yang lebih ramah lingkungan. Ini menjadi modal penting untuk memperkuat daya saing dan ketahanan pangan nasional,” ujar Zulkifli Hasan.

Program berskala nasional ini diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pangan bersama IDSurvey Group (PT SUCOFINDO, PT Biro Klasifikasi Indonesia, dan PT Surveyor Indonesia). Kolaborasi ini mengintegrasikan prinsip Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) sebagai bagian dari standar baru pengelolaan pelabuhan berkelanjutan.

Sebagai Strategic Holding BUMN Jasa Survei, IDSurvey dipercaya Kemenko Pangan untuk menyusun kerangka kerja sekaligus melaksanakan asesmen. Penilaian tersebut didasarkan pada Green and Smart Port Guidelines 3.0/2023 yang mengacu pada regulasi nasional dan praktik terbaik internasional.

Baca Juga: Aksi GM Pelindo Maumere Terjun ke Laut untuk Selamatkan Penumpang

Chief Executive Officer IDSurvey, Arisudono Soerono, mengatakan meningkatnya partisipasi pelabuhan menunjukkan semakin kuatnya kesadaran industri terhadap pentingnya keinginan.

"Kepercayaan dari Kemenko Pangan merupakan kehormatan bagi IDSurvey. Kami berharap hasil asesmen ini mendorong semakin banyak pelabuhan Indonesia menjadi pelabuhan hijau berstandar internasional yang mendukung efisiensi logistik nasional," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT SUCOFINDO (Persero), Sandry Pasambuna, menegaskan kesiapan terus memperkuat implementasi Green and Smart Port melalui layanan pengujian, inspeksi, dan sertifikasi (TIC).

Baca Juga: Perkuat Minat Baca, PT Pelindo Daya Sejahtera Serahkan Bantuan Perpustakaan ke SD Al Istiqomah Surabaya

“SUCOFINDO bersama IDSurvey akan terus mendampingi penguatan standar, asesmen, dan peningkatan kapasitas pelabuhan agar transformasi menuju pelabuhan hijau dan cerdas berjalan konsisten serta meningkatkan daya saing nasional,” kata Sandry.

Bukan sekedar mempersembahkan rapor hijau di atas kertas, momentum transformasi ini juga dirayakan dengan aksi nyata yang menyentuh masyarakat. Usai menyampaikan hasil asesmen di Gresik, Rabu (15/7/2026), Menko Pangan bersama sejumlah menteri langsung turun ke lapangan untuk menyalurkan bantuan pangan kepada pengemudi ojek online, nelayan, dan sekitar masyarakat.

Aksi sosial ini merupakan bagian dari kolaborasi dengan program CSR PT Petrokimia Gresik yang saat ini tengah merayakan HUT ke-54 perusahaan. Langkah ini menjadi bukti bahwa efisiensi logistik tingkat tinggi pada akhirnya harus membawa manfaat nyata bagi ketahanan pangan masyarakat di lapisan paling bawah.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Dituduh Lecehkan Karyawan, Bos Restoran WNA Korea Anggap Dirinya Tak Bersalah dan Janji Koperatif 

Penyidik Satres PPA-PPO Polrestabes Surabaya telah memeriksa dua korban dugaan kekerasan seksual dan pelecehan yang diduga dilakukan Son Sung Kyung.

Jawab Tantangan Era Mobil Listrik, Organda Surabaya Siapkan Skema DP Nol untuk Pemilik Angkot

Organda tengah menyiapkan terobosan agar pemilik angkutan kota bisa memiliki kendaraan listrik dengan skema pembiayaan yang lebih ringan.

Selebgram Ratu Felisha Diperiksa Polda Jatim Terkait Promosi Arisan Bodong Joiss

Pemeriksaan ini merupakan penjadwalan ulang dari panggilan pertama yang seharusnya dilaksanakan Kamis pekan sebelumnya.

Berkat Akses dan Kualitas Kesehatan, Kota Mojokerto Terima Insentif Fiskal 2 Miliar

Ning Ita, mengatakan capaian ini merupakan buah dari komitmen yang dibangun secara konsisten sejak periode pertama hingga periode kedua kepemmimpinannya.

Niat Kembalikan NU Seperti Dulu, Caketum PBNU Gus Kikin Ketengahkan Dokumen Asas Awal

Gus Kikin menyebut telah ditemukan kembali dokumen asas awal pertama NU didirikan dan sekitar tiga tahun lalu telah diterbitkan dalam bentuk buku.

Sidoarjo Raih Penghargaan Nasional Pengelolaan Sampah dan Kabupaten Asri

Ajang tersebut diikuti tujuh provinsi, 93 kabupaten, dan 35 kota se-Jawa dan Bali.