Selasa, 21 Jul 2026 21:05 WIB

Sambut HUT ke-59, Telkom Bantu UMKM Senilai 560 Juta

UMKM Telkom
UMKM Telkom

selalu.id - Memasuki usianya yang ke 59 Telkom Indonesia terus melakukan yang terbaik untuk membangun Indonesia di bidang ICT juga dukungan terhadap kemajuan UMKM di Indonesia dengan memberikan bantuan senilai 560 juta rupiah untuk dibagikan kepada 365 pelaku UMKM.

Bantuan tersebut, diberikan oleh Komisaris Telkom Group Ismail didampingi Chief Financial & Risk Officer Telkom Grup Heri Supriadi dan EVP Telkom Regional V Jatim Bali Nusra Teddy Hartadi, di Rumah UMKM Superheru Snack Factory Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Komisaris Telkom Group Ismail mengatakan, pada dasarnya, UMKM adalah sebuah bisnis atau usaha produktif yang dijalankan secara perorangan, kelompok, rumah tangga, atau badan usaha kecil yang memenuhi standar sebagai usaha mikro. Jadi, bisa disimpulkan bahwa UMKM ini sebagai sebuah bisnis yang dikelola oleh masyarakat dari kalangan menengah ke bawah.

Menurut Ismail, UMKM di Indonesia turut serta dalam mendorong pemerataan ekonomi. Sebab, kehadiran usaha produktif ini berpeluang dalam memperkecil jurang ekonomi antara yang miskin dengan yang kaya. Berkat adanya UMKM secara langsung turut membantu pemerintah dalam mencegah munculnya urbanisasi secara besar-besaran.

Salah satu UMKM binaan Rumah BUMN Telkom, Superheru Snack Factory ini dipilih menjadi perwakilan UMKM yang secara simbolis menerima bantuan dari Telkom total senilai 560 juta rupiah. "Kemudian dari 560 juta itu dibagikan kepada 365 pelaku UMKM yang telah memproduksi kemasan 236.500 pcs," tegas Ismail kepada selalu.id, Kamis (4/7/2024).

Dikatakannya, Superheru Snack Factory sudah memiliki sepak terjang dan jangkauan bisnis yang luas di kalangan UMKM. Beragam penghargaan berhasil diraih, mulai dari 'Best Sales, Best Attractive Both' UKM WOW 2017.

"Kami sering diundang untuk menjadi pembicara di Seminar Pelatihan. Tahun 2020 kami diundang acara talk show motivasi di salah satu televisi nasional," kata Heru Nurwahyudin, owner Superheru Snack Factory saat menceritakan Success Storynya di depan pejabat Telkom.

Dengan segudang pencapaian yang berhasil diraih Superheru Snack Factory dan UMKM Binaan Telkom lainnya, Telkom turut bangga karena pencapaian tersebut juga menunjukkan kesuksesan Telkom dalam membina UMKM selama ini. "Terlebih sejak peluncuran produk Indibiz yang berfokus pada segmen pebisnis," kata Heri Supriadi menambahkan.

Seperti diketahui, UMKM Snack Super Heru menjadi bukti bahwa usaha bisnis bisa dibangun dengan modal yang minim dan ketekunan. Hanya dengan modal awal ratusan ribu rupiah, Heru Nurwahyudin, produsen snack asal Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur itu bisa menjadi pebisnis besar. Bahkan kini, dia bisa meraup omzet ratusan juta rupiah per tahun.

Baca Juga: Grebeg Suro Sidoarjo 2026, PKL Bersyukur Tidak Dipungut Biaya Lapak

Editor : Ading
Berita Terbaru

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.