Selasa, 21 Jul 2026 22:54 WIB

KPU Surabaya Sediakan Dua Persen Surat Suara Cadangan untuk Pemilu 2024

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 12 Feb 2024 17:57 WIB
Komisioner KPU Surabaya Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM Subairi
Komisioner KPU Surabaya Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM Subairi

selalu.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya tetap menyiapkan surat suara cadangan untuk pencobloson Pemilu yang akan digelar pada Rabu (14/2/2024) mendatang.

“Ya. Dua persen (cadangan surat suara),” ujar Komisioner KPU Surabaya Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM Subairi, saat media gathering di Surabaya, Senin (12/2/2024).

Baca Juga: Surabaya Hasilkan Ribuan Ton Limbah B3, Tapi 46 Ton Masih Menumpuk di TPS

Subairi menjelaskan bahwa KPU Surabaya sempat menemukan beberapa surat suara yang mengalami kerusakan. Namun, pihaknya memastikan surat-surat maupun logistik Pemilu yang telah didistribusikan ke kecamatan dan kelurahan tidak ada yang rusak.

“Sebelumnya sempat ada surat suara rusak, lubang dan lain-lain. Tapi kami pastikan tidak ada yang tercoblos. Bukan dicoblos ya, tapi kalau itu emang rusak atau salah cetak, dan sudah digantikan. Jadi yang didistribusikan tidak ada yang cacat,” jelasnya.

Baca Juga: KPU Surabaya Kaji Dapil Baru, Persaingan Kursi DPRD Berpotensi Berubah

Lebih lanjut Suibairi juga memastikan untuk distribusi logistik KPU Surabaya akan selesai besok dan sekaligus untuk persiapan terakhir jelang pencobolosan Rabu 14 Februari 2024.

“Maksimal besok udah selesai. Karena, secepatnya akan digeser ke TPS. Beberapa logistik berupa surat suara itu sudah mulai terdistribusikan ke tingkat kecamatan. Harapannya, kalau di tingkat kecamatan itu sudah tuntas 100 persen, sudah didistribusi ke tingkat kecamatan itu udah semua,” ujarnya.

Baca Juga: Sinergi hingga Komunikasi, Strategi TPS dalam Pastikan Kebermanfaatan Berkelanjutan

Dengan begitu, pihak tingkat kelurahan masing-masing yang ada di Surabaya tinggal bergerak. Meski ada beberapa kendala saat mengantarkan logistik pemilu itu karena kondisi cuaca hujan.

“Cukup banyak logistik yang harus dipindah dari kecamatan ke kelurahan, terlebih cuaca hari ini cukup menjadi kendala bagi kami. Enggak mungkin kami mengangkut logistik itu melalui bak terbuka. Karena potensi hujan dan seterusnya itu menjadi pertimbangan temen-teman di kecamatan untuk geser ke kelurahan. Termasuk tempat karena tidak semua kelurahan memiliki gudang. Jadi kita juga berkoordinasi dengan bberapa pihak untuk kemudian mencari tempat layak dan aman,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.