Kamis, 03 Sep 2026 16:10 WIB

Stunting Surabaya Diklaim Tinggal 0,59 Persen, Armuji Tetap Minta Maaf ke Warga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 31 Mei 2026 12:02 WIB
Upacara peringatan HJKS ke-733. (dok.Diskominfo Surabaya) 
Upacara peringatan HJKS ke-733. (dok.Diskominfo Surabaya) 

selalu.id - Plh Wali Kota Surabaya Armuji memaparkan berbagai capaian pembangunan sekaligus melakukan evaluasi terhadap pelayanan publik yang masih perlu dibenahi, saat upacara peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733, Minggu (31/5/2026).

Armuji menyampaikan sejumlah indikator pembangunan yang diklaim menunjukkan tren positif, mulai dari penurunan angka kemiskinan, prevalensi stunting, hingga pertumbuhan ekonomi kota.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Menurut Armuji, prevalensi stunting di Surabaya pada 2025 tercatat sebesar 0,59 persen. Sementara itu, angka kemiskinan turun menjadi 3,56 persen dari 3,96 persen pada tahun sebelumnya.

Di sektor ekonomi, Surabaya mencatat pertumbuhan sebesar 5,87 persen pada 2025 dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp830,54 triliun.

“Capaian ini menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi Kota Surabaya bergerak positif dan Surabaya tetap menjadi salah satu motor penggerak perekonomian Jawa Timur,” kata Armuji dalam amanatnya.

Ia menyebut keberhasilan tersebut ditopang berbagai program di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi kerakyatan, hingga penguatan infrastruktur dasar.

Di sektor kesehatan, Pemkot Surabaya mengandalkan layanan tiga rumah sakit daerah, program satu RW satu tenaga kesehatan, satu ambulans satu puskesmas, integrasi layanan primer di 153 kelurahan, serta 2.191 Posyandu Keluarga. Program tersebut disebut turut mendorong Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Surabaya mencapai 85,65 persen, tertinggi di Jawa Timur.

Pada bidang pendidikan, Pemkot Surabaya mengalokasikan berbagai program bantuan pendidikan. Tercatat sebanyak 16.801 pelajar SMA, SMK, dan MA serta 5.874 mahasiswa menerima Beasiswa Pemuda Tangguh.

Ke depan, Armuji menegaskan Pemkot akan memprioritaskan akses pendidikan tinggi bagi anak-anak dari keluarga miskin.

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

“Pendidikan harus menjadi senjata untuk mengubah kesejahteraan keluarga menjadi lebih baik,” ujarnya.

Di bidang lingkungan, Pemkot Surabaya mengklaim pengelolaan sampah berbasis masyarakat mampu mengolah 168,62 ton sampah per hari. Sementara fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) mampu mengolah hingga 1.600 ton sampah per hari dengan kapasitas energi mencapai 11 megawatt.

Pada sektor infrastruktur, pembangunan dan pemeliharaan drainase sepanjang 273,03 kilometer serta pembangunan tujuh rumah pompa baru sepanjang 2025 disebut berdampak pada berkurangnya 295 titik banjir di Kota Pahlawan.

Selain itu, program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) telah menjangkau 11.294 unit rumah, sedangkan penerangan jalan umum (PJU) telah terpasang di 123.366 titik.

Baca Juga: Sikat Jukir Nakal Surabaya, Wali Kota Eri Buka Peluang Anak Muda yang Kelola Parkir

Meski memaparkan sejumlah capaian, Armuji mengakui berbagai program yang dijalankan Pemkot Surabaya belum sepenuhnya mampu memenuhi harapan masyarakat. Karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada warga Surabaya.

“Kami menyadari bahwa berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah kota belum sepenuhnya mampu memenuhi seluruh harapan warga Surabaya. Oleh karena itu, pada kesempatan ini kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga,” ujarnya.

Dalam upacara yang mengusung tema “Pancasila Kuat, Surabaya Hebat” tersebut, Armuji juga menegaskan bahwa pembangunan kota harus tetap berlandaskan nilai-nilai Pancasila, gotong royong, dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

Upacara HJKS ke-733 turut dihadiri jajaran Forkopimda, konsul kehormatan negara sahabat, kepala perangkat daerah, camat, lurah, tokoh masyarakat, tokoh agama, Kader Surabaya Hebat, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gandeng PMI Surabaya, PT PAL Indonesia Kirim Donasi Kemanusiaan Rp83,1 Juta ke Korban Gempa NTT

Berdasarkan komunikasi dan assessment sementara tim lapangan di NTT, bantuan akan difokuskan untuk pemenuhan fasilitas dasar masyarakat terdampak.

Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Resmi Bergulir, Dibuka Laga Golkar Vs PKB

Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer 2026 Arif Fathoni mengatakan, antusiasme sekolah dan pelajar untuk mengikuti kompetisi tersebut cukup tinggi.

Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Majelis hakim dijadwalkan bakal memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV pada persidangan pekan depan guna mencocokkan fakta lapangan.

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.