Sabtu, 24 Okt 2026 02:06 WIB

Jatim Partisipasi Tertinggi dalam Ajang OMI 2026, Targetkan Pertahankan Juara Umum

Ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026. (Dok. Humas Kemenag Jatim).
Ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026. (Dok. Humas Kemenag Jatim).

selalu.id - Jawa Timur kembali mengukuhkan dominasinya di panggung pendidikan madrasah nasional.

Menjadi provinsi dengan partisipasi tertinggi se-Indonesia, sebanyak 41.488 siswa dari 38 kabupaten/kota serentak berlaga dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat kabupaten/kota yang dimulai sejak Senin (7/9/2026).

Baca Juga: Kanwil Kemenag Jatim Luncurkan Aplikasi El-Santri pada Hari Santri 2026, Ini Kegunaannya

Tak hanya memimpin dari segi jumlah peserta, Jatim juga mengerahkan titik lokasi (Tilok) ujian terbanyak nasional, yakni mencapai 647 titik.

Ajang yang menguji ketangkasan akademis siswa madrasah ini digelar secara daring berbasis Computer Assisted Test (CAT) dan berlangsung selama tiga hari hingga Rabu (9/9/2026).

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Penma) Kanwil Kemenag Jawa Timur, Sugiyo, menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja keras seluruh elemen yang terlibat. Menurutnya, capaian angka partisipasi ini menjadi bukti nyata komitmen dan kolaborasi kuat di tingkat daerah.

"Tahun ini, Jawa Timur menjadi provinsi dengan peserta terbanyak se-Indonesia. Ini bukan angka yang kecil, melainkan bukti nyata kerja keras, kolaborasi, dan komitmen luar biasa dari para Kasi, Pengawas, Kepala Madrasah, serta operator kabupaten/kota yang bekerja siang malam," ujarnya kepada selalu.id, Selasa (8/9/2026).

Selain kesiapan teknis, Sugiyo menekankan pentingnya menjunjung tinggi integritas selama kompetisi berlangsung.

Ia meminta para pengawas dan operator mengawal jalannya ujian sesuai prinsip LUBER JURDIL (Direct, General, Free, Confidential, Honest, and Fair) serta mematuhi SOP ketat.

Baca Juga: Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

"Ciptakan suasana yang tenang, nyaman, dan jujur bagi peserta. Ingatkan mereka bahwa juara yang sesungguhnya adalah yang berkompetisi dengan jujur. Dari puluhan ribu peserta ini, kita targetkan lahir juara-juara nasional agar Jatim kembali meraih predikat Juara Umum seperti tahun lalu," tegasnya.

Senada, Ketua Tim Kesiswaan Bidang Penma Kanwil Kemenag Jatim, Arini Nihayati, memastikan pelaksanaan hari pertama untuk jenjang Madrasah Aliyah (MA) berjalan mulus tanpa kendala teknis maupun gangguan jaringan.

"Alhamdulillah, hari pertama berjalan lancar. Baik dari sisi jaringan maupun keikutsertaan peserta, seluruh rangkaian kompetisi dapat berjalan sesuai jadwal," kata Arini.

Pelaksanaan OMI diselenggarakan bertahap: hari pertama untuk jenjang MA, hari kedua untuk Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan hari terakhir disusul jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI).

Baca Juga: DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Para pemenang di tingkat kabupaten/kota ini nantinya akan menyabet tiket untuk mewakili daerahnya ke tingkat Provinsi Jawa Timur.

Untuk diketahui, OMI merupakan wujud transformasi dari dua ajang bergengsi madrasah yang sebelumnya berdiri sendiri, yakni Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Madrasah Young Researchers Supercamp (MYRES).

Transformasi ini dihadirkan untuk mencetak generasi madrasah yang mandiri, berprestasi, dan berdaya saing tinggi.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Sering Bikin Macet dan Rawan Kecelakaan, Parkir Liar di Nganjuk Ditertibkan

Langkah ini menjadi fokus utama kepolisian untuk menciptakan ketertiban, kelancaran lalu lintas, serta meminimalisir angka kecelakaan di jalan raya.

Menelusuri Jejak Pergerakan Dr Soetomo di Nganjuk, Ada Alat Medis hingga Buku Bahasa Asing

Hadirnya koleksi lengkap di Monumen dan Museum Dr. Soetomo ini menjadikannya salah satu destinasi wisata sejarah dan edukasi unggulan di Nganjuk.

Geger, Dua Mayat Ditemukan dalam Sehari di Mojokerto

Dua peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap warga lanjut usia yang tinggal sendiri, agar kejadian tidak terulang kembali.

Angkat Kembali Identitas Daerah, Kawasan Perbatasan Sidoarjo-Surabaya Bakal Ditata Ulang

Lokasi yang menjadi sasaran penataan berada di perbatasan Kelurahan Menanggal, Kecamatan Gayungan, Surabaya, dengan Desa Wadungasri, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

Polda Jatim Gulung 1.212 Tersangka dalam Operasi Sikat Semeru 2026

Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi kejahatan yang paling mendominasi.

Keluh Warga Bratang Gede Surabaya soal Pemotongan Unggas, Baunya Menyengat dan Bising

Warga mengaku terganggu setiap malam akibat suara truk, ayam, hingga mesin yang beroperasi hingga pagi hari. Baunya menyengat dan bikin bising.