Kamis, 04 Jun 2026 09:07 WIB

Umat Katolik Surabaya Diberangkatkan ke Jakarta untuk Ikuti Misa Akbar

Selalu.id - Umat Katolik di Surabaya berangkat menuju Jakarta untuk mengikuti misa akbar yang dipimpin oleh Paus Fransiskus di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Kamis (5/9). 

Keberangkatan umat Katolik dari Geraja Katolik Santo Mikael, Tanjung Sadari Surabaya diliputi kebahagiaan. Kebahagiaan terpancar karena mereka akan bertemu dengan Paus Fransiskus pemimpin umat Katolik seluruh dunia. Menurut person in charge (PIC) rombongan geraja Katolik Santo Mikael, Renata Njo-vanRoom ada tiga bus yang akan diberangkatkan dari Surabaya dan Sidoarjo ke Jakarta.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Setiap paroki mendapatkan jatah 50 orang. "Dari gereja Santo Mikael ada 17 orang yang berangkat. Kami nanti bergabung dengan umat paroki lain dari Surabaya dan Sidoarjo total ada  tiga bus.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Dan untuk umat yang lain sudah berangkat menggunakan transportasi lainnya," ujar Renata, Rabu (4/9/2024). Pihaknya juga menyiapkan untuk serangkaian selama misa akbar. Salah satunya menyiapkan stamina. Karena setelah menempuh perjalanan darat juga harus mengikuti misa akbar dengan puluhan ribu umat. "Tentu persiapan stamina, karena waktunya yang mepet juga. Tapi kami juga sudah diberitahu jauh-jauh hari kondisinya. Karena ini bukan wisata tapi ziarah," terangnya.

Untuk umat katolik Surabaya, dia menyebut berada di tribun 4. Mereka akan berkumpul bersama dengan umat lainnya. Tentu hadirnya misa akbar yang dipimpin langsung oleh Paus Fransiskus membuat dia dan umat lainnya sangat senang. "Perasannya senang.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Kita semangat dan berdebar-debar karena langsung ditemui seorang pemimpin umat katolik dari Vatikan," ungkap Renata. Tentu kesempatan ini akan dia dan umat lainnya untuk berdoa. Doa yang akan dipanjatkan yang terbaik untuk pribadi, keluarga dan umat. "Doa keluarga dan kedamaian," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.