Sabtu, 06 Jun 2026 02:10 WIB

Sambut HUT ke-59, Telkom Bantu UMKM Senilai 560 Juta

UMKM Telkom
UMKM Telkom

selalu.id - Memasuki usianya yang ke 59 Telkom Indonesia terus melakukan yang terbaik untuk membangun Indonesia di bidang ICT juga dukungan terhadap kemajuan UMKM di Indonesia dengan memberikan bantuan senilai 560 juta rupiah untuk dibagikan kepada 365 pelaku UMKM.

Bantuan tersebut, diberikan oleh Komisaris Telkom Group Ismail didampingi Chief Financial & Risk Officer Telkom Grup Heri Supriadi dan EVP Telkom Regional V Jatim Bali Nusra Teddy Hartadi, di Rumah UMKM Superheru Snack Factory Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Komisaris Telkom Group Ismail mengatakan, pada dasarnya, UMKM adalah sebuah bisnis atau usaha produktif yang dijalankan secara perorangan, kelompok, rumah tangga, atau badan usaha kecil yang memenuhi standar sebagai usaha mikro. Jadi, bisa disimpulkan bahwa UMKM ini sebagai sebuah bisnis yang dikelola oleh masyarakat dari kalangan menengah ke bawah.

Menurut Ismail, UMKM di Indonesia turut serta dalam mendorong pemerataan ekonomi. Sebab, kehadiran usaha produktif ini berpeluang dalam memperkecil jurang ekonomi antara yang miskin dengan yang kaya. Berkat adanya UMKM secara langsung turut membantu pemerintah dalam mencegah munculnya urbanisasi secara besar-besaran.

Salah satu UMKM binaan Rumah BUMN Telkom, Superheru Snack Factory ini dipilih menjadi perwakilan UMKM yang secara simbolis menerima bantuan dari Telkom total senilai 560 juta rupiah. "Kemudian dari 560 juta itu dibagikan kepada 365 pelaku UMKM yang telah memproduksi kemasan 236.500 pcs," tegas Ismail kepada selalu.id, Kamis (4/7/2024).

Dikatakannya, Superheru Snack Factory sudah memiliki sepak terjang dan jangkauan bisnis yang luas di kalangan UMKM. Beragam penghargaan berhasil diraih, mulai dari 'Best Sales, Best Attractive Both' UKM WOW 2017.

"Kami sering diundang untuk menjadi pembicara di Seminar Pelatihan. Tahun 2020 kami diundang acara talk show motivasi di salah satu televisi nasional," kata Heru Nurwahyudin, owner Superheru Snack Factory saat menceritakan Success Storynya di depan pejabat Telkom.

Dengan segudang pencapaian yang berhasil diraih Superheru Snack Factory dan UMKM Binaan Telkom lainnya, Telkom turut bangga karena pencapaian tersebut juga menunjukkan kesuksesan Telkom dalam membina UMKM selama ini. "Terlebih sejak peluncuran produk Indibiz yang berfokus pada segmen pebisnis," kata Heri Supriadi menambahkan.

Seperti diketahui, UMKM Snack Super Heru menjadi bukti bahwa usaha bisnis bisa dibangun dengan modal yang minim dan ketekunan. Hanya dengan modal awal ratusan ribu rupiah, Heru Nurwahyudin, produsen snack asal Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur itu bisa menjadi pebisnis besar. Bahkan kini, dia bisa meraup omzet ratusan juta rupiah per tahun.

Baca Juga: Surabaya Vaganza Sukses, DPRD Usul Konser dan Teatrikal di Hari Pahlawan 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.