Sabtu, 22 Jun 2024 23:55 WIB

KPU Surabaya Sediakan Dua Persen Surat Suara Cadangan untuk Pemilu 2024

  • Reporter : Ade Resty
  • | Senin, 12 Feb 2024 17:57 WIB
Komisioner KPU Surabaya Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM Subairi

Komisioner KPU Surabaya Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM Subairi

selalu.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya tetap menyiapkan surat suara cadangan untuk pencobloson Pemilu yang akan digelar pada Rabu (14/2/2024) mendatang.

“Ya. Dua persen (cadangan surat suara),” ujar Komisioner KPU Surabaya Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM Subairi, saat media gathering di Surabaya, Senin (12/2/2024).

Baca Juga: Tokoh Masyarakat Sumenep Ajak Warga Tetap Rukun dan Damai Terima Hasil Pemilu 2024

Subairi menjelaskan bahwa KPU Surabaya sempat menemukan beberapa surat suara yang mengalami kerusakan. Namun, pihaknya memastikan surat-surat maupun logistik Pemilu yang telah didistribusikan ke kecamatan dan kelurahan tidak ada yang rusak.

“Sebelumnya sempat ada surat suara rusak, lubang dan lain-lain. Tapi kami pastikan tidak ada yang tercoblos. Bukan dicoblos ya, tapi kalau itu emang rusak atau salah cetak, dan sudah digantikan. Jadi yang didistribusikan tidak ada yang cacat,” jelasnya.

Baca Juga: MUI Surabaya Beri Pesan Damai untuk Hasil Pemilu 2024

Lebih lanjut Suibairi juga memastikan untuk distribusi logistik KPU Surabaya akan selesai besok dan sekaligus untuk persiapan terakhir jelang pencobolosan Rabu 14 Februari 2024.

“Maksimal besok udah selesai. Karena, secepatnya akan digeser ke TPS. Beberapa logistik berupa surat suara itu sudah mulai terdistribusikan ke tingkat kecamatan. Harapannya, kalau di tingkat kecamatan itu sudah tuntas 100 persen, sudah didistribusi ke tingkat kecamatan itu udah semua,” ujarnya.

Baca Juga: Bambang Haryo Dipanggil Bawaslu, Begini Reaksi Gerindra Surabaya

Dengan begitu, pihak tingkat kelurahan masing-masing yang ada di Surabaya tinggal bergerak. Meski ada beberapa kendala saat mengantarkan logistik pemilu itu karena kondisi cuaca hujan.

“Cukup banyak logistik yang harus dipindah dari kecamatan ke kelurahan, terlebih cuaca hari ini cukup menjadi kendala bagi kami. Enggak mungkin kami mengangkut logistik itu melalui bak terbuka. Karena potensi hujan dan seterusnya itu menjadi pertimbangan temen-teman di kecamatan untuk geser ke kelurahan. Termasuk tempat karena tidak semua kelurahan memiliki gudang. Jadi kita juga berkoordinasi dengan bberapa pihak untuk kemudian mencari tempat layak dan aman,” pungkasnya.

Editor : Ading