Kamis, 04 Jun 2026 17:05 WIB

Cegah Daging Sapi Gelonggongan, RPH Surabaya Gelar Sidak Pasar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 27 Agu 2023 13:46 WIB
Tim RPH Surabaya saat monitoring di salah satu pedagang daging Jalan pegirikan
Tim RPH Surabaya saat monitoring di salah satu pedagang daging Jalan pegirikan

selalu.id - Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Surabaya menggelar monitoring daging yang dijual di jalan Pegirian dan Arimbi, pada Sabtu (26/8/2023) malam. Monitoring ini dilakukan untuk melindungi konsumen dari praktek gelonggongan.

Tim RPH menemukan mobil pikap yang bermuatan daging sapi whole dari luar Surabaya yang diturunkan ke penjual di Jalan Pegirian.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Dari pengakuan pengirim daging tersebut, menyebut daging sapi whole seberat sekitar 500 kg, berasal dari Krian yang dikirim atas permintaan penjual daging yang ada di Pegirian.

Direktur RPH Surabaya Fajar A.Isnugroho menyampaikan bahwa pihaknya curiga daging yang bukan berasal dari pemotongan di RPH pegirian.

"Monitoring RPH curiga melihat daging sapi dari luar RPH kondisinya berair seperti tanda-tanda daging sapi gelonggongan,"kata Fajar, melalui rilisnya kepada selalu.id, Minggu (27/8/2023).

Fajar menjelaskan, dugaan daging sapi gelonggongan yang dikirim ke penjual daging di Pegirian, masih perlu dibuktikan dengan hasil uji laboratorium.

"Kami minta dokter hewan RPH untuk mengambil sampel daging dari luar Surabaya untuk di uji laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya,"ujarnya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Disamping itu, Fajar menerangkan dirinya juga melakukan monitoring langsung sekaligus mendata daging-daging penjual. Fajar juga didampingi Babin kamtibmas Polsek Semampir Surabaya Aipda Mamat Tarmiji di Jalan Pegirian.

"Kami meminta penjual daging sapi di jalan Pegirian dan Arimbi yang sudah memiliki Papan Mitra RPH Surabaya, berkomitmen mengambil daging sapi hasil pemotongan di RPH Pegirian, bukan dari tempat lain yang belum jelas asal dan kualitasnya,"tegasnya.

Tak hanya itu, Fajar mengingatkan jika ada penjual daging dari mitranya yang tidak mengambil dari hasil pemotongan atau mencampur daging dengan daging sapi yang berasal dari luar RPH, bakal dicabut.

"Penjual daging sapi akan dicabut Kartu Tanda Mitra RPH sekaligus Papan Mitra RPH Surabaya,"jelasnya.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Untuk melindungi konsumen, RPH Surabaya telah membagikan secara gratis Papan Mitra RPH Surabaya kepada 122 penjual daging sapi, diantaranya untuk 40 penjual daging sapi di jalan Pegirian dan Arimbi.

Kemudian, 82 penjual daging sapi di pasar-pasar tradisional seperti Pasar Wonokromo, Pasar Pucang Anom, Pasar Tambah Rejo, Pasar Pabean, Pasar Nyamplungan, Pasar Genteng Baru, Pasar Keputran, Pasar Mangga Dua, Pasar Balongsari, Pasar Keling, Pasar Manyar, Pasar Tandes, Pasar Jarak, Pasar Kupang Gunung, Pasar Manukan, Pasar Demak, Pasar Simo, Pasar Pecindilan, Pasar Kenjeran dan Pasar Perak Timur.

Masyarakat diimbau membeli daging dari penjual yang telah memiliki Papan Mitra RPH Surabaya, karena dipastikan daging yang dijual berasal dari hasil pemotongan RPH Surabaya yang telah memiliki sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan Nomor Kontrol Veteriner (NKV) dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur untuk menjamin masyarakat mendapatkan daging terbaik yang Aman Sehat Utuh dan Halal (ASUH).

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.