Kamis, 04 Jun 2026 11:27 WIB

Anggaran Makan Gratis Belum Ditentukan, Dispendik Surabaya: Tunggu Pemerintah Pusat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 06 Des 2024 16:33 WIB
Makan siang gratis
Makan siang gratis

selalu.id - Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya mengungkapkan bahwa alokasi anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto pada Tahun Anggaran (TA) 2025 belum ditentukan.

Kepala Dispendik, Yusuf Masruh menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat terkait penyusunan anggaran.

"Program Makan Bergizi Gratis dan pembangunan sekolah negeri baru masih dalam tahap penyesuaian. Ketentuan-ketentuan terkait program ini masih menunggu arahan dari pusat," ungkap Yusuf.

Selain itu, Yusuf juga menyampaikan bahwa Dispendik sedang mengkaji indikator yang diperlukan untuk pembangunan sekolah negeri baru.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan sekolah swasta di beberapa kawasan Surabaya menjadi salah satu pertimbangan dalam perencanaan tersebut.

"Kami akan memastikan bahwa daya tampung di setiap sekolah, baik SD maupun SMP negeri, cukup untuk memenuhi kebutuhan siswa," jelasnya.

Diharapkan, pada bulan Desember atau Januari mendatang, pihaknya dapat menerima ketentuan yang lebih jelas tentang kedua program tersebut.

Ketika ditanya mengenai alokasi anggaran sebesar Rp120 Miliar untuk pembangunan sekolah negeri baru yang mungkin terpengaruh oleh MBG, Yusuf menegaskan bahwa anggaran untuk setiap program merupakan alokasi yang terpisah.

"Yo enggaklah, kan kavlingane dewe-dewe kok," pungkasnya.

Baca Juga: Skema Baru SPMB Surabaya: Ada Tahapan 2 Jalur, Dari Prestasi hingga Akademik

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.