Senin, 02 Feb 2026 22:55 WIB

Pemkot Surabaya Gelar Gerakan Pangan Murah Tiap Bulan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 28 Jun 2024 12:39 WIB
GPM Pemkot Surabaya
GPM Pemkot Surabaya

selalu.id - Pemkot Surabaya terus berupaya menekan laju inflasi di Kota Pahlawan. Salah satu upaya tersebut adalah rutin menggulirkan program Gerakan Pangan Murah (GPM) setiap bulan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti mengatakan bahwa pihaknya sejak Kamis (27/6/2024) kemarin, sudah gelar program GPM di Kantor Kelurahan Dukuh Mananggal.

Ia menyebut, berdasarkan hasil pengawasan, terdapat gejolak kenaikan harga terhadap bawang merah dan cabai merah. Karenanya, GPM kembali digulirkan di kawasan Surabaya Selatan, dengan harapan masyarakat bisa mendapatkan komoditas bahan pangan dengan lebih murah.

“Hari ini, kita upayakan menyediakan cabai merah dan bawang merah. Mudah-mudahan itu bisa menstabilkan harga pangan, dan menekan inflasi. Serta, memberikan kepercayaan masyarakat sehingga mendapatkan produk yang lebih murah di sini,” kata Antiek, Jumat (28/6/2024).

Antiek menerangkan, dalam program GPM ini, bahan pangan yang tersedia sama dengan sebelumnya. Bahkan, DKPP Surabaya turut menggandengkan sejumlah UMKM yang ada di kawasan Kecamatan Gayungan Kota Surabaya.

“Secara umum sama semua, kita juga mendorong UMKM di setiap wilayah untuk ikut. Seperti ini,  UMKM dari kelurahan dan kecamatan di sini kita berikan kesempatan untuk bisa tampil,” terangnya.

Sejumlah bahan pangan yang tersedia pada program GPM kali ini, di antaranya beras medium 2 ton @5kg dengan harga Rp56.000, beras premium 200kg @5kg dengan harga Rp69.500, gula pasir 200kg @1kg dengan harga Rp17.000, minyak goreng 120L @1L dengan harga Rp16.000, dan Minyakita 1.200L @1L dengan harga Rp13.000.

Selanjutnya, cabai merah besar 75 pack @250 gram, cabai rawit merah 75 pack @250 gram, bawang merah 75 pack @250 gram, serta bawang putih 75 pack @250 gram. “Ada pula daging sapi dan daging ayam, dengan beberapa produk olahannya,” jelasnya.

Di samping itu, Antiek menuturkan berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan program GPM, pihaknya rutin melihat antusiasme masyarakat di setiap lokasi. Sebab, hal itu berpengaruh pada kebutuhan masyarakat.

“Kami mencoba melihat masing-masing daerah yang diminati produknya apa? Itu kita coba petakan karena peminat masing-masing produk bahan pangan berbeda-beda,” ungkapnya.

Sedangkan untuk pemilihan lokasi program GPM, DKPP Surabaya telah berkoordinasi dengan kecamatan. Mulai dari tempat pelaksanaan, serta produk bahan pangan yang dibutuhkan warga. Sebab, program GPM rutin digulirkan setiap bulan.

“Kami memutar per wilayah kecamatan, bulan depan kita kembali koordinasi dengan kecamatan. Kira-kira di kelurahan mana dan segmentasi warganya seperti apa, sehingga kami bisa menghitung kebutuhan untuk disediakan,” ujar dia.

Sementara itu, Titik, warga di kawasan Jalan Dukuh Menanggal Surabaya, ikut memanfaatkan program GPM untuk melengkapi kebutuhan dapurnya. Ia pun membeli sejumlah bahan pangan, seperti beras, telur, daging ayam, bawang merah, bawang putih, dan cabai.

“Kegiatan ini tentunya sangat membantu, harga di sini lebih murah. Terima kasih Pemkot Surabaya dan Bapak Walikota yang sudah menggelar Gerakan Pangan Murah,” pungkasnya

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.