Jumat, 17 Jul 2026 01:10 WIB

Stunting Surabaya Diklaim Tinggal 0,59 Persen, Armuji Tetap Minta Maaf ke Warga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 31 Mei 2026 12:02 WIB
Upacara peringatan HJKS ke-733. (dok.Diskominfo Surabaya) 
Upacara peringatan HJKS ke-733. (dok.Diskominfo Surabaya) 

selalu.id - Plh Wali Kota Surabaya Armuji memaparkan berbagai capaian pembangunan sekaligus melakukan evaluasi terhadap pelayanan publik yang masih perlu dibenahi, saat upacara peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733, Minggu (31/5/2026).

Armuji menyampaikan sejumlah indikator pembangunan yang diklaim menunjukkan tren positif, mulai dari penurunan angka kemiskinan, prevalensi stunting, hingga pertumbuhan ekonomi kota.

Baca Juga: Revitalisasi Pasar Surabaya: Menjaga Urat Nadi UMKM, Bukan Sekadar Percantik Bangunan

Menurut Armuji, prevalensi stunting di Surabaya pada 2025 tercatat sebesar 0,59 persen. Sementara itu, angka kemiskinan turun menjadi 3,56 persen dari 3,96 persen pada tahun sebelumnya.

Di sektor ekonomi, Surabaya mencatat pertumbuhan sebesar 5,87 persen pada 2025 dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp830,54 triliun.

“Capaian ini menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi Kota Surabaya bergerak positif dan Surabaya tetap menjadi salah satu motor penggerak perekonomian Jawa Timur,” kata Armuji dalam amanatnya.

Ia menyebut keberhasilan tersebut ditopang berbagai program di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi kerakyatan, hingga penguatan infrastruktur dasar.

Di sektor kesehatan, Pemkot Surabaya mengandalkan layanan tiga rumah sakit daerah, program satu RW satu tenaga kesehatan, satu ambulans satu puskesmas, integrasi layanan primer di 153 kelurahan, serta 2.191 Posyandu Keluarga. Program tersebut disebut turut mendorong Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Surabaya mencapai 85,65 persen, tertinggi di Jawa Timur.

Pada bidang pendidikan, Pemkot Surabaya mengalokasikan berbagai program bantuan pendidikan. Tercatat sebanyak 16.801 pelajar SMA, SMK, dan MA serta 5.874 mahasiswa menerima Beasiswa Pemuda Tangguh.

Ke depan, Armuji menegaskan Pemkot akan memprioritaskan akses pendidikan tinggi bagi anak-anak dari keluarga miskin.

Baca Juga: Langkah Tegas Wali Kota Eri Benahi RSUD Soewandhie, Targetkan Pelayanan Cepat dan Setara bagi Pasien BPJS

“Pendidikan harus menjadi senjata untuk mengubah kesejahteraan keluarga menjadi lebih baik,” ujarnya.

Di bidang lingkungan, Pemkot Surabaya mengklaim pengelolaan sampah berbasis masyarakat mampu mengolah 168,62 ton sampah per hari. Sementara fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) mampu mengolah hingga 1.600 ton sampah per hari dengan kapasitas energi mencapai 11 megawatt.

Pada sektor infrastruktur, pembangunan dan pemeliharaan drainase sepanjang 273,03 kilometer serta pembangunan tujuh rumah pompa baru sepanjang 2025 disebut berdampak pada berkurangnya 295 titik banjir di Kota Pahlawan.

Selain itu, program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) telah menjangkau 11.294 unit rumah, sedangkan penerangan jalan umum (PJU) telah terpasang di 123.366 titik.

Baca Juga: Wali Kota Eri Ultimatum ASN Surabaya, Aduan Warga Wajib Tuntas 1x24 Jam

Meski memaparkan sejumlah capaian, Armuji mengakui berbagai program yang dijalankan Pemkot Surabaya belum sepenuhnya mampu memenuhi harapan masyarakat. Karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada warga Surabaya.

“Kami menyadari bahwa berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah kota belum sepenuhnya mampu memenuhi seluruh harapan warga Surabaya. Oleh karena itu, pada kesempatan ini kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga,” ujarnya.

Dalam upacara yang mengusung tema “Pancasila Kuat, Surabaya Hebat” tersebut, Armuji juga menegaskan bahwa pembangunan kota harus tetap berlandaskan nilai-nilai Pancasila, gotong royong, dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

Upacara HJKS ke-733 turut dihadiri jajaran Forkopimda, konsul kehormatan negara sahabat, kepala perangkat daerah, camat, lurah, tokoh masyarakat, tokoh agama, Kader Surabaya Hebat, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pembukaan Toko Mihol Spiritshaus di Barata Jaya Surabaya Ditolak Warga

Apabila toko tetap beroperasi di tengah penolakan warga, masyarakat telah sepakat menempuh aksi demonstrasi sebagai bentuk protes.

Langkah Sigap Pemkab Jember Tangani 29 Siswa Keracunan Program MBG di Bangsalsari

Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan akan terus mengawal proses investigasi agar penyebab insiden dapat dipastikan secara ilmiah.

Gara-gara Bambang, Ribuan Siswa di Mojokerto Kini Tak Dapat MBG

Akibat pencurian ini, SPPG gagal beroperasi dan tidak bisa menyalurkan makanan bergizi gratis (MBG) ke ribuan siswa di puluhan sekolah di Mojokerto.

Mengenal Zangi Messenger, Aplikasi yang Dipakai Kurir Sabu Surabaya untuk Menyamarkan Komunikasi

Aparat kepolisian mengingatkan bahwa perkembangan teknologi selalu diikuti dengan potensi penyalahgunaan.

Brimob Polda Jatim Siagakan Personel dan Alutsista SAR Hadapi Ancaman Karhutla 2026

Danyon A Pelopor juga mengingatkan seluruh jajaran agar meningkatkan pengawasan terhadap markas komando dan lingkungan sekitarnya selama musim kemarau.

Beli Daihatsu GrandMax Berujung Petaka, Warga Surabaya Tertipu Sales Gadungan Ratusan Juta

Kini, penyidik masih mendalami perkara tersebut, termasuk menelusuri kemungkinan adanya korban lain yang mengalami kerugian dengan pola yang sama.