Kamis, 04 Jun 2026 22:40 WIB

Kata Pengamat Jika Eri Cahyadi dan Arif Fathoni Berpasangan di Pilwali Surabaya

  • Penulis : Redaksi
  • | Sabtu, 11 Mei 2024 08:00 WIB
Foto: Arif Fathoni dan Eri Cahyadi
Foto: Arif Fathoni dan Eri Cahyadi

selalu.id - Utak-atik pasangan Pilihan Kepala Daerah (Pilkada) atau pilwali Surabaya masih terjadi. Hal ini untuk menemukan formula elektabilitas serta popularitas tertinggi agar bisa tampil sebagai pemenang. Seluruh partai belum menentukan sikap kandidat yang akan diusungnya, meski nama sudah bermunculan.

PDIP 'mengunci' dengan hanya mengusulkan satu pasangan petahananya yakni Eri Cahyadi-Armuji. PDIP Surabaya terkesan bergegas mengusulkan satu pasangan dan menutup pendaftaran di hari yang sama. Hal ini juga diikuti oleh Golkar yang tidak membuka pendaftaran cawali dan cawawali dengan hanya mengusulkan dua nama, yakni Eri Cahyadi serta ketua DPD Golkar Surabaya Arif Fathoni.

Nama Eri Cahyadi sendiri muncul sebagai 'wanita cantik' yang diperebutkan oleh beberapa partai untuk diusung sebagai jago dalam pertarungan Pilwali Surabaya.

Meski bisa mengusung calon sendiri, namun PDIP harus tetap mempertimbangkan beberapa faktor untuk menggandeng partai lain, terutama faktor Pilpres, dimana pasangan Ganjar-Mahfud yang diusung PDIP kalah telak.

Beberapa survei menyebutkan pasangan Eri-Armuji masih merajai elektabilitas di Pilwali. Namun bukanya tidak mungkin jika dirubah (pasangan) dapat lebih mendongkrak elektabilitas.

Seperti yang dituturkan oleh Pengamat sosial politik dari Pemuda ICMI (ikatan cendekiawan muslim indonesia) Jatim,Dian Hijrah Saputra yang menyebutkan bahwa Eri Cahyadi dan Arif Fathoni sama-sama memiliki basis massa yang kuat dan rekam jejak yang bagus.

"Jika dan seandainya PDIP sama Golkar bersatu dengan bergandengan tangan antara Eri dan Arif sepertinya lebih oke dan bakal gak ada lawan dalam pilwali di Surabaya ini," jelas Dian.

Senada dengan Dian, pengamat politik asal Universitas Trunojoyo Madura, Surokhim Abdusalam menyebutkan munculnya nama baru menjadi gebrakan tersendiri di Pilwali Surabaya dan membuat perhelatan lima tahunan di Surabaya ini semakin bergengsi.

"Pertama-tama semakin banyak kandidat akan semakin baik, munculnya nama Arifathoni ini menjadi gebrakan baru dalam dunia politik khususnya pada pilwali besok ini," terangnya kepada selalu.id saat dikonfirmasi, Jumat (10/5/2024) malam.

Surokhim menambahkan, semakin banyak yang muncul, semakin banyak pula Surabaya akan memunculkan tokoh untuk skala nasional.

"Munculnya banyak nama akan semakin menjadi lebih dinamis karena banyak stok nama yg berpotensi sebagai pemimpin surabaya," jelasnya.

Tekait kans antara Eri Cahyadi dan Arif Fathoni, Surokhim menyebut keduanya meiliki kualitas yang mumpuni meski Eri Cahyadi tampil lebih unggul lataran petahana.

"Sementara, Eri masih unggul, namun untuk kualitas mereka berdua ini sama-sama memumpuni. Pilwali di surabaya ini bisa disebut juga Liga Satu di Indonesia," tandasnya.

Baca Juga: Adela Kanasya Adies Bagikan Puluhan Hewan Kurban di Surabaya dan Sidoarjo

Editor : Ading
Berita Terbaru

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.