Jumat, 05 Jun 2026 20:55 WIB

Miris! Masih Banyak APK di Surabaya yang Ditempel di Pohon

  • Penulis : Ading
  • | Senin, 04 Des 2023 16:37 WIB
Baliho-baliho caleg di Surabaya
Baliho-baliho caleg di Surabaya

selalu.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah memaparkan dan menetapkan tentang kaidah dan tata cara pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) kepada para peserta Pemilu. Salah satunya adalah larangan menempelkan APK di pohon-pohon. Hal ini sesuai Peraturan KPU Nomor 15 tahun 2023 tentang Kampanye dan Penetapan Titik Pemasangan APK.

Dalam pantuan selalu.id, di sepanjang Jalan Nginden Raya dan Semolowaru masih banyak baliho-baliho atau APK yang ditempel di pohon-pohon secara berentetan.

Baca Juga: Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

Menanggapi itu Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Surabaya yang pun menegaskan bahwasanya KPU sudah menentukan titik-titik yang untuk pemasangan APK dan pemasangannya pun tetap harus menjaga estetik keindahan tata ruang kota.

"KPU sudah menentukan titik-titik pemasangan APK dengan ketentuan lain yakni tetap menjaga estetika atau keindahan tata ruang kota, tidak mengganggu pengguna jalan. Itu yang lebih tahu adalah pemkot karena yang punya wilayah," kata Ketua Bawaslu Surabaya Novli Bernado Thyssen, kepada selalu.id, Senin (4/12/2023).

Novli menegaskan bahwa pemasangan APK adalah bentuk kampanye gambar harus ditancapkan di tanah menggunakan tiang penyangga dan dilarang keras menacapkan kampanye gambar, baik berupa baliho, flayer atau poster di batang pohon dan di tiang listrik.

"APK tidak diperbolehkan dipasang di pohon dan di tiang listrik," tegasnya.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Jika nantinya ditemukan APK-APK yang dipasang ditempat seperi itu, Novli mengatakan pihaknya akan bekerjasama dengan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) atau KPU maupun Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

"Nanti diinventarisir dikirim ke KPU seusai datanya untuk kemudian ditertibkan," jelasnya.

Lebih lanjut Novli menambahkan bahwa Bawaslu akan menyampaikan pelanggaran-pelangaran di masa kampanye dalam 10 hari sekali.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siap Perjuangkan Perda Disabilitas

"Pelanggaran-pelanggaran yang terjadi selama kampanye, yang terbesar, temuan berapa, yang masuk berapa. Selama tahapan kampanye ini kami masih menginventarisir," terangnya.

Sejauh ini, lanjutnya, pihaknya masih belum menerima laporan masyarakat dalam dugaan pelanggaran kampanye. Meski begitu, Bawaslu tetap menghimbau kepada masyarakat untuk berpartisipasi mengawasi kegiatan kampanye yang dilakukan peserta pemilu.

"Misalnya, black campaign, kampanye adu domba, hoaks, money politic. Masyarakat bisa melaporkan ke kantor bawaslu lngsng atau kantor panwascam di tingkat kelurahan dan kecamatan, pojok pengawasan di Siola dan hotline pengaduan masyarakat 082137005535," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

izin yang telah diterbitkan diduga tidak mencantumkan ketentuan jam operasional sebagaimana diatur dalam peraturan daerah.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.