Kamis, 04 Jun 2026 18:41 WIB

Persebaya Hadapi PSBS Biak dalm Kondisi Krisis Pemain, Begini Strateginya

Asisten pelatih, Uston Nawawi (kanan) bersama pemain Persebaya
Asisten pelatih, Uston Nawawi (kanan) bersama pemain Persebaya

selalu.id - Persebaya Surabaya akan menghadapi PSBS Biak dalam laga lanjutan Liga 1 pekan ke-23, Sabtu (15/2) malam nanti, dalam kondisi krisis pemain.  Absennya sejumlah pemain pilar dan sanksi akumulasi kartu yang diterima pelatih Paul Munster menjadi tantangan berat bagi tim Bajul Ijo yang tengah berupaya bangkit dari rentetan hasil negatif.

Kekhawatiran terbesar terletak di lini tengah.  Dua pemain asing andalan, GIlson Costa dan M. Rashid, harus absen karena akumulasi kartu.  Kehilangan mereka semakin diperparah dengan ketidakhadiran Toni Firmansyah yang tengah membela Timnas Indonesia U-20.  Kondisi ini praktis hanya menyisakan Andre Oktaviansyah, Oktavianus Fernando, dan Francisco Rivera di lini tengah. 

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Sementara itu, M. Hidayat, yang baru pulih dari cedera, juga masih diragukan tampil. Situasi semakin pelik dengan sanksi akumulasi kartu yang diterima pelatih Paul Munster.  Pelatih asal Irlandia Utara itu dipastikan tidak bisa mendampingi tim saat melawan PSBS Biak.  Asisten pelatih, Uston Nawawi, akan memimpin tim dari pinggir lapangan.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

"Situasi memang tidak ideal. Kami kehilangan beberapa pemain kunci di lini tengah, dan pelatih juga tidak bisa mendampingi tim.  Namun, kami tetap optimistis.  Para pemain yang ada akan berjuang maksimal untuk meraih kemenangan." Terang Uston Nawawi.

Krisis pemain bukan hanya karena akumulasi kartu. Beberapa pemain juga masih dalam kondisi belum pulih sepenuhnya dari cedera.  Bruno Moreira dan Slaviko Damjanovic, yang absen di laga terakhir melawan Persis Solo karena cedera, masih diragukan tampil.  Kondisi fisik pemain menjadi perhatian serius tim pelatih.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Meskipun terbebani berbagai masalah, Persebaya Surabaya tetap menargetkan kemenangan atas PSBS Biak.  Kemenangan menjadi harga mati untuk mengakhiri enam laga tanpa kemenangan dan memperbaiki posisi di klasemen sementara.  Tekanan untuk meraih tiga poin sangat besar mengingat ambisi Persebaya untuk bersaing di papan atas klasemen.  Pertandingan ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi mentalitas dan kedalaman skuad Green Force.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Wabup Mimik ajak Pelajar Sidoarjo Bijak Gunakan Teknologi

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menegaskan bahwa nilai utama yang harus dimiliki setiap manusia adalah kebermanfaatan bagi sesama.

Perawat RS Waluyo Jati Probolinggo yang Ngaku Dibegal Itu Ternyata Hoaks, Alasannya Bikin Emosi

Diketahui sebelumnya, Nugroho, warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, itu mengaku dibegal pada Senin (1/6/2026) malam.

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.