Rabu, 30 Sep 2026 00:46 WIB

Kata Pengamat Jika Eri Cahyadi dan Arif Fathoni Berpasangan di Pilwali Surabaya

  • Penulis : Redaksi
  • | Sabtu, 11 Mei 2024 08:00 WIB
Foto: Arif Fathoni dan Eri Cahyadi
Foto: Arif Fathoni dan Eri Cahyadi

selalu.id - Utak-atik pasangan Pilihan Kepala Daerah (Pilkada) atau pilwali Surabaya masih terjadi. Hal ini untuk menemukan formula elektabilitas serta popularitas tertinggi agar bisa tampil sebagai pemenang. Seluruh partai belum menentukan sikap kandidat yang akan diusungnya, meski nama sudah bermunculan.

PDIP 'mengunci' dengan hanya mengusulkan satu pasangan petahananya yakni Eri Cahyadi-Armuji. PDIP Surabaya terkesan bergegas mengusulkan satu pasangan dan menutup pendaftaran di hari yang sama. Hal ini juga diikuti oleh Golkar yang tidak membuka pendaftaran cawali dan cawawali dengan hanya mengusulkan dua nama, yakni Eri Cahyadi serta ketua DPD Golkar Surabaya Arif Fathoni.

Nama Eri Cahyadi sendiri muncul sebagai 'wanita cantik' yang diperebutkan oleh beberapa partai untuk diusung sebagai jago dalam pertarungan Pilwali Surabaya.

Meski bisa mengusung calon sendiri, namun PDIP harus tetap mempertimbangkan beberapa faktor untuk menggandeng partai lain, terutama faktor Pilpres, dimana pasangan Ganjar-Mahfud yang diusung PDIP kalah telak.

Beberapa survei menyebutkan pasangan Eri-Armuji masih merajai elektabilitas di Pilwali. Namun bukanya tidak mungkin jika dirubah (pasangan) dapat lebih mendongkrak elektabilitas.

Seperti yang dituturkan oleh Pengamat sosial politik dari Pemuda ICMI (ikatan cendekiawan muslim indonesia) Jatim,Dian Hijrah Saputra yang menyebutkan bahwa Eri Cahyadi dan Arif Fathoni sama-sama memiliki basis massa yang kuat dan rekam jejak yang bagus.

"Jika dan seandainya PDIP sama Golkar bersatu dengan bergandengan tangan antara Eri dan Arif sepertinya lebih oke dan bakal gak ada lawan dalam pilwali di Surabaya ini," jelas Dian.

Senada dengan Dian, pengamat politik asal Universitas Trunojoyo Madura, Surokhim Abdusalam menyebutkan munculnya nama baru menjadi gebrakan tersendiri di Pilwali Surabaya dan membuat perhelatan lima tahunan di Surabaya ini semakin bergengsi.

"Pertama-tama semakin banyak kandidat akan semakin baik, munculnya nama Arifathoni ini menjadi gebrakan baru dalam dunia politik khususnya pada pilwali besok ini," terangnya kepada selalu.id saat dikonfirmasi, Jumat (10/5/2024) malam.

Surokhim menambahkan, semakin banyak yang muncul, semakin banyak pula Surabaya akan memunculkan tokoh untuk skala nasional.

"Munculnya banyak nama akan semakin menjadi lebih dinamis karena banyak stok nama yg berpotensi sebagai pemimpin surabaya," jelasnya.

Tekait kans antara Eri Cahyadi dan Arif Fathoni, Surokhim menyebut keduanya meiliki kualitas yang mumpuni meski Eri Cahyadi tampil lebih unggul lataran petahana.

"Sementara, Eri masih unggul, namun untuk kualitas mereka berdua ini sama-sama memumpuni. Pilwali di surabaya ini bisa disebut juga Liga Satu di Indonesia," tandasnya.

Baca Juga: Influenza A Naik di Surabaya, Dinkes Minta Warga Tak Merespon Berlebihan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sederet Fakta Baru Kasus Sengketa Lahan Kalisari Surabaya

Persoalan muncul karena terdapat klaim atas Persil Nomor 473 atas nama Asifah dengan luas 2.310 meter persegi yang disebut berada di lokasi lahan Pujiono.

Prabowo dan Megawati Janjian Makan Nasi Goreng, Mau Bahas Apa Ya?

Sajian nasi goreng Megawati sendiri punya rekam jejak historis dalam hubungan kedua tokoh nasional ini.

Awas! Ratusan Ton Emas Ilegal Beredar di Indonesia, Kenali Ciri-cirinya

Dari total pemetaan nasional, tercatat sedikitnya 1.221 lokasi PETI emas yang beroperasi tanpa menyetor rupiah sedikit pun ke kas negara.

Proyek Revitalisasi Sekolah di Jember Gerakkan Ekonomi Warga, Jadi Berkah dan Bahagia

Dari proyek tersebut, sekitar 5.160 tenaga kerja terlibat, dengan rincian 2.000 tukang dan 3.160 asisten tukang. Juga gerakkan ekonomi warga lainnya.

Soal Seragam Sekolah, DPRD Surabaya Minta Pemkot Kaji Pembiayaan Batik Lewat BOPDA

Ajeng mengatakan usulan terkait pengadaan seragam batik secara terpusat masih perlu dibahas lebih lanjut bersama Dispendik agar tak jadi persoalan baru.

Wamenkes Nilai Kota Mojokerto Mampu jadi Percontohan Nasional Eliminasi TB

Menurutnya, Kota Mojokerto memiliki posisi strategis dalam penanganan TB karena selama ini turut memberikan layanan pengobatan bagi pasien dari luar wilayah.