Minggu, 06 Sep 2026 02:29 WIB

Cegah Daging Sapi Gelonggongan, RPH Surabaya Gelar Sidak Pasar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 27 Agu 2023 13:46 WIB
Tim RPH Surabaya saat monitoring di salah satu pedagang daging Jalan pegirikan
Tim RPH Surabaya saat monitoring di salah satu pedagang daging Jalan pegirikan

selalu.id - Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Surabaya menggelar monitoring daging yang dijual di jalan Pegirian dan Arimbi, pada Sabtu (26/8/2023) malam. Monitoring ini dilakukan untuk melindungi konsumen dari praktek gelonggongan.

Tim RPH menemukan mobil pikap yang bermuatan daging sapi whole dari luar Surabaya yang diturunkan ke penjual di Jalan Pegirian.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Dari pengakuan pengirim daging tersebut, menyebut daging sapi whole seberat sekitar 500 kg, berasal dari Krian yang dikirim atas permintaan penjual daging yang ada di Pegirian.

Direktur RPH Surabaya Fajar A.Isnugroho menyampaikan bahwa pihaknya curiga daging yang bukan berasal dari pemotongan di RPH pegirian.

"Monitoring RPH curiga melihat daging sapi dari luar RPH kondisinya berair seperti tanda-tanda daging sapi gelonggongan,"kata Fajar, melalui rilisnya kepada selalu.id, Minggu (27/8/2023).

Fajar menjelaskan, dugaan daging sapi gelonggongan yang dikirim ke penjual daging di Pegirian, masih perlu dibuktikan dengan hasil uji laboratorium.

"Kami minta dokter hewan RPH untuk mengambil sampel daging dari luar Surabaya untuk di uji laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya,"ujarnya.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Disamping itu, Fajar menerangkan dirinya juga melakukan monitoring langsung sekaligus mendata daging-daging penjual. Fajar juga didampingi Babin kamtibmas Polsek Semampir Surabaya Aipda Mamat Tarmiji di Jalan Pegirian.

"Kami meminta penjual daging sapi di jalan Pegirian dan Arimbi yang sudah memiliki Papan Mitra RPH Surabaya, berkomitmen mengambil daging sapi hasil pemotongan di RPH Pegirian, bukan dari tempat lain yang belum jelas asal dan kualitasnya,"tegasnya.

Tak hanya itu, Fajar mengingatkan jika ada penjual daging dari mitranya yang tidak mengambil dari hasil pemotongan atau mencampur daging dengan daging sapi yang berasal dari luar RPH, bakal dicabut.

"Penjual daging sapi akan dicabut Kartu Tanda Mitra RPH sekaligus Papan Mitra RPH Surabaya,"jelasnya.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Untuk melindungi konsumen, RPH Surabaya telah membagikan secara gratis Papan Mitra RPH Surabaya kepada 122 penjual daging sapi, diantaranya untuk 40 penjual daging sapi di jalan Pegirian dan Arimbi.

Kemudian, 82 penjual daging sapi di pasar-pasar tradisional seperti Pasar Wonokromo, Pasar Pucang Anom, Pasar Tambah Rejo, Pasar Pabean, Pasar Nyamplungan, Pasar Genteng Baru, Pasar Keputran, Pasar Mangga Dua, Pasar Balongsari, Pasar Keling, Pasar Manyar, Pasar Tandes, Pasar Jarak, Pasar Kupang Gunung, Pasar Manukan, Pasar Demak, Pasar Simo, Pasar Pecindilan, Pasar Kenjeran dan Pasar Perak Timur.

Masyarakat diimbau membeli daging dari penjual yang telah memiliki Papan Mitra RPH Surabaya, karena dipastikan daging yang dijual berasal dari hasil pemotongan RPH Surabaya yang telah memiliki sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan Nomor Kontrol Veteriner (NKV) dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur untuk menjamin masyarakat mendapatkan daging terbaik yang Aman Sehat Utuh dan Halal (ASUH).

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.