Kamis, 04 Jun 2026 14:57 WIB

Perjuangkan PKL Kenjeran, Warga Pesisir Doakan Arif Fathoni jadi Wali Kota Surabaya

Foto: Arif Fathoni
Foto: Arif Fathoni

selalu.id - Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya yang juga Ketua Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni didoakan warga pesisir Surabaya untuk bisa maju dan terpilih menjadi walikota Surabaya dalam pemilukada November mendatang.Hal ini terlihat ketika mantan jurnalis ini menghadiri kegiatan temu warga yang dilakukan di salah satu rumah tokoh masyarakat Bulak, Kenjeran selasa malam ( 14/5).

H Hatib salah satu tokoh masyarakat Bulak mengatakan, pihaknya berharap Arif Fathoni bisa maju dengan harapan bisa merealisasikan perjuangan warga Bulak dan Kenjeran yang sebagian ingin diberikan kesempatan berjualan baik di taman patung Suroboyo atau di laut kenjeran di hari sabtu dan minggu.

"Selama ini ada warga kami yang ingin berjualan tapi tidak diperbolehkan, padahal itu salah satu pusat keramaian ditempat kami, kami ingin keramaian tersebut dapat mengangkat derajat ekonomi warga kami," ujarnya.

Masih menurut Hatib, warga yang ingin berjualan juga siap menjaga kebersihan, karena tanpa dimintapun warga yang berjualan akan menjaga kebersihan dengan sendirinya karena ini wilayah mereka.

"Kami juga tidak ingin wilayah kami tidak bersih dan rapi, saya berharap Mas Toni bisa mengabulkan permintaan ini kalau nanti sudah terpilih menjadi walikota Surabaya," pintanya.

Sementara itu di lokasi kegiatan, Arif Fathoni mengatakan, pihaknya berterima kasih atas dukungan dan doa tersebut, namun kepada warga Toni mengatakan saat ini partai-partai sedang merajut benang koalisi untuk mencari calon walikota maupun calon wakil walikota dalam pemilukada November mendatang

"Terlepas saya bisa maju sebagai calon atau tidak, namun yang lebih penting adalah bagaimana memperjuangkan aspirasi warga malam hari ini bisa ada solusi yang pas, sehingga keinginan warga bisa terkabul sehingga warga mendapatkan manfaat ekonomi dari tempat wisata yang ada,"  jelasnya.

Masih menurut Toni, pihaknya turun menyapa masyarakat tidak hanya dalam momen pemilu saja, namun kegiatan temu warga selalu dilakukan agar Partai Golkar bisa mengakselerasikan apa yang dikehendaki warga masuk dalam rencana Pembangunan pemkot Surabaya.

"Karena saya meyakini, politik hanyalah sarana menuju medan pengabdian kepada masyarakat secara luas, politik bukan hanya soal rebutan kue kekuasaan, tapi politik adalah jalan mengabdi untuk kepentingan masyarakat," tegasnya.

Ketika ditanya mengenai mengalirnya dukungan warga tersebut apakah dirinya akan maju dalam pilwali mendatang, dengan diplomatis pria yang akrab disapa Mas Toni ini mengatakan DPD Partai Golkar Jawa Timur dan DPP Partai Golkar saat ini sedang melakukan serangkaian komunikasi politik dan upaya yang diperlukan guna kepentingan yang terbaik untuk warga Surabaya, mengingat Partai Golkar tidak memiliki tiket emas dalam Pilwali mendatang

"Tugas saya hanya bekerja menyapa masyarakat Surabaya saja, soal koalisi dan lain sebagainya saya yakin Pak Sarmudji, Pak Blegur Prijanggono dan Pak Adies Kadir akan memberikan masukan kepada Ketua Umum Partai Golkar mana yang terbaik untuk masyarakat Surabaya, apakah saya diperintahkan untuk maju, atau Mas Bayu Airlangga ataupun Mas Eri Cahyadi," pungkasnya.

Baca Juga: Ultah ke-56, Dewan di Sidoarjo Ini Gelar Panggung Budaya Hingga Larut Malam

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.