Kamis, 04 Jun 2026 10:40 WIB

Begini Tanggapan Eri Melawan Bumbung Kosong di Pilwali Surabaya 2024

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 28 Agu 2024 12:27 WIB
Eri-Armuji saat pendaftaran Pilwali di kantor KPU Surabaya
Eri-Armuji saat pendaftaran Pilwali di kantor KPU Surabaya

selalu.id - Pasangan calon petahana Eri Cahyadi-Armuji resmi melakukan pendaftaran calon wali kota dan wakil wali kota untuk Pilwali 2024, di Kantor KPU Surabaya, Rabu (28/8/2024).

Pendaftaran Eri-Armuji mendapat kawalan dari 18 partai politik yang mendukungnya untuk maju periode memimpin Kota Surabaya 2024-2029. Hal ini juga membuat pasangan tersebut melawan kotak kosong atau biasa disebut bumbung kosong di Pilkada kali ini.

Baca Juga: Cium Merah Putih dan Tanam Pohon, Pelantikan PAC PDI Perjuangan Tuban Bawa Pesan Kebangsaan dan Kepedulian Lingkungan

Menanggapi itu, Eri mengatakan, tidak ada lawan ataupun ada di Pilwali Surabaya adalah sebuah proses demokrasi.

"Kotak kosong sama enggak ada kotak kosong itu kan sama saja memilih. Itulah yang namanya demokrasi," kata Eri Cahyadi, usai mendaftar Pilwali di KPU.

Baca Juga: PDIP Surabaya Soroti Menurunnya Pemahaman Pancasila di Kalangan Gen Z

Eri mengungkapkan bahwa dinamika bumbung kosong tidak jauh berbeda dengan ada lawan pada Pemilukada. Menurut Eri tidak ada yang berat maupun ringan.

"Sama aja. Ada yang ngomong kotak kosong lebih berat. Sama saja, buat saya tidak ada kotak kosong, tidak ada lawan, tidak ada-apa," ungkapnya.

Baca Juga: Pengamat Tanggapi Poster Rini-Fikser: Masih Fase Coba-coba!

Melawan bumbung kosong atau pasangan, lanjut Eri, tidak menjadi persoalan. Baginya yang terpenting adalah semangat untuk mensejahterakan masyarakat.

"Jadi gak onok kotak kosong, gak onok lawan, karena kita sama-sama berjuang hari ini adalah untuk kepentingan umat yang lebih besar," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.