Jumat, 05 Jun 2026 03:44 WIB

Persebaya Hadapi PSBS Biak dalm Kondisi Krisis Pemain, Begini Strateginya

Asisten pelatih, Uston Nawawi (kanan) bersama pemain Persebaya
Asisten pelatih, Uston Nawawi (kanan) bersama pemain Persebaya

selalu.id - Persebaya Surabaya akan menghadapi PSBS Biak dalam laga lanjutan Liga 1 pekan ke-23, Sabtu (15/2) malam nanti, dalam kondisi krisis pemain.  Absennya sejumlah pemain pilar dan sanksi akumulasi kartu yang diterima pelatih Paul Munster menjadi tantangan berat bagi tim Bajul Ijo yang tengah berupaya bangkit dari rentetan hasil negatif.

Kekhawatiran terbesar terletak di lini tengah.  Dua pemain asing andalan, GIlson Costa dan M. Rashid, harus absen karena akumulasi kartu.  Kehilangan mereka semakin diperparah dengan ketidakhadiran Toni Firmansyah yang tengah membela Timnas Indonesia U-20.  Kondisi ini praktis hanya menyisakan Andre Oktaviansyah, Oktavianus Fernando, dan Francisco Rivera di lini tengah. 

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Sementara itu, M. Hidayat, yang baru pulih dari cedera, juga masih diragukan tampil. Situasi semakin pelik dengan sanksi akumulasi kartu yang diterima pelatih Paul Munster.  Pelatih asal Irlandia Utara itu dipastikan tidak bisa mendampingi tim saat melawan PSBS Biak.  Asisten pelatih, Uston Nawawi, akan memimpin tim dari pinggir lapangan.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

"Situasi memang tidak ideal. Kami kehilangan beberapa pemain kunci di lini tengah, dan pelatih juga tidak bisa mendampingi tim.  Namun, kami tetap optimistis.  Para pemain yang ada akan berjuang maksimal untuk meraih kemenangan." Terang Uston Nawawi.

Krisis pemain bukan hanya karena akumulasi kartu. Beberapa pemain juga masih dalam kondisi belum pulih sepenuhnya dari cedera.  Bruno Moreira dan Slaviko Damjanovic, yang absen di laga terakhir melawan Persis Solo karena cedera, masih diragukan tampil.  Kondisi fisik pemain menjadi perhatian serius tim pelatih.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Meskipun terbebani berbagai masalah, Persebaya Surabaya tetap menargetkan kemenangan atas PSBS Biak.  Kemenangan menjadi harga mati untuk mengakhiri enam laga tanpa kemenangan dan memperbaiki posisi di klasemen sementara.  Tekanan untuk meraih tiga poin sangat besar mengingat ambisi Persebaya untuk bersaing di papan atas klasemen.  Pertandingan ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi mentalitas dan kedalaman skuad Green Force.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.