Sabtu, 31 Okt 2026 15:12 WIB

Mahasiswa UINSA Demo Tolak Muzakki Kembali Pimpin Kampus, Angkat Persoalan Dana Hingga UKT

Mahasiswa membakar ban di depan gedung Kantor Rektorat UINSA. (Tangkapan layar)
Mahasiswa membakar ban di depan gedung Kantor Rektorat UINSA. (Tangkapan layar)

selalu.id - Ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya menggelar aksi penolakan terhadap pencalonan Muzakki sebagai rektor, Rabu (16/9/2026).

Mereka menyoroti sejumlah persoalan yang muncul selama masa kepemimpinannya, mulai dari dugaan ketidakjelasan pengelolaan dana, keterlambatan penyediaan jas almamater, hingga kenaikan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Baca Juga: Melihat dari Dekat Pasar Induk Surabaya: Fasilitas Lengkap, Bebas Biaya Sewa Lapak

Dalam aksinya, para mahasiswa menyampaikan bahwa banyak hal yang belum terselesaikan jika Muzakki kembali menjabat. Ada laporan dana yang tidak jelas peruntukannya, penyediaan jas almamater mahasiswa baru diklaim baru 50 persen atau hanya sekitar 3.000 set, serta penetapan UKT yang dinilai memberatkan banyak mahasiswa.

Situasi aksi sempat memanas. Massa yang berorasi dari balik pagar kampus kemudian berusaha mendekati gedung rektorat.

Sebuah pot bunga pecah dan diletakkan di depan pintu masuk gedung, sementara peserta aksi juga membakar ban sebagai bentuk protes.

Baca Juga: Pelaku yang Loncat ke Sungai Usai Bacok Pemobil di Surabaya Belum Ditemukan

Para mahasiswa menuntut pihak kampus segera menanggapi dan memenuhi tuntutan mereka. Aksi ini bukan kali pertama penolakan tersebut disuarakan.

Pada 15 Juli 2026, puluhan mahasiswa juga turun ke jalan menuntut Muzakki yang saat itu menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Rektor untuk mundur.

Baca Juga: Cekcok Berujung Pembacokan di Surabaya, 1 Pelaku Belum Ditemukan usai Lompat Sungai

Pada aksi sebelumnya, mahasiswa meminta transparansi mekanisme pemilihan rektor serta memperbesar porsi suara sivitas akademika dalam proses pemilihan pimpinan kampus.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Rektorat UINSA terkait tuntutan mahasiswa tersebut.

Editor : Achmad Supriyadi
Berita Terbaru

Edukasi Keluarga Sakinah, Kemenag Jatim Sabet Tiga Penghargaan Nasional

Tahun ini, program diikuti oleh 1.941 KUA dari 309 kabupaten/kota di 24 provinsi, menghasilkan 6.713 laporan kegiatan dengan sekitar 600.000 peserta.

Momen Pria asal Nganjuk Hilang 20 Tahun Akhirnya Kembali ke Keluarga

Selama sebulan terakhir ia dirawat oleh polisi bernama Purnomo yang terkenal dengan Purnomo Belajar Baik di Lamongan.

Rekomendasi Wisata Taman Bunga di Malang dan Batu yang Instagramble, Cocok Buat Liburan

Pas banget buat healing bareng keluarga, teman, atau pasangan.

Ketika Angka Pertumbuhan Tidak Lagi Cukup

Pada akhirnya, ekonomi yang sehat bukanlah ekonomi yang paling pandai menghasilkan angka optimistis, melainkan ekonomi yang membuat angka pertumbuhan

Terseret Korupsi Dana Hibah Koni Pasuruan, Kabag Hukum Pemkab Probolinggo Ditahan

Pemerintah Kabupaten Probolinggo menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

Persebaya Berbagi Poin saat Jamu Persijap, Tavares Kritik Wasit

Persebaya merangsek ke posisi tiga klasemen sementara dengan raihan 13 poin. Sementara Persijap masih berada di juru kunci dengan poin 2.