Jumat, 05 Jun 2026 01:20 WIB

Eri Cahyadi Siap Maju Pilwali 2024 Siapapun Wakilnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 29 Mar 2024 19:00 WIB
Eri Cahyadi
Eri Cahyadi

selalu.id - Eri Cahyadi menyatakan bahwa dirinya bakal maju kembali bersama Armuji untuk memimpin kembali Kota Surabaya di Pilkada pada November 2024 mendatang.

"Seusai hati nurani, lek gak ambek seng saiki yo sopo maneh? (kalau enggak sama yang ini ya siapa lagi ya)," kata Eri, Jumat (29/3/2024).

Baca Juga: Cium Merah Putih dan Tanam Pohon, Pelantikan PAC PDI Perjuangan Tuban Bawa Pesan Kebangsaan dan Kepedulian Lingkungan

Wali Kota Surabaya itu mengatakan dirinya akan selalu mengikuti instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-Perjuangan siapa yang akan mendampingi dirinya untuk Pilkada mendatang.

Ia pun tak menampik atau tak keberatan jika harus berpasangan kembali dengan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji atau yang akrab disapa Cak Ji itu.

"Kalau dikabarkan seperti itu, kita akan maju bersama lagi (Armuji). Nanti yang berhak menentukan DPP," ungkapnya.

Lebih lanjut orang nomor satu di Surabaya itu menyampaikan bahwa dirinya bersama Armuji tergabung dalam 171 kepala daerah yang disiapkan PDIP untuk maju kembali dalam Pilkada mendatang.

"Kota Surabaya masuk (dalam daftar tersebut), karena kami memang masih satu periode," tegasnya.

Baca Juga: Pengamat Tanggapi Poster Rini-Fikser: Masih Fase Coba-coba!

Meski begitu, tidak menutup kesempatan jika ada partai lain yang ingin berkoalisi dan menyodorkan nama lain sebagai pasangannya dalam Pilkada.

"Kalau ada nama lain nanti akan disampaikan ke DPP, karena yang berhak menentukan DPP semua itu. Sejauh ini perintahnya masih berdua (dengan Armuji)," ujar Eri.

Bila ada partai politik lain yang ingin menyodorkan nama sebagai pasangannya nanti dalam Pilkada, lanjut Eri, harus sesuai dengan visi dan misinya untuk Kota Surabaya, yakni membentuk Kampung Madani agar tak ada jarak si kaya dan si miskin.

"Visi misinya haru sama mewujudkan Kota Surabaya dengan menghilangkan jarak di miskin dan si kaya. Caranya bagaimana membentuk Kampung Madani, untuk kepentingan umat yang lebih besar,"jelasnya

Baca Juga: Beredar Poster Bacakada Surabaya-Jatim, Pengamat: Ini Instrumen Cek Ombak!

Menjelang Pilkada, Eri bersama PDIP Kota Surabaya juga akan terus melakukan safari politik untuk menjalin silahturahmi dan membuka pintu koalisi dalam Pilkada.

"Ke partai politik terus berjalan, besok kami akan ke PKS, Sabtu ke PSI dan Minggu ke PPP. Nanti April ke Gerindra dan Golkar, lalu ada acara halal bihalal juga dengan partai Demokrat," terangnya.

Sekedar diketahui, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa partainya memiliki 171 kepala daerah yang akan kembali maju dalam Pilkada November 2024. Mereka adalah yang masih menjabat selama satu periode. Ratusan kepala daerah yang disiapkan maju kembali ini baik tingkat provinsi maupun kota.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.