Jumat, 18 Sep 2026 13:07 WIB

PDIP Surabaya Ikut Bergerak Cegah Penyebaran Virus Corona, Begini Langkahnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 19 Mar 2020 19:44 WIB

Surabaya (selalu.id) – PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya bergerak mencegah penyebaran virus Covid-19 atau Corona dengan menggeber program 'Suroboyo Wani Sehat'. Ribuan minuman herbal dan telur rebus dibagikan kepada warga.

Partai berlambang banteng dalam lingkaran itu membagikan ribuan minuman herbal pokak berbahan rempah dan telur rebus ke warga di perkampungan padat Surabaya. Kader PDIP Surabaya juga bergerak melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah tempat ibadah, mulai musala hingga gereja.

Baca Juga: Surabaya Panaskan Mesin Atlet Menuju Porprov Jatim 2027 Lewat SRC

"Program ini kami namakan Suroboyo Wani Sehat", mencerminkan kegigihan dan gotong royong arek-arek Suroboyo untuk ikut mencegah penyebaran Covid-19. Jika semua pihak bergotong royong, dan dengan pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa, bangsa Indonesia bisa melewati situasi yang tak mudah ini,” ujar Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, Kamis (19/3/2020).

Adi menjelaskan, ada tiga kegiatan dalam program 'Suroboyo Wani Sehat'. Pertama, produksi minuman herbal pokak yang dikerjakan gotong royong oleh kader di kantor DPC PDI Perjuangan. Pembuatannya dengan menggunakan gula merah, serai, jahe, kayu manis, cengkeh, buah kapulaga, daun jeruk, dan daun pandan.

”Tradisi meminum olahan rempah yang dilakukan nenek moyang kita bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Ditambah telur rebus, minuman rempah ini kami distribusikan secara door to door ke rumah-rumah warga di kampung-kampung. Dalam menjalankan program ini, para kader tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti tidak berkerumun, memakai penutup muka atau masker, selalu cuci tangan pakai sabun, dan menyiapkan cairan pembersih tangan,” jelas Adi.

Ketua PDI Perjuangan Surabaya, Adi Sutarwijono

Kegiatan kedua, lanjut Adi, menyemprotkan disinfektan ke sejumlah tempat ibadah, mulai musala hingga gereja, dan fasilitas kampung. Fokusnya adalah musala dan gereja skala kecil, mengingat masjid dan gereja-gereja besar telah dilayani penyemprotan disinfektan oleh pemerintah.

Baca Juga: Dinkopumdag Surabaya Tegaskan Lapak SWK Gratis, Ada Praktik Sewa Ilegal Laporkan

”Penyemprotan juga akan kami lakukan di kampung-kampung, terutama di fasilitas yang sering dipakai warga seperti balai pertemuan tingkat RW,” ujarnya.

Kegiatan ketiga, kader PDIP Surabaya aktif mengampanyekan hidup sehat, antara lain mengajak cuci tangan pakai sabun, konsumsi gizi seimbang, olahraga teratur, istirahat cukup, berpikir positif, dan selalu mendekatkan diri kepada Tuhan.

”Para kader PDI Perjuangan di Surabaya bergerak menjadi pelopor gaya hidup sehat di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing,” ujarnya.

Baca Juga: Demo UINSA: Mahasiswa Usir Aparat, Tuntut Rektor Mundur

Adi menambahkan, kegiatan pembagian minuman herbal dan penyemprotan disinfektan itu dilakukan di kawasan Kapas Madya, Pacar Keling, Tambaksari, Krembangan, dan Gubeng.

"Langkah ini terus kami lakukan ke wilayah-wilayah lain. Mari gotong royong bersama, kita buktikan Surabaya dan Indonesia bisa melewati situasi ini," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gandeng Duta Pancasila, Pemkab Mojokerto Perkuat Edukasi Cukai dan Perang Lawan Rokok Ilegal

Melalui Satuan Polisi Pamong Praja, Pemkab menggelar sosialisasi Ketentuan Bidang Cukai khusus untuk Duta Pancasila atau Purna Paskibraka

Man City Bantai Norwich 5-0, Lolos ke Babak 4 Carabao Cup

Nama yang paling mencuri perhatian adalah Floyd Samba. Striker 17 tahun itu menjalani laga debutnya bersama tim utama dan langsung menutupnya dengan 2 gol.

Juventus Bangkit, Hajar NEC Nijmegen 5-0 di Pembuka Liga Europa

Kelima gol Juve dicetak oleh 5 pemain berbeda.

PMII Sidoarjo Bongkar Catatan RAPBD Perubahan 2026, Minta Pengesahan Ditunda

Ketua Umum PC PMII Sidoarjo, Muchammad Alfien Ananta mengatakan surat terbuka itu merupakan hasil kajian yang dilakukan selama kurang lebih lima bulan.

Bukan Cuma Kebersihan, Ini 4 Pilar dan Bobot Penilaian Lomba Kampung Pancasila Surabaya

Koordinator penilaian, Maria, mengatakan pembagian bobot itu menjadi dasar dalam menentukan kampung yang dinilai memenuhi berbagai aspek kehidupan bermasyakat.

AAI Gelar Munaslub dan Dialog Terbuka soal Masa Depan Advokat

Persoalan ini diamini oleh Dr. Grees Selly. Ia memaparkan saat ini terdapat lebih dari 50 organisasi advokat dengan standar yang berbeda-beda di Indonesia.