Senin, 12 Okt 2026 04:51 WIB

56 RT Tambak Wedi Surabaya Kompak Tolak Mutasi Lurah Fian, Minta Jabatannya Dikembalikan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 10 Jul 2026 15:31 WIB
Warga Tambak Wedi Surabaya kompak tolak mutasi lurahnya oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Dok. Istimewa).
Warga Tambak Wedi Surabaya kompak tolak mutasi lurahnya oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Gelombang penolakan terhadap mutasi Lurah Tambak Wedi Surabaya, Muhammad Yusufian, menguat.

Tokoh masyarakat, pengurus RT/RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), hingga tokoh pemuda menggelar rapat sebagai bentuk sikap bersama dalam menyikapi keputusan Pemerintah Kota Surabaya.

Baca Juga: Diduga Dicekoki Telur Mentah, Bayi di Surabaya Meninggal Dunia

Rapat yang berlangsung pada Kamis (9/7) itu dihadiri perwakilan RW 01 hingga RW 04 yang membawahi 56 RT. 

Mereka sepakat menyampaikan aspirasi kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi agar membatalkan mutasi dan mengembalikan Muhammad Yusufian sebagai Lurah Tambak Wedi.

Ketua RW 01 Tambak Wedi, Achmad Sholeh, mengatakan keputusan mutasi tersebut membuat masyarakat terkejut. Menurutnya, Muhammad Yusufian selama ini dikenal aktif turun ke lapangan dan cepat merespons berbagai persoalan warga.

“Kami sangat kecewa dan sedih. Mutasi ini membuat syok seluruh elemen masyarakat di Tambak Wedi,” ungkapnya, Jumat (10/7/2026).

Senada, Ketua RW 03 Tambak Wedi, Ade Sugiarto, menyebut seluruh peserta rapat memiliki pandangan yang sama. Warga berharap Pemkot Surabaya mempertimbangkan kembali kebijakan tersebut.

Baca Juga: Sempat Hilang Misterius, Ibu Muda Baru Melahirkan Ditemukan di Jurang Malang

“Kami sudah merasakan angin segar di bawah kepemimpinan Pak Fian. Beliau adalah pemimpin yang memahami kondisi warganya dan memiliki gagasan yang cemerlang untuk kemajuan Tambak Wedi,” kata Ade.

Menurut warga, salah satu program yang menjadi alasan kuat mereka mendukung Muhammad Yusufian adalah Kopasga (Ngopi Bareng Warga). 

Program tersebut digelar rutin setiap bulan secara bergilir di setiap RW sebagai forum dialog langsung antara lurah, perangkat kelurahan, dan masyarakat.

Melalui kegiatan itu, berbagai persoalan lingkungan, pelayanan administrasi, hingga usulan pembangunan dibahas secara terbuka. Warga menilai pola pelayanan yang turun langsung ke kampung membuat penyelesaian masalah menjadi lebih cepat.

Baca Juga: Persiapan Porprov Jatim 2027, Pemkot Surabaya Mulai Petakan Venue Pertandingan

Dalam rapat tersebut, masyarakat juga menyepakati sejumlah poin sikap. Selain meminta mutasi dibatalkan, mereka menilai pemerintah sebagai pelayan masyarakat perlu mempertimbangkan aspirasi warga dalam setiap pengambilan keputusan.

“Kami berkumpul di sini menyatukan suara untuk meminta Bapak Wali Kota Surabaya mengabulkan aspirasi kami. Mencari pemimpin seperti Pak Fian bagaikan mencari jarum di tumpukan jerami, sangat sulit,” papar Ade.

Aspirasi itu akan disampaikan secara resmi kepada Pemerintah Kota Surabaya dengan harapan Muhammad Yusufian dapat kembali memimpin Tambak Wedi dan melanjutkan program-program yang dinilai membawa dampak positif bagi pelayanan publik dan pembangunan lingkungan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Hasil Persib vs Dewa United, Gol Marc Klok Selamatkan Maung Bandung dari Kekalahan

Bermain di kandang sendiri, Persib Bandung comeback dari ketinggalan dua gol tanpa balas sebelum akhirnya memaksakan hasil imbang.

Eks Kader PDIP Surabaya Membelot ke PSI, Ini Kata Pakar

Fenomena perpindahan kader ini dinilai tidak hanya sekadar pertukaran figur, melainkan potensi pergeseran mesin politik di tingkat akar rumput.

Polres Pasuruan Telusuri Dugaan Tambang Ilegal di Lemahbang Pasrepan

Polres Pasuruan mengimbau warga agar tidak segan melaporkan indikasi aktivitas penambangan yang meragukan atau tidak sesuai ketentuan.

Kapolri Mutasi Lagi Perwira Polisi, Berikut Daftarnya

Langkah ini diambil guna memperkuat kinerja institusi serta menjaga kesinambungan tugas-tugas kepolisian di lapangan dengan tagline Polri Bersama Masyarakat.

Ancaman Kekeringan Ekstrem Meluas di Jawa Timur, Peluang Ada Hujan Tipis

Masyarakat diimbau untuk lebih hemat dalam menggunakan air bersih dan menghindari pemicu percikan api di area terbuka guna mencegah kebakaran lahan meluas.

Achmad Hidayat Gabung PSI, Sebut Kader PDIP Surabaya Bakal Ikuti Langkahnya

Hidayat mengklaim akan ada kader-kader PDI Perjuangan lain di Kota Surabaya yang bergabung dengan PSI secara bertahap, setelah dirinya memutuskan berlabuh.