Selasa, 21 Jul 2026 20:00 WIB

Nonton Timnas, Eri Cahyadi Terlihat Mesra Bareng Ketua Golkar dan Gerindra Surabaya

Eri Cahyadi (kanan) bersama Ketua Golkar Surabaya Arif Fathoni (tengah) dan Ketua Gerindra Cahyo Harjo Prakoso di Stadion GBT saat menonton Timnas U-19
Eri Cahyadi (kanan) bersama Ketua Golkar Surabaya Arif Fathoni (tengah) dan Ketua Gerindra Cahyo Harjo Prakoso di Stadion GBT saat menonton Timnas U-19

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ikut menonton aksi Timnas U-19 dalam pergelaran Piala AFF U-19 yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu malam (17/7/2024). Yang menarik, tampak hadir mengapit Eri adalah Ketua DPC Gerindra Surabaya Cahyo Harjo Prakoso dan Ketua DPD Golkar Surabaya Arif Fathoni. Tampak pula Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wabup Gresik Aminatun Habibah.

Ketiganya tampak kompak mengenakan jersey Timnas berwarna merah dengan motif putih pada bagian kerah dan lengan. Senyum dan tawa mengembang dari para tokoh tersebut seiring dengan kemenangan impresif Timnas Indonesia U-19 atas Filipina U-19 dengan skor 6-0.

Baca Juga: Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Kekompakan ketiga tokoh itu menarik di tengah kontestasi jelang Pilkada Kota Surabaya. Eri diketahui telah didukung sejumlah partai politik, seperti PDIP, PKB, PKS, PPP, PAN, dan Demokrat. Golkar dan Gerindra sendiri memang belum menyatakan dukungan pada Pilkada Surabaya.

Dimintai komentar tentang kebersamaan dengan elite Gerindra dan Golkar Surabaya dalam momen tersebut, Eri hanya tersenyum.

"Sekadar nonton bola. Ini Mas Cahyo dan Mas Toni yo barengan, podo-podo seneng bal-balan (sama-sama menyukai sepak bola), mosok gak oleh (masa tidak boleh)?" kata Eri.

Eri menjelaskan jika mereka bertiga sudah terbiasa berkomunikasi mendiskusikan berbagai masalah dan solusi bagi pengembangan Kota Surabaya.

"Kita mengobrol tentang banyak hal, semua yang kita obrolkan untuk Surabaya," kata Eri.

Baca Juga: Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Sementara itu, Ketua DPC Gerindra Surabaya, Cahyo Harjo Prakoso menekankan bahwa kebersamaan yang ditunjukkan merupakan bagian dari nilai-nilai keindonesiaan.

"Ya kita sama-sama suka bola, ya begitulah, kebersamaan dan persatuan adalah nilai Indonesia," tandasnya.

Arif Fathoni juga menegaskan kekompakan tersebut bagian dari ekspresi para penggemar sepak bola. Dia menyebut tak ada maksud pemberian dukungan dalam kebersamaan saat menonton Timnas U-19 tersebut.

Baca Juga: PDIP Surabaya Wajibkan 40 Persen Pengurus Ranting dari Gen Z

"Jadi kebetulan saya, Mas Cahyo, Pak Wali ini sama-sama penggemar bola. Jadi kami di sini mendukung skuad muda Garuda, mudah-mudahan bisa terus menang di setiap pertandingan," ujar Arif Fathoni.

Fathoni menambahkan, pertemuan dari ketiga tokoh politik Surabaya ini sebagai wujud persatuan. "Sepakbola menyatukan," jelasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.