Kamis, 03 Sep 2026 11:16 WIB

Makan Bergizi Gratis di Surabaya Ditunda, Begini Kata Wali Kota Eri

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 06 Jan 2025 14:34 WIB
Eri Cahyadi
Eri Cahyadi

selalu.id - Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah diluncurkan serentak di 190 lokasi Satuan Pendidikan Penyedia Gizi (SPPG) pada Senin (6/1/2025), belum dapat dilaksanakan di Surabaya.

Pelaksanaan program untuk siswa-siswi sekolah di Surabaya dijadwalkan pada 13 Januari 2025, dan pula sejumlah persiapan teknis masih menunggu arahan pemerintah pusat.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa pelaksanaan MBG sepenuhnya merupakan program pemerintah pusat. Pemkot Surabaya hanya bertugas menyediakan lokasi dan mendukung pelaksanaannya.

“Tanggal 13 untuk siswa-siswi sekolah. Kita hanya menunggu pemerintah pusat sakjane. Jangan sampai keliru, semua keputusan ada di sana,” ujar Eri, kepada selalu.id, Senin (6/1/2025).

Eri menjelaskan bahwa beberapa aspek teknis, seperti penentuan lokasi dapur, jarak ideal antar lokasi, hingga mekanisme pendaftaran UMKM yang akan terlibat, masih menjadi kewenangan pemerintah pusat.

“Kan itu tadi harus ada jarak berapa kilo. Satu dapur itu pegang berapa-berapa, itu beliau yang menentukan. Ini yang jalan pemerintah pusat semua. Kita hanya menyediakan lokasinya,” jelasnya.

Pemkot Surabaya, lanjut Eri, telah menyiapkan anggaran Rp 1 triliun untuk mendukung program MBG. Namun, ia menyatakan bahwa pelaksanaannya masih bergantung pada arahan teknis pemerintah pusat.

“Kita siap. Apakah nanti pakai anggaran APBN atau daerah, kita siap. Tapi soal teknisnya, seperti penggunaan dapur umum atau melibatkan UMKM, itu pusat yang menentukan,” tambahnya.

Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Yusuf Masru, menjelaskan bahwa pelaksanaan MBG di Surabaya akan dilakukan secara bertahap, dimulai dengan uji coba di beberapa sekolah di Kecamatan Wonocolo.

“Fokus awalnya di Wonocolo, yakni di PAUD Yasporbi, SD Taqoma, dan SMPN 13. Total siswa yang akan dilayani ada 3.151 orang. Semua pengendalian dan menu berasal dari Badan Gizi Nasional (BGN),” kata Yusuf.

Dispendik Surabaya juga akan membantu penyiapan siswa dan distribusi makanan sesuai dengan arahan BGN.

“Kami hanya mendukung penerimaan manfaat, penyiapan siswa, dan distribusi. Semua makanan dikirim langsung dari BGN,” jelasnya.

Program MBG ini akan terus dikembangkan dengan bertambahnya lokasi pelaksanaan. Yusuf menyebut bahwa pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap, seiring kesiapan teknis dan arahan dari pemerintah pusat.

“Bertahap, nanti tambah-tambah,” jelasnya.

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol

Salah satu keberhasilan paling menonjol saat memimpin Dinas Intelkam Polda Jatim adalah penanganan konflik antar perguruan pencak silat. 

Langkah Sigap PDS Bantu Warga Terdampak Gempa Flores di Tiga Wilayah NTT

Sekretaris Perusahaan PDS, Bayu Widyafrasta menegaskan bahwa aksi cepat ini merupakan komitmen dan kepedulian nyata perusahaan terhadap warga terdampak bencana.

Daftar Pemenang Mini Drama Competition EXPO Madrasah Jawa Timur 2026

Bahtiar mengatakan penguasaan bahasa asing bukan sekadar alat komunikasi, melainkan sarana penting untuk membangun hubungan hingga memahami dinamika global.