Jumat, 05 Jun 2026 01:42 WIB

Suasana Pulang Kampung jadi Vibe Buka Puasa di Hotel Ciputra World Surabaya

Hotel Ciputra World Surabaya
Hotel Ciputra World Surabaya

selalu.id - Hotel Ciputra World Surabaya menghadirkan pengalaman buka puasa menarik dengan tema “Pulang Kampung”. Makna pulang kampung sendiri dihadirkan untuk mengingatkan kembali sajian cita rasa khas tempo dulu di The Gallery Restaurant pada bulan Ramadhan tahun ini.

Dale Darryl Laoh, Executive Chef bersama tim kitchen menyiapkan menu-menu menarik ala tempo dulu mulai dari ta’jil hingga makanan utama, antara lain kolak pisang, kue pukis, nasi kuning, nasi jagung, soto daging, pecel semanggi, gado-gado, tahu tek, martabak kampung dan masih banyak lainnya. Para tamu juga dapat menikmati kue putu dengan suara khasnya pada saat di masak. Selain itu, mereka dapat bernostalgia dengan jajanan tempo dulu seperti anak mas, permen payung, permen karet yosan, dan yang lainnya. Yang tak kalah menarik, es wawan, es putar, es sirup jadul, teh bandul, kopi walik pun turut dihadirkan untuk memberikan nuansa berbeda pada bulan suci kali ini. Bagi para tamu yang ingin menikmati hidangan khas timur tengah seperti beef shawarma, aloo gobi, pide, focaccia olive, ciabatta, roti canai, dan naan bread, mereka pun dapat menikmati hidangan tersebut yang dibuat oleh tim culinary yang berpengalaman bekerja di negara timur tengah sehingga tidak perlu diragukan lagi soal rasanya. Semua hidangan spesial ini dapat dinikmati sepuasnya oleh para tamu dengan harga Rp 298.000 nett per orang dengan penawaran spesial bayar 5 dapat 6.  

Baca Juga: Kuliner Karang Menjangan Surabaya, Pilihan Favorit Pemburu Takjil saat Ramadan

Untuk menambah kemeriahan bulan penuh berkah ini, Hotel Ciputra World Surabaya menyiapkan hadiah spesial Umroh gratis untuk satu orang pemenang yang akan diundi setelah libur lebaran. “Ramadhan kali ini kami ingin memberikan pengalaman yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya kepada tamu-tamu kami. Kalau beberapa tahun terakhir kami menghadirkan sajian makanan yang di dominasi dari timur tengah, kali ini kami ingin mengangkat masakan Indonesia yang tak kalah menarik. Ada berbagai jajanan tempo dulu yang mungkin sudah jarang kita temui yang membuat tamu teringat kembali dengan masa muda atau kecilnya, hingga makanan-makanan khas pedagang kaki lima tetapi disesuaikan dengan kualitas hotel bintang lima," ungkap Jeffry Febrianto, General Manager.”

Baca Juga: Perbedaan Puasa Ramadan dan Intermittent Fasting Menurut Ahli Gizi Unair

Selain menikmati menu buka puasa di The Gallery Restaurant, pengunjung juga dapat menikmati hidangan manis secara ekslusif di The Lounge selama bulan Ramadhan. Delightful Sweet Ta’Jil dihadirkan bagi para tamu yang ingin menikmati  sajian kue-kue cantik dilengkapi dengan secangkir teh hangat untuk 2 orang sembari berbuka puasa.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.