Jumat, 05 Jun 2026 04:40 WIB

Luluk Sowan ke Rumah Anies Baswedan, Diskusikan Penguatan Demokrasi Jawa Timur

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 08 Okt 2024 14:34 WIB
Luluk sowan ke rumah Anies Baswedan
Luluk sowan ke rumah Anies Baswedan

selalu.id - Pertemuan calon gubernur Jawa Timur Luluk Nur Hamidah dengan Anies Baswedan di Jakarta pada Senin (7/10/2024), tidak hanya menunjukkan kedekatannya dengan mantan Gubernur DKI Jakarta itu, tetapi juga memperlihatkan kesederhanaan dalam kesehariannya sebagai seorang tokoh politik.

Dengan cara yang jarang dilakukan oleh berbagai politisi, cagub nomor urut 1 ini tiba di rumah Anies menggunakan ojek sepeda motor tanpa pengawalan atau protokoler mewah. Hal ini mencerminkan komitmennya untuk tetap dekat dengan masyarakat dan jauh dari citra kemewahan yang sering melekat pada pejabat.

Diketahui, dalam kunjungannya tersebut sekitar 1,5 jam, keduanya berdiskusi tentang berbagai topik, termasuk isu-isu demokrasi dan pembangunan di Jawa Timur. "Saya mendapatkan banyak insight dan motivasi dari perbincangan kami. Kami sama-sama ingin demokrasi di Indonesia, terutama di Jawa Timur, menjadi lebih baik lagi," ungkap Luluk.

Dalam diskusi tersebut, keduanya sepakat bahwa demokrasi di Indonesia perlu ditingkatkan agar dapat lebih mendengarkan dan mengakomodasi aspirasi masyarakat. Luluk menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam setiap keputusan yang diambil oleh pemerintah.

"Saya ingin memastikan bahwa suara masyarakat didengar, terutama dalam hal pembangunan dan kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan mereka," tambahnya.

Menurut Luluk, meskipun sudah tidak menjabat sebagai gubernur, Anies masih memberikan inspirasi bagi banyak orang, termasuk dirinya. "Saya belajar banyak dari beliau, baik tentang kebijakan publik maupun bagaimana mendekatkan diri kepada masyarakat," kata Luluk.

Dengan silaturahim ini, Luluk berharap dapat memperkuat jaringan dan memperluas wawasan dalam menjalankan tugasnya sebagai calon gubernur. Ia bertekad untuk menjadi pemimpin yang dekat dengan masyarakat dan memahami setiap permasalahan yang dihadapi.

"Saya ingin membawa semangat ini ke Jawa Timur. Dengan pendekatan yang sederhana, saya percaya kita bisa membawa perubahan yang berarti," Ujarnya.

Disamping itu juga, Luluk menganggap pentingnya peran pemimpin dalam menciptakan fasilitas yang bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, keberadaan ruang publik yang ramah akan semakin memperkuat rasa kebersamaan dan gotong royong di kalangan masyarakat.

"Saya berharap bisa mengadopsi beberapa ide baik dari Anies untuk diterapkan di Jawa Timur. Kita perlu menciptakan program-program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat," tukasnya.

Baca Juga: Luluk Nur Hamidah: Pilgub Jatim 2024 Diwarnai Kecurangan Terstruktur

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.