Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Pelaku Pembunuhan Mayat dalam Koper adalah Seorang Guru Les Musik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 09 Jun 2023 16:41 WIB
Ibu korban, Ana Mariani
Ibu korban, Ana Mariani

Selalu.id - Angeline Nathania (21), korban pembunuhan yang mayatnya dimasukkan dalam koper merupakan mahasiswi salah satu kampus swasta di Surabaya. Angelina tewas di tangan guru les musik yang telah dikenal dekat selama lima tahun ini.

Guru musik dan teman dekat Angelina ini adalah Rochmat Bagus Apriatma (41) warga asal Gunung Anyar Kidul, Surabaya. Rochmat membunuh Angelina dengan cara mencekik, kemudian mayatnya dibungkus karung lalu dimasukin ke dalam koper, kemudian dibuang di Jalan Jurang Gajah Mungkur Cangar, Pacet, Mojokerto, Rabu (6/7/2023).

Baca Juga: Fortuner Rem Blong di Pacet, Nyungsep di Jalur Penyelamat

Ibu korban Ana Mariani (54) menduga penyebab pelaku mengahabisi nyawa anaknya karena anaknya diketahui menanyakan keberadaan STNK mobil Mitshubishi Xpander warna abu-abo bernopol L-1893-FY yang biasa digunakan korban untuk berangkat kuliah. Pasalnya, tanpa sepengetahuan korban, pelaku berani menggadaikan mobil itu.

Mendengar informasi itu, Angeline lantas marah kepada pelaku. Pertengkaran antara keduanya tak terhindar. Sehingga, dia menduga anaknya dibunuh usai cekcok dengan pelaku.

“Anak saya tanya marah terus bertengkar baru dibunuh. Dia diajak keluar pakai mobil lain dibunuh,” jelasnya.

Baca Juga: Data Korban Elf Blong di Pacet, Seluruh Penumpang Dilarikan ke RS

Sementara itu, tante korban Ambar Kristina menduga pelaku berani menggadaikan mobil milik keponakannya lantaran terlilit hutang.

“Motifnya karena pelaku memiliki hutang sebesar Rp 25 juta. Dia sudah berkeluarga dan punya anak 3,” kata Ambar.

Baca Juga: Polres Mojokerto Dirikan Pos Pelayanan Ala Animasi Robocar Poli di Pacet

Dia menjelaskan sehari sebelum Angeline ditemukan, pihak kepolisian telah menginformasikan pelaku. Dirinya dan ibu Angeline juga sempat bertemu dengan pelaku. Menurutnya, pelaku tidak menunjukan rasa penyesalan.

“Pelaku santai, kaya psikopat gak ada rasa minta maaf ke mamanya,” terangnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.