Selasa, 03 Nov 2026 14:26 WIB

PDIP Surabaya Ikut Bergerak Cegah Penyebaran Virus Corona, Begini Langkahnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 19 Mar 2020 19:44 WIB

Surabaya (selalu.id) – PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya bergerak mencegah penyebaran virus Covid-19 atau Corona dengan menggeber program 'Suroboyo Wani Sehat'. Ribuan minuman herbal dan telur rebus dibagikan kepada warga.

Partai berlambang banteng dalam lingkaran itu membagikan ribuan minuman herbal pokak berbahan rempah dan telur rebus ke warga di perkampungan padat Surabaya. Kader PDIP Surabaya juga bergerak melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah tempat ibadah, mulai musala hingga gereja.

Baca Juga: Antisipasi Harga Naik Jelang Nataru, Pemkot Surabaya Ajak Warga Menanam Cabai di Rumah

"Program ini kami namakan Suroboyo Wani Sehat", mencerminkan kegigihan dan gotong royong arek-arek Suroboyo untuk ikut mencegah penyebaran Covid-19. Jika semua pihak bergotong royong, dan dengan pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa, bangsa Indonesia bisa melewati situasi yang tak mudah ini,” ujar Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, Kamis (19/3/2020).

Adi menjelaskan, ada tiga kegiatan dalam program 'Suroboyo Wani Sehat'. Pertama, produksi minuman herbal pokak yang dikerjakan gotong royong oleh kader di kantor DPC PDI Perjuangan. Pembuatannya dengan menggunakan gula merah, serai, jahe, kayu manis, cengkeh, buah kapulaga, daun jeruk, dan daun pandan.

”Tradisi meminum olahan rempah yang dilakukan nenek moyang kita bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Ditambah telur rebus, minuman rempah ini kami distribusikan secara door to door ke rumah-rumah warga di kampung-kampung. Dalam menjalankan program ini, para kader tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti tidak berkerumun, memakai penutup muka atau masker, selalu cuci tangan pakai sabun, dan menyiapkan cairan pembersih tangan,” jelas Adi.

Ketua PDI Perjuangan Surabaya, Adi Sutarwijono

Kegiatan kedua, lanjut Adi, menyemprotkan disinfektan ke sejumlah tempat ibadah, mulai musala hingga gereja, dan fasilitas kampung. Fokusnya adalah musala dan gereja skala kecil, mengingat masjid dan gereja-gereja besar telah dilayani penyemprotan disinfektan oleh pemerintah.

Baca Juga: Ayah di Surabaya Bacok 2 Anak Kandung hingga Kritis, Ibu Korban: Hukum Seberat-beratnya!

”Penyemprotan juga akan kami lakukan di kampung-kampung, terutama di fasilitas yang sering dipakai warga seperti balai pertemuan tingkat RW,” ujarnya.

Kegiatan ketiga, kader PDIP Surabaya aktif mengampanyekan hidup sehat, antara lain mengajak cuci tangan pakai sabun, konsumsi gizi seimbang, olahraga teratur, istirahat cukup, berpikir positif, dan selalu mendekatkan diri kepada Tuhan.

”Para kader PDI Perjuangan di Surabaya bergerak menjadi pelopor gaya hidup sehat di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing,” ujarnya.

Baca Juga: Antisipasi Harga BBM Naik, DPRD Sebut Pemkot Surabaya Harus Hitung Ulang Anggaran BTT

Adi menambahkan, kegiatan pembagian minuman herbal dan penyemprotan disinfektan itu dilakukan di kawasan Kapas Madya, Pacar Keling, Tambaksari, Krembangan, dan Gubeng.

"Langkah ini terus kami lakukan ke wilayah-wilayah lain. Mari gotong royong bersama, kita buktikan Surabaya dan Indonesia bisa melewati situasi ini," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sidak Satgas Pangan Polres Pasuruan Temukan Harga Cabai dan Daging Sapi Tinggi

Sidak ini melibatkan TNI-Polri, Pemda, Bulog, Diskoperindag, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, serta instansi terkait lainnya.

Top 5 Berita: Karyawan Bank Keliling Tewas hingga Ayah Bacok Dua anak Kandungnya

Pembaca banyak tertarik pemberitaan peristiwa, hukum dan pemerintahan.

Tanpa Ronaldo, Al Nassr Hajar Pakhtakor 6-2 di AFC Champions League Elite

Bermain sebagai tim tamu tidak membuat mental Al Nassr ciut. Justru mereka langsung menekan sejak menit awal.

Heboh! Seorang Perempuan Tuntut Pajak Pembalut ke Mahkamah Konstitusi

Pemohon menuntut kepastian hukum yang adil atas barang kebutuhan pokok yang memperoleh fasilitas PPN.

7 Anggota Polrestabes Surabaya Diperiksa Propam Polda Jatim, Ini Dugaan Pelanggarannya

Kombes Pol Iman Setiawan menyebut proses penanganan internal sejatinya sudah bergulir sejak beberapa waktu lalu melalui tahap pemanggilan dan klarifikasi.

Dear Bunda, Bayar Belanja Online Bentar Lagi Bisa Pakai WhatsApp Loh..

Meski demikian, pihak WhatsApp belum memberikan pengumuman resmi mengenai tanggal perilisan fitur-fitur baru ini untuk pengguna umum.