Kamis, 04 Jun 2026 15:07 WIB

Peringati Hari Ibu, Pemkot Surabaya Gelar Lomba Senam dengan Baju Adat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 23 Des 2021 00:32 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi saat berjoget bersama di Balai Kota Surabaya
Wali Kota Eri Cahyadi saat berjoget bersama di Balai Kota Surabaya

selalu.id - Peringati Hari Ibu, Pemkot Surabaya bersama Tim Penggerak (TP) PKK menggelar lomba Senam Gemufamire dan Cipta Menu untuk Balita Stunting. Kegiatan ini digelar di Halaman Balai Kota Surabaya, Rabu (22/12/2021). Acara tersebut juga diikuti perwakilan pegawai dan karyawan di 71 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kota Surabaya.

Dari lomba Senam Gemufamire, masing-masing perwakilan OPD akan dinilai oleh dewan juri berdasarkan teknik gerak, kekompakan, dan penampilan. Kemudian, untuk perlombaan Cipta Menu untuk Balita Stunting akan dinilai berdasarkan nilai gizi, keamanan pangan, harga, penampilan, dan rasa.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Dalam acara itu, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, bersama Ketua TP PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani, memberikan apresiasi kepada 15 ibu hebat, yang telah mendidik putra-putrinya yang telah mengharumkan Surabaya dengan prestasi mereka, baik ditingkat Provinsi maupun di tingkat Nasional.

Uniknya, saat perlombaan Senam Gemufamire dimulai, Wali Kota Eri dan Ketua TP PKK Rini Indriyani tampak antusias dan langsung menuruni panggung ikut senam bersama peserta lomba yang lainnya.

Usai senam bersama para peserta lomba, Wali Kota Eri dan Ketua TP PKK Rini Indriyani langsung menuju ke sisi barat Balai Kota Surabaya. Keduanya meninjau pelaksanaan lomba Cipta Menu untuk Balita Stunting dan sambil bertanya terkait proses pembuatan, serta bahan-bahan apa saja yang digunakan untuk membuat menu tersebut.

Eri kemudian mengajak kepada semua Kepala OPD, pegawai, dan karyawan di lingkungan Pemkot Surabaya untuk meminta doa dan restu kepada sang ibu. Menurut dia, hanya doa dari ibu yang selalu mustajabah atau mudah terkabul.

"Ketika masih ada yang lama tidak berjumpa dengan ibunya, secepatnya tolong pulang dan temui ibunya di hari ibu ini. Kalaupun tidak bisa, maka telpon dan minta doa kepada ibu, minta restu ibu, karena keberhasilan kita, nikmatnya hidup kita, tidak lepas dari doanya seorang ibu," kata Eri.

Eri menambahkan, bahwa dia sangat kagum melihat para ibu yang hebat, karena telah mendidik anak-anaknya. Dia pun berharap, semoga pada peringatan Hari Ibu kali ini, para ibu bisa senantiasa diberikan kebahagian dan terkabul semua doanya oleh Allah SWT.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

"Dan hari ini saya bahagia, lomba senamnya ada yang memakai jas, ada yang memakai daur ulang, ada yang memakai aksesoris kedaerahan," ujar Eri.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani menjelaskan, bahwa pelaksanaan lomba dalam memperingati Hari ibu ini dengan nmenggandeng beberapa OPD.

Pada pelaksanaan lomba Cipta Menu untuk Balita Stunting, diharapkan hal ini bisa ditiru oleh para ibu, agar Kota Surabaya bisa bebas dari angka Stunting (Zero Stunting).

"Jadi kadang-kadang anak-anak stunting ini menjadi malas makan, sehingga dibuat plating makanan dengan harga yang murah, yakni maksimal harganya Rp. 15.000. Dari angka itu, para ibu bisa meniru menu yang bermacam-macam," jelasnya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Rini menerangkan, seluruh OPD di Kota Surabaya masing-masing mengumpulkan 25 box menu dan akan dibagikan kepada 1.785 anak stunting di Kota Pahlawan. Nantinya, setiap box menu yang dikirimkan akan diberikan urutan racikan bahan.

"Hari ini akan langsung didistribusikan dan selama 7 hari mereka akan membuat menu itu. Sehingga, keluarga stunting bisa meniru menu masakan tersebut," terang dia.

Oleh karena itu, Rini Indriyani mengajak kepada seluruh ibu di Kota Surabaya untuk semangat dalam kondisi apapun. Dia meyakini, bahwa seorang ibu selalu memiliki semangat dan keikhlasan untuk mendoakan anak-anaknya.

"Meskipun dalam keterbatasan, para ibu-ibu selalu memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya. Apapun kondisinya kita harus menjadi ibu yang hebat," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.