Jumat, 05 Jun 2026 09:17 WIB

Dikoper Ini Angelina Dibunuh dan Dibuang ke Jurang Pacet

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 10 Jun 2023 10:44 WIB
Koper yang digunakan untuk menyembunyikan mayat korban
Koper yang digunakan untuk menyembunyikan mayat korban

Selalu.id - Angeline Nathania (21) salah satu Mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya) telah dikonfirmasi sebagai korban untuk kasus mayat ditemukan di dalam koper di kawasan Gajah Mungkur, Pacet Mojokerto.

Angelina tewas tragis di tangan guru les musiknya Rochmad Bagus Apriyatna (41), yang juga dikenal sebagai kekasihnya untuk kurun waktu lima tahun terakhir ini.

Pelaku Rochmat Bagus Apriatma warga asal Gunung Anyar Kidul, Surabaya, tega membunuh Angelina dengan cara diikat, dicekik, mulutnya dibekap hingga lemas, lalu lehernya dijerat menggunakan tali celana pelaku hingga dia meninggal dunia.

Peristiwa itu terjadi pada tanggal 4 Mei 2023, dan kopernya dibuang ke dalam jurang tanggal 5 Mei 2023, dini hari.

"Korban di masukan koper dan dililit pakai plastik wrapping sebanyak 4 lapis. Setelah itu dibawa ke ke daerah Pacet, Mojokerto. Dan pelaku membuang koper itu sekitar jurang tikungan gajah mungkur, pacet," kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Royce Pasma.

Usai menyelediki, Polrestabes Surabaya pun melakukan rilis pengungkapan kasus pembunuhan tersebut pada Jumat (9/6/2023) di Mapolrestabes dan menyertakan bukti yakni salah satunya koper hitam merk polo warna hitam tempat korban dibungkus dan dibuang ke jurang.

Baca Juga: Roy Terdakwa Pembunuhan Mahasiswi Dalam Koper Divonis 20 Tahun Penjara



Kemudian barang bukti lainnya handphone merk Samsung (milik korban) , plastik wrap dTampak Koper Bekas Angelina Dibunuh dan Dibuang Ke jurang, Pacet Mojokerto

Selalu.id-Angeline Nathania (21) salah satu Mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya) tewas tragis di tangan guru les musiknya Rochmad Bagus Apriyatna (41), yang kini telah menjadi pelaku kasus pembunuhan.

Pelaku Rochmat Bagus Apriatma warga asal Gunung Anyar Kidul, Surabaya, tega membunuh Angelina dengan cara diikat, dicekik, mulutnya dibekep hingga lemas, lalu lehernya dijerat menggunakan tali celana pelaku hingga dia meninggal dunia.

Peristiwa itu terjadi pada tanggal 4 Mei 2023, dan kopernya dibuang ke dalam jurang tanggal 5 Mei 2023, dini hari.

"Korban di masukan koper dan dililit pakai plastik wrapping sebanyak 4 lapis. Setelah itu dibawa ke ke daerah Pacet, Mojokerto. Dan pelaku membuang koper itu sekitar jurang tikungan gajah mungkur, pacet,"kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Royce Pasma.

Usai menyelediki, Polrestabes Surabaya pun melakukan rilis pengungkapan kasus pembunuhan tersebut pada Jumat (9/6/2023) di Mapolrestabes dan menyertakan bukti yakni salah satunya koper hitam merk polo warna hitam tempat korban dibungkus dan dibuang ke jurang.

Kemudian barang bukti lainnya handphone merk Samsung (milik korban), plastik wrap dan satu unit Mobil Mitsubishi Xpander  berwarna abu Tua Metalik, Nomor Polisi L 1893 FY, Noka  MK2NCWPARJJ005655, Nosin 4A92DL0522, dan STNK atas nama Kevin Oktavianus

Kombes pol Pasma mengatakan motif pelaku tersebut ingin harta korban yang sebuah mobil Mitshubishi Xpander warna abu-abu bernopol L 1893 FY milik Angelina untuk digadaikannya.

"Rencananya mobil akan digadaikan karena pelaku kehabisan uang. Pelaku berencana akan membuat usaha di Kota Pacitan dan uang hasil gadaian itu untuk modal," ujarnya.

Kemudian motifnya lainnya, Pasma menjelaskan bahwa pelaku sakit hati terhadap perkataan korban, sehingga merasa dirinya terhina. Saat itu mereka sempat cekcok dan betengkar.

"Setelah sehari berkeliling tidak yang menerima penggadaian mobil ini, ini yang menjadi persoalan terhadap pelaku. Dan ada kata-kata yang membuat pelaku sakit hati," jelasnya.

Sebelumnya, kasus ini terungkap berawal dari pengaduan orang hilang oleh  keluarga korban pada 5 Mei, 2023. Keluarga korban menyebut bahwa Angelina hilang selama dua hari dan tidak bisa dihubungi sama sekali.

"Kami pun menyelidik mengumpulkan keterangan saksi dan analisis IT, CCTV, semuanya. Sehingga dilakukan penyelidikan maka tanggal 7 juni diamankan seorang laki-laki berumur 41 inisial RBA warga Surabaya yang beralamatkan Gunung Anyar Kidul," ujarnya.

"Dari pengakuan RBA bahwa mengakui merupakan orang terakhir yang bersama dengan korban pada tanggal 3 mei. Setelah mendalami keterangan pelaku maka didapatkan pengakuan bahwa pelaku RBA telah melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap korban," ungkapnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Rekonstruksi Kasus Mutilasi Blitar, Peragakan 161 Adegan Kekejaman Tersangka

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.