Minggu, 06 Sep 2026 15:33 WIB

Pemkot Surabaya Targetkan Audit Keuangan BPK Rampung 100 Persen di 2024

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 31 Jan 2024 17:24 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Timur mengunjungi dan memberi arahan kepada Pemkot Surabaya terkait hasil audit APBD tahun 2022 lalu yang kurang dari 5 persen.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan bahwa BPK merekomendasikan untuk menyelesaikan hasil audit APBD 2022 lalu yang kurang 5 persen.

Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

Diharapkan dengan adanya monitoring akuntansi keuangan, diharapkan tidak membebani pemerintahan periode selanjutnya.

"Karena beliau (BPK) berpesan kepada kami, yang terpenting itu adalah ketika kita selesai bertugas, maka tidak memberikan beban kepada penerus-penerus kita," kata Eri saat ditemui usai pengarahan dari BPK RI Perwakilan Jawa Timur, di Balai Kota Surabaya, Rabu (31/1/2024).

Orang nomor satu di Kota Pahlawan itu mengungkapkan saat dirinya menjabat sebagai Wali Kota Surabaya di Tahun 2021, telah menyelesaikan enam puluh tiga persen rekomendasi BPK di Tahun 2020.

Namun di Tahun 2022, dia menjelaskan adanya meningkat sebanyak sembilan puluh tiga persen. Kemudian di semester pertama Tahun 2023 menjadi sembilan puluh lima persen.

"InsyaAllah selesai di semester 2 Tahun 2023, ini sampai 97 persen. Harapan kita di Tahun 2024 bisa 100 persen. Ini komitmen semua kota," ungkapnya.

Lebih lanjut dia menjelaskqn ada beberapa kendala yang belum bisa menyelesaikan hingga menjadi pekerjaan rumah (PR), diantaranya pembayaran Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang tidak ada pemiliknya. Sehingga membuat Pemkot Surabaya tidak bisa mengambangkan.

Selain proses revisi keuangan dari rekomendasi BPK RI Perwakilan Jawa Timur, Eri juga menyampaikan adanya pengarahan berupa peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Selain mengembangkan potensi yang sudah tersedia, juga mencari inovasi terbaru. Sebab Kota Surabaya tidak memiliki kekayaan alam.

"Karena seperti kita ketahui surabaya ini tidak memiliki banyak sawah, tidak memiliki alam. Tapi memiliki sesuatu yang bisa kita manfaatkan," ujarnya.

Eri berharap, usai pengarahan dari BPK RI Perwakilan Jawa Timur ini, seluruh jajaran Pemkot Surabaya dapat melakukan kegiatan dan pelaksanaan pembangunan. Untuk memberikan pertanggungjawaban dan kepercayaan kepada warga Surabaya.

"Kedepannya, kami lebih bisa mempertanggung jawabkan dan masyarakat bisa percaya dengan apa yang dihasilkan dan dipertanggungjawabkan Pemkot Surabaya terhadap APBD Kota Surabaya," tegasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Timur, Karyadi mengatakan bahwa pengarahan ini baru pendahuluan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Sebab, pada tanggal 5 Maret 2024 mendatang, Pemkot Surabaya akan menyampaikan Laporan Keuangan ke BPK RI Perwakilan Jawa Timur untuk di audit, yang bakal dilakukan langsung, dengan jangka waktu enam puluh hari.

"InsyaAllah kalau dari sudut sistem pengendalian internal yang sudah dilaksanakan dan juga kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. Saya kira sangat ada, tapi tidak material. Mungkin kecil-kecil aja," ungkapnya.

Ia menegaskan, hal terpenting dalam laporan keuangan ialah proses akutansi yang sesuai dengan akurasi standar pemerintahan. Oleh karena itu, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta Inspektorat, harus menjalankan proses akunting sesuai dengan kebijakan akuntansi.

"Kebijakan akutansi itu disusunnya secara berjenjang dari mulai satuan kerja, OPD dan lain sebagainya. Termasuk BUMD dan lainnya, digabung untuk di laporkan, menjadi 1 laporan keuangan Pemkot Surabaya dan akan diserahkan pada kita," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.

Bupati Jember Fawait Berangkatkan Peserta Tajemtra Meski Akui Baru Lepas Infus

Ia mengaku tidak ingin meninggalkan masyarakat yang telah datang dari berbagai wilayah untuk mengikuti Tajemtra.

Kolaborasi Pemkab Jember-KAI, 350 Peserta Tajemtra Berangkat ke Tanggul Naik Kereta Khusus

Penggunaan kereta api untuk mengangkut peserta diharapkan dapat memberikan perjalanan yang aman dan nyaman.

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item