Rabu, 21 Okt 2026 09:56 WIB

Nonton Timnas, Eri Cahyadi Terlihat Mesra Bareng Ketua Golkar dan Gerindra Surabaya

Eri Cahyadi (kanan) bersama Ketua Golkar Surabaya Arif Fathoni (tengah) dan Ketua Gerindra Cahyo Harjo Prakoso di Stadion GBT saat menonton Timnas U-19
Eri Cahyadi (kanan) bersama Ketua Golkar Surabaya Arif Fathoni (tengah) dan Ketua Gerindra Cahyo Harjo Prakoso di Stadion GBT saat menonton Timnas U-19

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ikut menonton aksi Timnas U-19 dalam pergelaran Piala AFF U-19 yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu malam (17/7/2024). Yang menarik, tampak hadir mengapit Eri adalah Ketua DPC Gerindra Surabaya Cahyo Harjo Prakoso dan Ketua DPD Golkar Surabaya Arif Fathoni. Tampak pula Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wabup Gresik Aminatun Habibah.

Ketiganya tampak kompak mengenakan jersey Timnas berwarna merah dengan motif putih pada bagian kerah dan lengan. Senyum dan tawa mengembang dari para tokoh tersebut seiring dengan kemenangan impresif Timnas Indonesia U-19 atas Filipina U-19 dengan skor 6-0.

Baca Juga: Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

Kekompakan ketiga tokoh itu menarik di tengah kontestasi jelang Pilkada Kota Surabaya. Eri diketahui telah didukung sejumlah partai politik, seperti PDIP, PKB, PKS, PPP, PAN, dan Demokrat. Golkar dan Gerindra sendiri memang belum menyatakan dukungan pada Pilkada Surabaya.

Dimintai komentar tentang kebersamaan dengan elite Gerindra dan Golkar Surabaya dalam momen tersebut, Eri hanya tersenyum.

"Sekadar nonton bola. Ini Mas Cahyo dan Mas Toni yo barengan, podo-podo seneng bal-balan (sama-sama menyukai sepak bola), mosok gak oleh (masa tidak boleh)?" kata Eri.

Eri menjelaskan jika mereka bertiga sudah terbiasa berkomunikasi mendiskusikan berbagai masalah dan solusi bagi pengembangan Kota Surabaya.

"Kita mengobrol tentang banyak hal, semua yang kita obrolkan untuk Surabaya," kata Eri.

Baca Juga: PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Sementara itu, Ketua DPC Gerindra Surabaya, Cahyo Harjo Prakoso menekankan bahwa kebersamaan yang ditunjukkan merupakan bagian dari nilai-nilai keindonesiaan.

"Ya kita sama-sama suka bola, ya begitulah, kebersamaan dan persatuan adalah nilai Indonesia," tandasnya.

Arif Fathoni juga menegaskan kekompakan tersebut bagian dari ekspresi para penggemar sepak bola. Dia menyebut tak ada maksud pemberian dukungan dalam kebersamaan saat menonton Timnas U-19 tersebut.

Baca Juga: Respons Santai Syaifuddin Zuhri Soal Eks Kader PDIP Pindah ke PSI, Ini Fokus yang Lebih Penting

"Jadi kebetulan saya, Mas Cahyo, Pak Wali ini sama-sama penggemar bola. Jadi kami di sini mendukung skuad muda Garuda, mudah-mudahan bisa terus menang di setiap pertandingan," ujar Arif Fathoni.

Fathoni menambahkan, pertemuan dari ketiga tokoh politik Surabaya ini sebagai wujud persatuan. "Sepakbola menyatukan," jelasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Doa Lintas Agama Digelar di Sidoarjo

Istigasah dipimpin KH Rofiq Siradj.

Top 5 Berita: Pabrik Kosmetik Ilegal Digerebek sampai Rapat Kerja Pusat

Pembaca tertarik pemberitaan penggerebekan pabrik kosmetik ilegal hingga pendidikan.

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.