Rabu, 22 Jul 2026 14:30 WIB

Persebaya Hadapi PSBS Biak dalm Kondisi Krisis Pemain, Begini Strateginya

Asisten pelatih, Uston Nawawi (kanan) bersama pemain Persebaya
Asisten pelatih, Uston Nawawi (kanan) bersama pemain Persebaya

selalu.id - Persebaya Surabaya akan menghadapi PSBS Biak dalam laga lanjutan Liga 1 pekan ke-23, Sabtu (15/2) malam nanti, dalam kondisi krisis pemain.  Absennya sejumlah pemain pilar dan sanksi akumulasi kartu yang diterima pelatih Paul Munster menjadi tantangan berat bagi tim Bajul Ijo yang tengah berupaya bangkit dari rentetan hasil negatif.

Kekhawatiran terbesar terletak di lini tengah.  Dua pemain asing andalan, GIlson Costa dan M. Rashid, harus absen karena akumulasi kartu.  Kehilangan mereka semakin diperparah dengan ketidakhadiran Toni Firmansyah yang tengah membela Timnas Indonesia U-20.  Kondisi ini praktis hanya menyisakan Andre Oktaviansyah, Oktavianus Fernando, dan Francisco Rivera di lini tengah. 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Sementara itu, M. Hidayat, yang baru pulih dari cedera, juga masih diragukan tampil. Situasi semakin pelik dengan sanksi akumulasi kartu yang diterima pelatih Paul Munster.  Pelatih asal Irlandia Utara itu dipastikan tidak bisa mendampingi tim saat melawan PSBS Biak.  Asisten pelatih, Uston Nawawi, akan memimpin tim dari pinggir lapangan.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

"Situasi memang tidak ideal. Kami kehilangan beberapa pemain kunci di lini tengah, dan pelatih juga tidak bisa mendampingi tim.  Namun, kami tetap optimistis.  Para pemain yang ada akan berjuang maksimal untuk meraih kemenangan." Terang Uston Nawawi.

Krisis pemain bukan hanya karena akumulasi kartu. Beberapa pemain juga masih dalam kondisi belum pulih sepenuhnya dari cedera.  Bruno Moreira dan Slaviko Damjanovic, yang absen di laga terakhir melawan Persis Solo karena cedera, masih diragukan tampil.  Kondisi fisik pemain menjadi perhatian serius tim pelatih.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Meskipun terbebani berbagai masalah, Persebaya Surabaya tetap menargetkan kemenangan atas PSBS Biak.  Kemenangan menjadi harga mati untuk mengakhiri enam laga tanpa kemenangan dan memperbaiki posisi di klasemen sementara.  Tekanan untuk meraih tiga poin sangat besar mengingat ambisi Persebaya untuk bersaing di papan atas klasemen.  Pertandingan ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi mentalitas dan kedalaman skuad Green Force.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.