Senin, 20 Jul 2026 07:04 WIB

Makan Bergizi Gratis di Surabaya Ditunda, Begini Kata Wali Kota Eri

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 06 Jan 2025 14:34 WIB
Eri Cahyadi
Eri Cahyadi

selalu.id - Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah diluncurkan serentak di 190 lokasi Satuan Pendidikan Penyedia Gizi (SPPG) pada Senin (6/1/2025), belum dapat dilaksanakan di Surabaya.

Pelaksanaan program untuk siswa-siswi sekolah di Surabaya dijadwalkan pada 13 Januari 2025, dan pula sejumlah persiapan teknis masih menunggu arahan pemerintah pusat.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa pelaksanaan MBG sepenuhnya merupakan program pemerintah pusat. Pemkot Surabaya hanya bertugas menyediakan lokasi dan mendukung pelaksanaannya.

“Tanggal 13 untuk siswa-siswi sekolah. Kita hanya menunggu pemerintah pusat sakjane. Jangan sampai keliru, semua keputusan ada di sana,” ujar Eri, kepada selalu.id, Senin (6/1/2025).

Eri menjelaskan bahwa beberapa aspek teknis, seperti penentuan lokasi dapur, jarak ideal antar lokasi, hingga mekanisme pendaftaran UMKM yang akan terlibat, masih menjadi kewenangan pemerintah pusat.

“Kan itu tadi harus ada jarak berapa kilo. Satu dapur itu pegang berapa-berapa, itu beliau yang menentukan. Ini yang jalan pemerintah pusat semua. Kita hanya menyediakan lokasinya,” jelasnya.

Pemkot Surabaya, lanjut Eri, telah menyiapkan anggaran Rp 1 triliun untuk mendukung program MBG. Namun, ia menyatakan bahwa pelaksanaannya masih bergantung pada arahan teknis pemerintah pusat.

“Kita siap. Apakah nanti pakai anggaran APBN atau daerah, kita siap. Tapi soal teknisnya, seperti penggunaan dapur umum atau melibatkan UMKM, itu pusat yang menentukan,” tambahnya.

Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Yusuf Masru, menjelaskan bahwa pelaksanaan MBG di Surabaya akan dilakukan secara bertahap, dimulai dengan uji coba di beberapa sekolah di Kecamatan Wonocolo.

“Fokus awalnya di Wonocolo, yakni di PAUD Yasporbi, SD Taqoma, dan SMPN 13. Total siswa yang akan dilayani ada 3.151 orang. Semua pengendalian dan menu berasal dari Badan Gizi Nasional (BGN),” kata Yusuf.

Dispendik Surabaya juga akan membantu penyiapan siswa dan distribusi makanan sesuai dengan arahan BGN.

“Kami hanya mendukung penerimaan manfaat, penyiapan siswa, dan distribusi. Semua makanan dikirim langsung dari BGN,” jelasnya.

Program MBG ini akan terus dikembangkan dengan bertambahnya lokasi pelaksanaan. Yusuf menyebut bahwa pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap, seiring kesiapan teknis dan arahan dari pemerintah pusat.

“Bertahap, nanti tambah-tambah,” jelasnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Ingatkan Banyaknya Aduan Hotline jadi Alarm Kinerja Kelurahan dan Kecamatan

Editor : Ading
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.