Rabu, 30 Sep 2026 01:26 WIB

Perjuangkan PKL Kenjeran, Warga Pesisir Doakan Arif Fathoni jadi Wali Kota Surabaya

Foto: Arif Fathoni
Foto: Arif Fathoni

selalu.id - Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya yang juga Ketua Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni didoakan warga pesisir Surabaya untuk bisa maju dan terpilih menjadi walikota Surabaya dalam pemilukada November mendatang.Hal ini terlihat ketika mantan jurnalis ini menghadiri kegiatan temu warga yang dilakukan di salah satu rumah tokoh masyarakat Bulak, Kenjeran selasa malam ( 14/5).

H Hatib salah satu tokoh masyarakat Bulak mengatakan, pihaknya berharap Arif Fathoni bisa maju dengan harapan bisa merealisasikan perjuangan warga Bulak dan Kenjeran yang sebagian ingin diberikan kesempatan berjualan baik di taman patung Suroboyo atau di laut kenjeran di hari sabtu dan minggu.

"Selama ini ada warga kami yang ingin berjualan tapi tidak diperbolehkan, padahal itu salah satu pusat keramaian ditempat kami, kami ingin keramaian tersebut dapat mengangkat derajat ekonomi warga kami," ujarnya.

Masih menurut Hatib, warga yang ingin berjualan juga siap menjaga kebersihan, karena tanpa dimintapun warga yang berjualan akan menjaga kebersihan dengan sendirinya karena ini wilayah mereka.

"Kami juga tidak ingin wilayah kami tidak bersih dan rapi, saya berharap Mas Toni bisa mengabulkan permintaan ini kalau nanti sudah terpilih menjadi walikota Surabaya," pintanya.

Sementara itu di lokasi kegiatan, Arif Fathoni mengatakan, pihaknya berterima kasih atas dukungan dan doa tersebut, namun kepada warga Toni mengatakan saat ini partai-partai sedang merajut benang koalisi untuk mencari calon walikota maupun calon wakil walikota dalam pemilukada November mendatang

"Terlepas saya bisa maju sebagai calon atau tidak, namun yang lebih penting adalah bagaimana memperjuangkan aspirasi warga malam hari ini bisa ada solusi yang pas, sehingga keinginan warga bisa terkabul sehingga warga mendapatkan manfaat ekonomi dari tempat wisata yang ada,"  jelasnya.

Masih menurut Toni, pihaknya turun menyapa masyarakat tidak hanya dalam momen pemilu saja, namun kegiatan temu warga selalu dilakukan agar Partai Golkar bisa mengakselerasikan apa yang dikehendaki warga masuk dalam rencana Pembangunan pemkot Surabaya.

"Karena saya meyakini, politik hanyalah sarana menuju medan pengabdian kepada masyarakat secara luas, politik bukan hanya soal rebutan kue kekuasaan, tapi politik adalah jalan mengabdi untuk kepentingan masyarakat," tegasnya.

Ketika ditanya mengenai mengalirnya dukungan warga tersebut apakah dirinya akan maju dalam pilwali mendatang, dengan diplomatis pria yang akrab disapa Mas Toni ini mengatakan DPD Partai Golkar Jawa Timur dan DPP Partai Golkar saat ini sedang melakukan serangkaian komunikasi politik dan upaya yang diperlukan guna kepentingan yang terbaik untuk warga Surabaya, mengingat Partai Golkar tidak memiliki tiket emas dalam Pilwali mendatang

"Tugas saya hanya bekerja menyapa masyarakat Surabaya saja, soal koalisi dan lain sebagainya saya yakin Pak Sarmudji, Pak Blegur Prijanggono dan Pak Adies Kadir akan memberikan masukan kepada Ketua Umum Partai Golkar mana yang terbaik untuk masyarakat Surabaya, apakah saya diperintahkan untuk maju, atau Mas Bayu Airlangga ataupun Mas Eri Cahyadi," pungkasnya.

Baca Juga: Fokus Konsolidasi, Partai Golkar Surabaya Bidik 10 Kursi di 2029 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sederet Fakta Baru Kasus Sengketa Lahan Kalisari Surabaya

Persoalan muncul karena terdapat klaim atas Persil Nomor 473 atas nama Asifah dengan luas 2.310 meter persegi yang disebut berada di lokasi lahan Pujiono.

Prabowo dan Megawati Janjian Makan Nasi Goreng, Mau Bahas Apa Ya?

Sajian nasi goreng Megawati sendiri punya rekam jejak historis dalam hubungan kedua tokoh nasional ini.

Awas! Ratusan Ton Emas Ilegal Beredar di Indonesia, Kenali Ciri-cirinya

Dari total pemetaan nasional, tercatat sedikitnya 1.221 lokasi PETI emas yang beroperasi tanpa menyetor rupiah sedikit pun ke kas negara.

Proyek Revitalisasi Sekolah di Jember Gerakkan Ekonomi Warga, Jadi Berkah dan Bahagia

Dari proyek tersebut, sekitar 5.160 tenaga kerja terlibat, dengan rincian 2.000 tukang dan 3.160 asisten tukang. Juga gerakkan ekonomi warga lainnya.

Soal Seragam Sekolah, DPRD Surabaya Minta Pemkot Kaji Pembiayaan Batik Lewat BOPDA

Ajeng mengatakan usulan terkait pengadaan seragam batik secara terpusat masih perlu dibahas lebih lanjut bersama Dispendik agar tak jadi persoalan baru.

Wamenkes Nilai Kota Mojokerto Mampu jadi Percontohan Nasional Eliminasi TB

Menurutnya, Kota Mojokerto memiliki posisi strategis dalam penanganan TB karena selama ini turut memberikan layanan pengobatan bagi pasien dari luar wilayah.