Jumat, 05 Jun 2026 09:38 WIB

Banyak ASN Pensiun, Wali Kota Eri Kembali Lakukan Mutasi Pejabat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 08 Jun 2023 18:40 WIB
Pelantikan pejabat Pemkot Surabaya
Pelantikan pejabat Pemkot Surabaya

Selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali melakukan rotasi mutasi dan pelantikan puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN), pada Kamis (8/6/2023).

Pemkot mencatat total sebanyak 78 ASN yang dilantik langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Puluhan ASN yang dilantik itu terdiri dari jabatan administrator dan pengawas yang akan mengisi kekosongan jabatan baik di tingkat kelurahan, kecamatan, bagian, hingga dinas.

Baca Juga: ASN Surabaya Dinilai Lewat Rapor Kinerja, Nilai di Bawah 80 Dimutasi

"Ada beberapa (pejabat) kita yang kosong. Terkait sama camat, kasi kecamatan maupun lurah banyak yang pensiun sehingga kita harus mengisi itu. Jadi kita melakukan rotasi ini untuk mengisi tempat-tempat yang kosong," kata Wali Kota Eri Cahyadi usai pelantikan.

Eri mengatakan, perputaran atau rotasi jabatan itu hal yang biasa. Pada intinya, bagaimana para ASN tersebut bisa saling menguatkan satu sama lain. Selain itu, rotasi juga dilakukan kepada para ASN yang sudah menempati Perangkat Daerah (PD) lebih dari 5 atau 6 tahun.

"Jadi kita pindah ke tempat yang baru. Masio (walaupun) podo-podo (sama-sama) lurahnya, tapi harus pindah. Sudah lebih dari 5 atau 6 tahun harus pindah," ungkap dia.

Untuk para ASN yang baru saja dilantik, Wali Kota Eri juga berpesan kepada mereka agar bisa menunjukan perubahan-perubahan yang lebih baik dari sebelumnya. Selain itu, para ASN juga diminta harus bisa lebih bermanfaat untuk masyarakat.

"Dan terakhir mereka kan ada kontrak kinerja dengan saya. Kontrak kinerja itu sifatnya langsung, (misal) penurunan kemiskinan sekian, stunting sekian. Nanti di situlah akan kita lihat evaluasi dalam enam bulan dan satu tahun ke depan," katanya.

Baca Juga: Ini Sosok Calon Kuat Sekda Surabaya yang Jadi Buah Bibir

Apabila dari hasil evaluasi kinerja ASN dapat mencapai target kontrak kinerja, maka pejabat tersebut bisa berlanjut. Namun, jika pejabat itu tidak mampu mencapai maka bisa digeser dengan yang lain. "Ketika (ASN) bisa mempertahankan itu (kinerja), maka mereka bisa terus. Kalau tidak, ya bisa digeser lagi," ujarnya.

Menurut dia, banyak pejabat di lingkup Pemkot Surabaya yang sudah memasuki masa pensiun. Karenanya, untuk memenuhi kekosongan tersebut, pemkot melakukan rotasi dan mutasi jabatan.

"Yang pensiun ada 20 lebih, bulan depan ada lagi 10 lebih. Itu pejabatnya saja belum staf. Jadi jangan kaget kalau setiap bulan ada mutasi buat mengisi yang kosong," ungkapnya.

Karena itu, Wali Kota Eri kembali menegaskan, bahwa rotasi mutasi dan pelantikan ini harus dilakukan. Terlebih, pihaknya juga sudah membuka pelayanan masyarakat di Balai RW.

Baca Juga: Pengamat Sebut Calon Sekda Surabaya Tidak Cukup Hanya Modal Loyalitas ke Wali Kota

"Kalau tidak, pelayanan akan terhenti, karena
kan saya sudah melakukan pelayanan di Balai RW. Kalau ini kosong, maka (pelayanan Balai RW) tidak bisa jalan.

Di samping itu, ia juga mengungkapkan, bahwa Pemkot Surabaya sudah menyampaikan kebutuhan ASN kepada pemerintah pusat.

Baik itu untuk kebutuhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). "Karena itu kan biasanya ada kuota untuk ASN PNS dan PPPK. Nanti kita lihat dari pemerintah pusat seperti apa," pungkasnya. (Ade)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.