Minggu, 06 Sep 2026 16:24 WIB

Waspada! Surabaya Berpotensi Cuaca Ekstrem hingga 10 Januari, Ini Kemungkinannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 05 Jan 2025 10:08 WIB
Ilustrasi cuaca ekstrem
Ilustrasi cuaca ekstrem

selalu.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap cuaca ekstrem selama periode 2 hingga 10 Januari 2025.

Cuaca ini diperkirakan dapat memicu berbagai bencana hidrometeorologi, seperti hujan lebat, banjir, petir, puting beliung, hingga hujan es.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Kepala BMKG Juanda, Taufiq Hermawan, menjelaskan bahwa Jawa Timur, termasuk Surabaya, saat ini sedang memasuki puncak musim hujan.

Fenomena atmosfer, kata dia, seperti gelombang Low Frequency, dan peningkatan La Nina turut memperbesar peluang terjadinya cuaca ekstrem di wilayah ini.

“Dalam 10 hari ke depan, curah hujan tinggi, angin kencang, dan potensi bencana hidrometeorologi lainnya masih mungkin terjadi. Ini akibat pertumbuhan awan penghujan yang meningkat,” kata Taufiq, Minggu (3/1/2025).

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Taufiq menambahkan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan terus terjadi di Surabaya dalam beberapa hari mendatang, meski durasinya tidak dapat dipastikan.

“Puncak musim hujan berlangsung dari Desember hingga Februari. Desember sudah kita lalui, Januari sedang kita jalani, dan Februari akan menjadi penutupnya. Peringatan dini akan terus kami update untuk mengantisipasi kondisi ini,” ujarnya.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

BMKG berharap masyarakat dapat lebih waspada untuk meminimalkan dampak dari potensi bencana hidrometeorologi, terutama yang membahayakan keselamatan manusia.

“Peringatan dini yang kami sampaikan bertujuan untuk mengurangi kerugian, terutama bagi warga yang terdampak. Kolaborasi ini penting agar potensi bahaya dapat diantisipasi dengan baik,” kata Taufiq.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.

Bupati Jember Fawait Berangkatkan Peserta Tajemtra Meski Akui Baru Lepas Infus

Ia mengaku tidak ingin meninggalkan masyarakat yang telah datang dari berbagai wilayah untuk mengikuti Tajemtra.

Kolaborasi Pemkab Jember-KAI, 350 Peserta Tajemtra Berangkat ke Tanggul Naik Kereta Khusus

Penggunaan kereta api untuk mengangkut peserta diharapkan dapat memberikan perjalanan yang aman dan nyaman.

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.