Minggu, 08 Nov 2026 03:52 WIB

Harapan MPR untuk Presiden dan Wapres RI Baru, Bawa Visi dan Program Pro-Rakyat

Ketua MPR RI Ahmad Muzani
Ketua MPR RI Ahmad Muzani

selalu.id - Saat Ketua MPR RI Ahmad Muzani memimpin Sidang Paripurna MPR RI dalam Rangka Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Hasil Pemilihan Umum Masa Bakti 2024-2029, atas nama Pimpinan dan Anggota Majelis, serta seluruh rakyat Indonesia, ia menyampaikan selamat kepada Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka yang telah memperoleh kepercayaan rakyat Indonesia sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

Ahmad Muzani juga berpesan kepada Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih, agar melaksanakan amanah rakyat, bangsa, dan negara dalam kurun waktu 5 (lima) tahun ke depan, yakni terhitung sejak 20 Oktober 2024 sampai dengan 20 Oktober 2029 yang akan datang. Pihaknya pun berharap, Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dapat membawa visi besar, kebijakan dan program-program yang pro-rakyat.

"Mari kita ciptakan Indonesia yang lebih adil, sejahtera, dan berdaya saing, di mana setiap lapisan masyarakat merasa dihargai dan terlibat. Bersama-sama, kita bisa mengukir prestasi demi kemajuan bangsa," ujar Ahmad Muzani saat membuka Sidang Paripurna MPR RI, di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2024).

Politisi Fraksi Partai Gerindra itu juga menyebutkan di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan K.H. Ma’ruf Amin, pembangunan di segala sektor telah berhasil. Indonesia berhasil menghadapi berbagai tantangan berat, mulai dari pandemi Covid-19, gejolak geopolitik global, hingga perubahan iklim. Meski diterpa berbagai ketidakpastian, kondisi politik dan ekonomi Indonesia tetap stabil dan mampu tumbuh secara berkelanjutan.

Dalam hubungan internasional, situasi global yang semakin kompleks. Salah satu isu yang ditangani secara tepat adalah perjuangan rakyat Palestina untuk mendapatkan kemerdekaan dan hak asasi mereka. "Kita semua tahu bahwa Palestina bukan hanya masalah regional, tetapi juga merupakan persoalan kemanusiaan yang membutuhkan perhatian dan dukungan kita semua," jelasnya.

Ia menambahkan, sebagai bangsa yang menjunjung tinggi prinsip keadilan dan kemanusiaan, Indonesia memiliki tanggung jawab moral untuk terus mendukung perjuangan rakyat Palestina. Melalui diplomasi yang aktif, Indonesia dapat memberikan suara kepada mereka yang terpinggirkan, serta mendorong komunitas internasional untuk bersatu dalam upaya mendukung hak-hak rakyat Palestina.

"Oleh karena itu, kepada Presiden Prabowo Subianto, melalui mimbar yang terhormat ini, kami berharap agar dapat melanjutkan komitmen ini, menjadikan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina sebagai bagian dari kebijakan politik luar negeri kita," tutupnya sembari berpesan. 

Baca Juga: Giliran Bahlil Dipanggil Presiden Prabowo untuk Rapat Tertutup Hari Ini, Ada Apa?

Editor : Ading
Berita Terbaru

Dramatis! Gol Menit Akhir Ivan Mamut Bawa Persija Bungkam Persebaya 1-0 dan Rebut Puncak Klasemen

Gol dramatis Ivan Mamut di penghujung laga memastikan Macan Kemayoran merangkak naik ke puncak klasemen sementara.

Vasa Hotel Surabaya Siapkan Kejutan Liburan Akhir Tahun Lewat Maison des Merveilles

Rudyanto Effendi, mengungkapkan bahwa para tamu akan dimanjakan dengan berbagai menu tradisi klasik Natal yang sarat cita rasa.

Misteri Bunker Jepang di Nganjuk, Konon jadi Bekas Penjara Presiden Soeharto

​Selain itu, benteng ini juga disebut-sebut menjadi tempat penahanan para pejuang yang terlibat dalam pemberontakan Pembela Tanah Air (PETA) di Blitar.

Lagi Heboh! Ahli Fisika Ramal Bumi Kiamat Pekan Depan, Begini Faktanya ​

​Topik ini sontak menarik perhatian publik, mengingat tidak ada satupun makhluk yang mengetahui pasti kapan dunia berakhir.

Aturan Baru Panti Pijat Mulai Desember 2026

Dengan aturan baru ini, panti pijat berkonsep terbuka resmi masuk dalam pengawasan ketat Kategori 3 dengan standar persyaratan yang jauh lebih mengikat.

Pemkot Surabaya Sabet Penghargaan Satya JKN Awards 2026

Capaian ini merupakan bukti nyata dari dedikasi, inovasi, serta kerja keras yang terbangun pada seluruh ekosistem pemerintahan dan ketenagakerjaan di Surabaya.