Kamis, 23 Jul 2026 16:01 WIB

Pelaku Pembunuhan Mayat dalam Koper adalah Seorang Guru Les Musik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 09 Jun 2023 16:41 WIB
Ibu korban, Ana Mariani
Ibu korban, Ana Mariani

Selalu.id - Angeline Nathania (21), korban pembunuhan yang mayatnya dimasukkan dalam koper merupakan mahasiswi salah satu kampus swasta di Surabaya. Angelina tewas di tangan guru les musik yang telah dikenal dekat selama lima tahun ini.

Guru musik dan teman dekat Angelina ini adalah Rochmat Bagus Apriatma (41) warga asal Gunung Anyar Kidul, Surabaya. Rochmat membunuh Angelina dengan cara mencekik, kemudian mayatnya dibungkus karung lalu dimasukin ke dalam koper, kemudian dibuang di Jalan Jurang Gajah Mungkur Cangar, Pacet, Mojokerto, Rabu (6/7/2023).

Baca Juga: Pasangan Kekasih yang Terjun ke Jurang Pacet Mojokerto Itu Masih Remaja, Ini Identitasnya

Ibu korban Ana Mariani (54) menduga penyebab pelaku mengahabisi nyawa anaknya karena anaknya diketahui menanyakan keberadaan STNK mobil Mitshubishi Xpander warna abu-abo bernopol L-1893-FY yang biasa digunakan korban untuk berangkat kuliah. Pasalnya, tanpa sepengetahuan korban, pelaku berani menggadaikan mobil itu.

Mendengar informasi itu, Angeline lantas marah kepada pelaku. Pertengkaran antara keduanya tak terhindar. Sehingga, dia menduga anaknya dibunuh usai cekcok dengan pelaku.

“Anak saya tanya marah terus bertengkar baru dibunuh. Dia diajak keluar pakai mobil lain dibunuh,” jelasnya.

Baca Juga: Pasangan Kekasih Pengendara Motor Vario Terjun ke Jurang Pacet Mojokerto, Begini Kondisinya

Sementara itu, tante korban Ambar Kristina menduga pelaku berani menggadaikan mobil milik keponakannya lantaran terlilit hutang.

“Motifnya karena pelaku memiliki hutang sebesar Rp 25 juta. Dia sudah berkeluarga dan punya anak 3,” kata Ambar.

Baca Juga: Kecelakaan di Pacet Mojokerto: Motor NMAX Rem Blong, 3 Orang Terluka

Dia menjelaskan sehari sebelum Angeline ditemukan, pihak kepolisian telah menginformasikan pelaku. Dirinya dan ibu Angeline juga sempat bertemu dengan pelaku. Menurutnya, pelaku tidak menunjukan rasa penyesalan.

“Pelaku santai, kaya psikopat gak ada rasa minta maaf ke mamanya,” terangnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada yang Tidak Konsisten, Tapi Keberuntungan juga Datang

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini keberuntungan juga datang.

Langkah Nyata Pemkab Jember dalam Hadirkan Layanan Gratis dan Sejahterakan Guru Ngaji

Pemkab Jember berharap informasi mengenai layanan administrasi, kesehatan, pendidikan, hingga program kesejahteraan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.