Sabtu, 06 Jun 2026 03:13 WIB

Dituding Penipu Saat Sidak Penahanan Ijazah, Begini Sikap Armuji

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 11 Apr 2025 13:15 WIB
Wawali Armuji
Wawali Armuji

selalu.id - Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, menyatakan siap menghadapi proses hukum usai dilaporkan ke Polda Jawa Timur oleh Han Juwadiana, perwakilan dari PT Sentosasil. Laporan tersebut muncul setelah Armuji melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke perusahaan yang diduga menahan ijazah karyawannya, Kamis (10/4/2025).

 

Baca Juga: Stunting Surabaya Diklaim Tinggal 0,59 Persen, Armuji Tetap Minta Maaf ke Warga

Dalam video pernyataannya, Armuji menjelaskan bahwa sidak dilakukan menindaklanjuti laporan warga yang mengaku ijazahnya ditahan setelah mengundurkan diri dari perusahaan.

 

“Saya datang baik-baik, tapi justru mendapat respons kasar, bahkan disebut penipu. Padahal saya hanya ingin membela warga yang ijazahnya ditahan,” ujar Armuji.

 

Ia menilai tindakan menahan ijazah karyawan yang ingin mencari pekerjaan baru bertentangan dengan kebijakan pemerintah, yang bahkan telah melarang sekolah menahan ijazah siswa karena alasan tunggakan biaya.

 

“Masa ada anak muda mau cari kerja, ijazahnya ditahan setelah tiga tahun kuliah? Ini jelas menyalahi aturan,” tambahnya.

 

Armuji mengaku akan kooperatif bila dipanggil pihak kepolisian dan meminta publik menyikapi kasus ini secara objektif.

 

“Terima kasih kepada Han Juwadiana yang telah melaporkan saya. Jika dipanggil, saya akan hadir dan menjelaskan semuanya. Yang saya lakukan ini untuk membela masyarakat kecil,” katanya.

 

Insiden terjadi saat Armuji mendatangi PT Sentosasil. Pihak perusahaan menolak membuka pintu dan menyambutnya dengan tudingan sebagai penipu, sebagaimana terekam dalam video yang diunggah Armuji.

Baca Juga: Kasus Keracunan MBG, Ini Cerita Siswa Saat Menyantap Daging Krengsengan

 

“Saya Armuji, Wakil Wali Kota Surabaya. Tolong dibukakan pintunya, saya ingin bicara baik-baik,” kata Armuji dalam dokumentasi sidak.

 

Namun, seseorang yang diduga pemilik perusahaan justru menolak berdialog dan menyebut Armuji sebagai penipu.

 

“Sampean penipu, saya gak kenal sampean. Penipu!” ucap pihak perusahaan dalam video tersebut.

 

Baca Juga: Momen Wawali Surabaya Armuji Turun dalam May Day, Janjikan Perlindungan Buruh dan Ojol

Armuji menyebut respons tertutup ini mengindikasikan adanya kejanggalan. Ia bahkan menduga perusahaan menutup diri dari pengawasan lembaga resmi.

 

“Setiap kali ada pemeriksaan dari pihak kelurahan atau pemerintah, mereka selalu tertutup. Jangan-jangan ini kayak sarang narkoba. Tapi saya tetap datang dengan cara baik,” ujarnya.

 

Ia menegaskan, persoalan ini harus menjadi perhatian aparat dan publik demi perlindungan hak-hak dasar pekerja.

 

“Ini bukan soal saya dituding. Ini soal bagaimana perusahaan memperlakukan masyarakat kecil,” tegas Armuji.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.