Rabu, 21 Okt 2026 21:20 WIB

Waspada! Surabaya Berpotensi Cuaca Ekstrem hingga 10 Januari, Ini Kemungkinannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 05 Jan 2025 10:08 WIB
Ilustrasi cuaca ekstrem
Ilustrasi cuaca ekstrem

selalu.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap cuaca ekstrem selama periode 2 hingga 10 Januari 2025.

Cuaca ini diperkirakan dapat memicu berbagai bencana hidrometeorologi, seperti hujan lebat, banjir, petir, puting beliung, hingga hujan es.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Kepala BMKG Juanda, Taufiq Hermawan, menjelaskan bahwa Jawa Timur, termasuk Surabaya, saat ini sedang memasuki puncak musim hujan.

Fenomena atmosfer, kata dia, seperti gelombang Low Frequency, dan peningkatan La Nina turut memperbesar peluang terjadinya cuaca ekstrem di wilayah ini.

“Dalam 10 hari ke depan, curah hujan tinggi, angin kencang, dan potensi bencana hidrometeorologi lainnya masih mungkin terjadi. Ini akibat pertumbuhan awan penghujan yang meningkat,” kata Taufiq, Minggu (3/1/2025).

Baca Juga: Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

Taufiq menambahkan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan terus terjadi di Surabaya dalam beberapa hari mendatang, meski durasinya tidak dapat dipastikan.

“Puncak musim hujan berlangsung dari Desember hingga Februari. Desember sudah kita lalui, Januari sedang kita jalani, dan Februari akan menjadi penutupnya. Peringatan dini akan terus kami update untuk mengantisipasi kondisi ini,” ujarnya.

Baca Juga: Aprindo Dukung Zero Odol, Desak Pemilik Barang Juga Bertanggung Jawab

BMKG berharap masyarakat dapat lebih waspada untuk meminimalkan dampak dari potensi bencana hidrometeorologi, terutama yang membahayakan keselamatan manusia.

“Peringatan dini yang kami sampaikan bertujuan untuk mengurangi kerugian, terutama bagi warga yang terdampak. Kolaborasi ini penting agar potensi bahaya dapat diantisipasi dengan baik,” kata Taufiq.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).

Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Bukan hanya mengganggu pemandangan, kabel yang sudah tidak digunakan juga dinilai tak semestinya dibiarkan menggantung begitu saja, harus ditertibkan.

Aksi Motoran Santri Sidoarjo Kampanyekan Tertib Lalu Lintas Sambut HSN 2026

Tak sekadar konvoi, Motoran Santri membawa pesan “Motor Santun”, yakni ajakan berkendara secara aman, tertib, dan bertanggung jawab.