Kamis, 04 Jun 2026 18:47 WIB

Pelaku Pembunuhan Mayat dalam Koper adalah Seorang Guru Les Musik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 09 Jun 2023 16:41 WIB
Ibu korban, Ana Mariani
Ibu korban, Ana Mariani

Selalu.id - Angeline Nathania (21), korban pembunuhan yang mayatnya dimasukkan dalam koper merupakan mahasiswi salah satu kampus swasta di Surabaya. Angelina tewas di tangan guru les musik yang telah dikenal dekat selama lima tahun ini.

Guru musik dan teman dekat Angelina ini adalah Rochmat Bagus Apriatma (41) warga asal Gunung Anyar Kidul, Surabaya. Rochmat membunuh Angelina dengan cara mencekik, kemudian mayatnya dibungkus karung lalu dimasukin ke dalam koper, kemudian dibuang di Jalan Jurang Gajah Mungkur Cangar, Pacet, Mojokerto, Rabu (6/7/2023).

Baca Juga: Kecelakaan di Pacet Mojokerto: Motor NMAX Rem Blong, 3 Orang Terluka

Ibu korban Ana Mariani (54) menduga penyebab pelaku mengahabisi nyawa anaknya karena anaknya diketahui menanyakan keberadaan STNK mobil Mitshubishi Xpander warna abu-abo bernopol L-1893-FY yang biasa digunakan korban untuk berangkat kuliah. Pasalnya, tanpa sepengetahuan korban, pelaku berani menggadaikan mobil itu.

Mendengar informasi itu, Angeline lantas marah kepada pelaku. Pertengkaran antara keduanya tak terhindar. Sehingga, dia menduga anaknya dibunuh usai cekcok dengan pelaku.

“Anak saya tanya marah terus bertengkar baru dibunuh. Dia diajak keluar pakai mobil lain dibunuh,” jelasnya.

Baca Juga: Gledekan Laker, Tren Permainan usai Sahur di Pacet Mojokerto

Sementara itu, tante korban Ambar Kristina menduga pelaku berani menggadaikan mobil milik keponakannya lantaran terlilit hutang.

“Motifnya karena pelaku memiliki hutang sebesar Rp 25 juta. Dia sudah berkeluarga dan punya anak 3,” kata Ambar.

Baca Juga: Mirip Kapal Pesiar, Masjid Ar Rahman di Mojokerto Miliki Filosofi Mendalam

Dia menjelaskan sehari sebelum Angeline ditemukan, pihak kepolisian telah menginformasikan pelaku. Dirinya dan ibu Angeline juga sempat bertemu dengan pelaku. Menurutnya, pelaku tidak menunjukan rasa penyesalan.

“Pelaku santai, kaya psikopat gak ada rasa minta maaf ke mamanya,” terangnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Wabup Mimik ajak Pelajar Sidoarjo Bijak Gunakan Teknologi

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menegaskan bahwa nilai utama yang harus dimiliki setiap manusia adalah kebermanfaatan bagi sesama.

Perawat RS Waluyo Jati Probolinggo yang Ngaku Dibegal Itu Ternyata Hoaks, Alasannya Bikin Emosi

Diketahui sebelumnya, Nugroho, warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, itu mengaku dibegal pada Senin (1/6/2026) malam.

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.