Jumat, 05 Jun 2026 04:20 WIB

PDIP Surabaya Ikut Bergerak Cegah Penyebaran Virus Corona, Begini Langkahnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 19 Mar 2020 19:44 WIB

Surabaya (selalu.id) – PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya bergerak mencegah penyebaran virus Covid-19 atau Corona dengan menggeber program 'Suroboyo Wani Sehat'. Ribuan minuman herbal dan telur rebus dibagikan kepada warga.

Partai berlambang banteng dalam lingkaran itu membagikan ribuan minuman herbal pokak berbahan rempah dan telur rebus ke warga di perkampungan padat Surabaya. Kader PDIP Surabaya juga bergerak melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah tempat ibadah, mulai musala hingga gereja.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

"Program ini kami namakan Suroboyo Wani Sehat", mencerminkan kegigihan dan gotong royong arek-arek Suroboyo untuk ikut mencegah penyebaran Covid-19. Jika semua pihak bergotong royong, dan dengan pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa, bangsa Indonesia bisa melewati situasi yang tak mudah ini,” ujar Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, Kamis (19/3/2020).

Adi menjelaskan, ada tiga kegiatan dalam program 'Suroboyo Wani Sehat'. Pertama, produksi minuman herbal pokak yang dikerjakan gotong royong oleh kader di kantor DPC PDI Perjuangan. Pembuatannya dengan menggunakan gula merah, serai, jahe, kayu manis, cengkeh, buah kapulaga, daun jeruk, dan daun pandan.

”Tradisi meminum olahan rempah yang dilakukan nenek moyang kita bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Ditambah telur rebus, minuman rempah ini kami distribusikan secara door to door ke rumah-rumah warga di kampung-kampung. Dalam menjalankan program ini, para kader tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti tidak berkerumun, memakai penutup muka atau masker, selalu cuci tangan pakai sabun, dan menyiapkan cairan pembersih tangan,” jelas Adi.

Ketua PDI Perjuangan Surabaya, Adi Sutarwijono

Kegiatan kedua, lanjut Adi, menyemprotkan disinfektan ke sejumlah tempat ibadah, mulai musala hingga gereja, dan fasilitas kampung. Fokusnya adalah musala dan gereja skala kecil, mengingat masjid dan gereja-gereja besar telah dilayani penyemprotan disinfektan oleh pemerintah.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

”Penyemprotan juga akan kami lakukan di kampung-kampung, terutama di fasilitas yang sering dipakai warga seperti balai pertemuan tingkat RW,” ujarnya.

Kegiatan ketiga, kader PDIP Surabaya aktif mengampanyekan hidup sehat, antara lain mengajak cuci tangan pakai sabun, konsumsi gizi seimbang, olahraga teratur, istirahat cukup, berpikir positif, dan selalu mendekatkan diri kepada Tuhan.

”Para kader PDI Perjuangan di Surabaya bergerak menjadi pelopor gaya hidup sehat di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing,” ujarnya.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Adi menambahkan, kegiatan pembagian minuman herbal dan penyemprotan disinfektan itu dilakukan di kawasan Kapas Madya, Pacar Keling, Tambaksari, Krembangan, dan Gubeng.

"Langkah ini terus kami lakukan ke wilayah-wilayah lain. Mari gotong royong bersama, kita buktikan Surabaya dan Indonesia bisa melewati situasi ini," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.