Senin, 19 Okt 2026 01:54 WIB

Stunting Surabaya Diklaim Tinggal 0,59 Persen, Armuji Tetap Minta Maaf ke Warga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 31 Mei 2026 12:02 WIB
Upacara peringatan HJKS ke-733. (dok.Diskominfo Surabaya) 
Upacara peringatan HJKS ke-733. (dok.Diskominfo Surabaya) 

selalu.id - Plh Wali Kota Surabaya Armuji memaparkan berbagai capaian pembangunan sekaligus melakukan evaluasi terhadap pelayanan publik yang masih perlu dibenahi, saat upacara peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733, Minggu (31/5/2026).

Armuji menyampaikan sejumlah indikator pembangunan yang diklaim menunjukkan tren positif, mulai dari penurunan angka kemiskinan, prevalensi stunting, hingga pertumbuhan ekonomi kota.

Baca Juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

Menurut Armuji, prevalensi stunting di Surabaya pada 2025 tercatat sebesar 0,59 persen. Sementara itu, angka kemiskinan turun menjadi 3,56 persen dari 3,96 persen pada tahun sebelumnya.

Di sektor ekonomi, Surabaya mencatat pertumbuhan sebesar 5,87 persen pada 2025 dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp830,54 triliun.

“Capaian ini menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi Kota Surabaya bergerak positif dan Surabaya tetap menjadi salah satu motor penggerak perekonomian Jawa Timur,” kata Armuji dalam amanatnya.

Ia menyebut keberhasilan tersebut ditopang berbagai program di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi kerakyatan, hingga penguatan infrastruktur dasar.

Di sektor kesehatan, Pemkot Surabaya mengandalkan layanan tiga rumah sakit daerah, program satu RW satu tenaga kesehatan, satu ambulans satu puskesmas, integrasi layanan primer di 153 kelurahan, serta 2.191 Posyandu Keluarga. Program tersebut disebut turut mendorong Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Surabaya mencapai 85,65 persen, tertinggi di Jawa Timur.

Pada bidang pendidikan, Pemkot Surabaya mengalokasikan berbagai program bantuan pendidikan. Tercatat sebanyak 16.801 pelajar SMA, SMK, dan MA serta 5.874 mahasiswa menerima Beasiswa Pemuda Tangguh.

Ke depan, Armuji menegaskan Pemkot akan memprioritaskan akses pendidikan tinggi bagi anak-anak dari keluarga miskin.

Baca Juga: PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

“Pendidikan harus menjadi senjata untuk mengubah kesejahteraan keluarga menjadi lebih baik,” ujarnya.

Di bidang lingkungan, Pemkot Surabaya mengklaim pengelolaan sampah berbasis masyarakat mampu mengolah 168,62 ton sampah per hari. Sementara fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) mampu mengolah hingga 1.600 ton sampah per hari dengan kapasitas energi mencapai 11 megawatt.

Pada sektor infrastruktur, pembangunan dan pemeliharaan drainase sepanjang 273,03 kilometer serta pembangunan tujuh rumah pompa baru sepanjang 2025 disebut berdampak pada berkurangnya 295 titik banjir di Kota Pahlawan.

Selain itu, program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) telah menjangkau 11.294 unit rumah, sedangkan penerangan jalan umum (PJU) telah terpasang di 123.366 titik.

Baca Juga: Kikis Stigma Sarang Narkoba, Pemkot Surabaya Siap Sulap Jalan Kunti jadi Kampung Bersinar

Meski memaparkan sejumlah capaian, Armuji mengakui berbagai program yang dijalankan Pemkot Surabaya belum sepenuhnya mampu memenuhi harapan masyarakat. Karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada warga Surabaya.

“Kami menyadari bahwa berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah kota belum sepenuhnya mampu memenuhi seluruh harapan warga Surabaya. Oleh karena itu, pada kesempatan ini kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga,” ujarnya.

Dalam upacara yang mengusung tema “Pancasila Kuat, Surabaya Hebat” tersebut, Armuji juga menegaskan bahwa pembangunan kota harus tetap berlandaskan nilai-nilai Pancasila, gotong royong, dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

Upacara HJKS ke-733 turut dihadiri jajaran Forkopimda, konsul kehormatan negara sahabat, kepala perangkat daerah, camat, lurah, tokoh masyarakat, tokoh agama, Kader Surabaya Hebat, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.

Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, Kader GMD Jatim Bersih-bersih Pantai dan Bagikan Sembako di Probolinggo

Para kader berharap nilai gotong royong dan kesadaran menjaga kebersihan kawasan pesisir dapat terus diperkuat oleh masyarakat lokal secara berkelanjutan.