Rabu, 22 Jul 2026 02:32 WIB

Pameran The Jumping City Gresik, Representasi Kota yang Berjumpalitan

  • Penulis : Yasin
  • | Minggu, 23 Feb 2025 17:13 WIB

Selalau.id - Damar Kurung atau lentera khas Gresik biasanya dipasang menjelang bulan Ramadan sebagai lentera yang menjadi penanda menuju ke jalan-jalan pemakaman. Lentera ini yang nantinya menjadi ”penerang” jalan bagi orang-orang yang mulai melakukan ritus padusan atau ziarah ke pemakaman sanak keluarga sebagai pembuka babak Ramadan. Selanjutnya, secara kultural damar kurung juga dipasang di depan rumah, maupun tempat penting lain, misalnya di jalan kampung yang dilalui warga. Di sekujur permukaan lentera itu cerita-cerita masyarakat Gresik seperti tradisi pasar bandeng, perayaan Idul Fitri, suasana warung kopi hingga keramaian alun-alun dinarasikan melalui lukisan. Damar Kurung menjadi semacam kanvas tradisional berisi ingatan-ingatan warga untuk dituturkan.

The Jumping City merupakan pameran karya dua seniman, yakni Anhar dan Suef, seniman lintas generasi yang memilih medium lukisan Damar Kurung. Pameran ini diselenggarakan tepat sebelum memasuki bulan Ramadhan. Pameran ini dimulai sejak tanggal 22 Februari sampai 22 Maret 2025. The Jumping City yang dikuratori oleh Hidayatun Nikmah ini diselengarakan oleh Yayasan Gang Sebelah, dan berlokasi di Galeri Loteng Kemasan, sebuah tempat bekas sarang burung walet yang berada di lantai atas Sualoka.Hub Jl. Nyai Ageng Arem-Arem Gg. II No. 20, Kampung Kemasan Gresik.

Baca Juga: Polres Gresik Ungkap Tersangka Penipuan PPPK, Modus Janjikan Lolos ASN

Damar Kurung bukan hanya sebagai lentera dengan lukisan dekoratif semata, tetapi merupakan media untuk menggambarkan dinamika kehidupan kota dan manusia yang berjumpalitan di dalamnya. "Setiap gambar pada Damar Kurung yang dibuat oleh Anhar dan Suef mengandung cerita dan pesan yang mengajak pengunjung untuk melihat Kota Gresik dari berbagai sudut pandang yang berbeda,” ujar Hidayatun Nikmah.

Terdapat delapan program pameran The Jumping City yang bisa diakses publik, seperti Ziarah Damar Kurung, Merangakai Damar Kurung, Workshop, Artist Talk, Screening Film, Curator Talk, Teater, dan Lomba Mewarnai. Tajuk The Jumping City dipilih karena karya-karya Anhar dan Suef banyak menyoal kehidupan kota yang dinamis—yang progresif sekaligus regresif dalam satuan waktu yang sama dalam perkembangan kota,” ujar Hidayatun Nikmah selaku Kurator.

Baca Juga: 12 Orang Diamankan dalam Pengungkapan Narkoba 3,37 Ton di Gresik, Ini Profesinya

”Harapan kami tidak muluk-muluk, semoga karya kami layak untuk dinikmati sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat bahwa di Gresik masih ada seniman yang terus menjaga dan mengembangkan Damar Kurung sebagai bagian dari warisan budaya,” ujar Suef.

Senada dengan rekannya, Anhar juga menyatakan tentang harapannya agar masyarakat Gresik terus melestarikan lentera berbentuk kubus tersebut. ”Semoga para pengunjung pameran ini, bisa mendapatkan sesuatu dari karya yang kami sampaikan. Sekaligus sebagai ajakan untuk melestarikan budaya, dalam hal ini seni Damar Kurung.”

Baca Juga: BNN Sebut Narkoba 3,37 Ton di Gresik Diduga untuk Bahan Vape

Sebagaimana tradisi padusan, pameran The Jumping City sengaja diselengarakan untuk menyambut bulan suci ramadan. Pameran dibuka setiap hari, mulai pukul 16.00 – 22.00 WIB dan berlangsung selama satu bulan.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.