Jumat, 30 Okt 2026 20:37 WIB

Penyakit ISPA di Surabaya Melonjak, DPRD Ingatkan Demam Tinggi Anak Bisa jadi Sinyal DBD

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 15 Sep 2026 17:00 WIB
Ilustrasi penyakit ISPA. (Dok. Google Gemini).
Ilustrasi penyakit ISPA. (Dok. Google Gemini).

selalu.id - Lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang signifikan melanda Kota Surabaya sepanjang periode Agustus 2026.

Data mencatatkan angka kasus mencapai 40.539, melonjak hingga 63,5 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Baca Juga: Melihat dari Dekat Pasar Induk Surabaya: Fasilitas Lengkap, Bebas Biaya Sewa Lapak

Kondisi ini mendapat perhatian serius dari Anggota Komisi D DPRD Surabaya, dr. Michael Leksodimulyo. Ia mengingatkan para orang tua agar tak gegabah menganggap setiap gejala demam pada anak semata-mata sebagai influenza.

Menurutnya, gejala demam tinggi tanpa batuk atau pilek justru menyimpan potensi ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD).

"Kalau dia sudah lemes, panas tinggi, belum tentu ada batuk, belum tentu ada pilek, tapi dia tahu-tahu anak ini sama sekali mau bangun aja susah. Artinya apa? Arahnya ke demam berdarah," tegas Michael, Selasa (15/9/2026).

Ia menekankan pentingnya kepastian medis melalui pemeriksaan sampel darah di faskes terdekat. Langkah ini untuk mengukur kadar trombosit secara akurat.

 Anggota Komisi D DPRD Surabaya, dr. Michael Leksodimulyo. (Foto: Ade/selalu.id). Anggota Komisi D DPRD Surabaya, dr. Michael Leksodimulyo. (Foto: Ade/selalu.id).

Baca Juga: Pelaku yang Loncat ke Sungai Usai Bacok Pemobil di Surabaya Belum Ditemukan

"Dibuktikan dulu. Kemudian sampai di Puskesmas kalau memang hasilnya trombositnya itu kurang, itu sudah cukup. Panas yang tinggi dengan adanya trombosit yang kurang, maka itu masuk di dalam kriteria BPJS ke rumah sakit," jelas Michael.

Peningkatan kunjungan pasien ISPA yang didominasi kelompok anak-anak juga tercatat di RS PHC Surabaya. Sebelumnya, tingkat kunjungan berada di kisaran 38 persen, lalu melonjak naik 22 persen, hingga kembali merangkak naik sekitar 20 hingga 30 persen pada pertengahan September.

Terkait isu maraknya strain Influenza A, Michael meluruskan bahwa vonis tersebut tidak bisa diputuskan sembarangan tanpa lewat mekanisme uji usap (swab).

"Kalau kita bicara mengenai virus Influenza A, harus dilakukan swab. Kalau dilakukan swab kemudian keluar H1N1 pdm09 positif, yang bersangkutan diisolasi," katanya.

Baca Juga: Cekcok Berujung Pembacokan di Surabaya, 1 Pelaku Belum Ditemukan usai Lompat Sungai

Guna menekan potensi lonjakan kasus yang lebih luas, pihak legislatif mendorong pergerakan masif dari tingkat bawah.

Kader Kesehatan Surabaya (KSH) maupun kader Posyandu diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mendeteksi warga yang mengalami gejala di lingkungannya.

"Kalau mereka tahu bahwa ada sekitar yang ada di warga. 'Anakku loh panas tinggi' waktu dibeli di pasar, maka KSH atau kader Posyandu ini wajib untuk melaporkan ke Puskesmas. Kalau kita cinta kota kita, kita akan melakukan tracing atau jemput bola itu sejak dini, sekarang," pungkas Michael.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Mengenal Aryasetya Kanaka, Wisudawan UC Surabaya Sukses Bawa Kopi Lokal ke Pasar Dunia

Hingga kini, sebanyak 8 kontainer kopi berhasil diberangkatkan ke mancanegara, 7 kontainer mendarat di Italia dan 1 kontainer ke Uni Emirat Arab (UEA).

Antisipasi Lonjakan Nataru dan Hasil Laut, TPK Merauke Siapkan Kapasitas CY dan Reefer Plug

Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran rantai logistik, mengantisipasi potensi pertumbuhan arus peti kemas.

SIER Gerak Cepat Tangani Kebakaran di TPST Lestari PIER, Seluruh Pekerja Dipastikan Selamat

Penanganan segera dilakukan dengan mengerahkan tim tanggap darurat dan pemadam kebakaran untuk mengendalikan situasi serta mencegah meluasnya area terdampak.

Momen Polda Jatim Salurkan 600 Paket Sembako pada Pengemudi Ojol

Polda Jatim ingin terus membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat serta menghadirkan Polri yang tidak berjarak dengan warga.

Pemkab Sidoarjo Siapkan Beasiswa dan Jaminan Kesehatan Demi Jaga Atlet Berprestasi

Persoalan perpindahan atlet berprestasi ke daerah lain juga menjadi perhatian Bupati Sidoarjo Subandi menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur X.

Polda Jatim Bongkar Jual Data Identitas Pribadi untuk Sebar Iklan Judol, Pelaku asal Sidoarjo

Aksi tersangka berlangsung dalam kurun waktu 2023 hingga 2026.