Rabu, 16 Sep 2026 23:39 WIB

Jalin Kerja Sama dengan Unesa, Gubernur Jatim Berharap Penguatan Skill Siswa SMK

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 21 Des 2021 14:50 WIB
Gubernur Khofifah saat memberi sambutan pada acara Dies Natalis Unesa
Gubernur Khofifah saat memberi sambutan pada acara Dies Natalis Unesa

Surabaya (selalu.id) - Univeritas Negeri Surabaya (Unesa) menandatangani nota kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim dalam perjanjian kerjasama untuk SMK Negeri dan swasta di Jawa Timur, Selasa (21/12/2021). Penandatanganan ini dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan, Wahid Wahyudi dan Rektor UNESA Prof Dr. Nur Hasan. Menariknya, perjanjian kerja sama dengan 837 SMK ini bahkan tercatat sebagai rekor MURI dengan jumlah kerjasama terbanyak sekaligus.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang turut hadir dalam puncak Peringatan Dies Natalis Unesa, Selasa (21/12) mengucapkan selamat atas capaian yang dilakukan selama ini oleh Unesa. Terlebih, Unesa telah menyiapkan diri menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH).

Baca Juga: RAPBD Jatim 2027 Defisit Rp1,02 Triliun, DPRD Ingatkan Pemprov Tak Bebani Masyarakat Lewat Pajak

Menurut Khofifah langkah tersebut menjadi starting point bagi Unesa untuk membangun percepatan kemandirian dalam banyak hal. Salah satunya dalam penguatan implementasi Merdeka Belajar - Kampus Merdeka dengan melakukan perjanjian kerjasama dengan 837 lembaga SMK negeri dan swasta dalam kordinasi kewenangan Pemprov Jawa Timur.

"Hari ini dilakukan penandatanganan MoU antara kepala dinas dan pak rektor Unesa bahwa dari 2.181 SMK di Jawa Timur, 837 diantaranya akan melakukan MoU dengan pembimbing tim Uesa yang punya 12 Prodi Vokasi," urai Khofifah.

Dikatakan Khofifah, kerjasama tersebut menjadi penting bagi pemprov karena format magang dan merdeka belajar membutuhkan ruang yang lebih luas bagi siswa SMK dan tentu bersifat resiprokal bagi mahasiswa Unesa.

"Saya berharap ini menjadi percepatan dari penguatan skill yang dimiliki anak-anak SMK yang ada didalam koordinasi Pemprov Jatim," tegasnya.

Misalnya saja, lanjut Khofifah melalui program SMA Double Track saat ini dipandu oleh ITS. Nah, untuk SMK jika secara spesifik sudah terjalin MoU dengan UNESA, pihaknya berharap akan ada percepatan, penguatan dan kemandirian terutama dalam penguasaan spesifik skill bagi SMK di Jatim.

Diakui Khofifah, pihaknya juga menyampaikan keinginannya untuk mendirikan pendidikan tinggi vokasi di Tuban sesuai dengan kebutuhan industri di daerah tersebut. Apalagi, 4 tahun kedepan Pertamina Rosneft Insya Allah sudah bisa beroperasi.

Baca Juga: Polresta Sidoarjo Bongkar Peredaran Uang Palsu Rp61,9 Juta Jaringan Jawa Tengah

"Tadi saya sampaikan ke pak rektor dan pak warek 2 ada kebutuhan pendidikan vokasi di Tuban. Sekarang yang disiapkan di Magetan. Tentu Magetan juga butuh, pun Tuban juga demikian. Karena penguatan TPPI dan 4 tahun kedepan insyaAllah Pertamina Rosneft sudah beroperasi maka pendidikan vokasi adalah kebutuhan yang sangat mendesak untuk wilayah Tuban," jelasnya.

Karenanya, imbuh Khofifah banyak hal yang perlu dilakukan terkait koordinasi, pelaksanaan teknis dan hal-hal lainnya yang lebih terukur dengan Unesa.

Sementara itu, Rektor Unesa, Prof Nur Hasan menjabarkan ada beberapa bidang yang akan difokuskan dalam kerjasama ini. Diantaranya pada bidang pendidikan yang meliputi pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat.

Kemudian dalam penerimaan mahasiswa baru (PMB), UNESA memberikan kuota 25 persen untuk lulusan SMK di Jawa Timur. Dan beasiswa khusus untuk siswa berprestasi. Selanjutnya, magang mahasiswa atau calon guru di lembaga SMK.

Baca Juga: Jatim Partisipasi Tertinggi dalam Ajang OMI 2026, Targetkan Pertahankan Juara Umum

"Kami juga memfasilitasi adanya pelatihan dan pengembangan bagi guru dan tenaga kependidikan termasuk pengawas sekolah," urai Prof Nur Hasan

Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Wahid Wahyudi menambahkan adanya kerjasama ini merupakan bentuk implementasi Merdeka Belajar kampus Merdeka. Sebanyak 837 lembaga dengan rincian 296 SMK negeri dan 541 SMK swasta di Jatim akan menjalin kerja sama dengan empat fakultas di UNESA. Diantaranya, Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Bahasa dan Seni serta Fakultas Vokasi.

"Saat ini masing-masing SMK menjalin kerjasama dengan satu fakultas. Untuk tahap selanjutnya akan menyesuaikan dengan linieritas kompetensi keahlian dan fakultas di Unesa," tandas Wahid. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sisi Gelap Warkop Jalan Kunti Surabaya, Pesan Kopi Bisa Sambil Nyabu

Dari pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti 10 poket sabu seberat total 65,51 gram. Saat ini, kasusnya terus dilakukan pengembangan.

Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Meski sebagian besar wilayah Indonesia tengah dikepung kemarau terik, potensi hujan lebat hingga angin kencang masih mengintai. BMKG mengimbau selalu waspada.

Dugaan Jual Beli Lapak di SWK Taman Prestasi Surabaya, Ini Pengakuan Pedagang Senior

Fasilitas milik Pemkot Surabaya yang seharusnya bebas retribusi, itu disinyalir menjadi ajang jual beli hingga sewa-menyewa lapak secara ilegal.

Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SIER juga menyampaikan sejumlah pengembangan fasilitas dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan tenant.

Diberhentikan Lewat WA, Relawan SPPG Porong Sidoarjo Pertanyakan Prosedur Evaluasi dan Hak BPJS

Relawan yang diberhentikan itu adalah Egidius Nehe alias Egis. Ia mengaku terkejut lantaran menerima pemberitahuan pemutusan tugas hanya melalui pesan WA.

Penduduk Surabaya Tembus 3 Juta, Dapil dan Kursi DPRD Berpeluang Dirombak

Kondisi ini dimanfaatkan DPRD Kota Surabaya untuk mengawal peluang penambahan lima kursi legislatif pada Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang.