Selasa, 25 Agu 2026 19:05 WIB

56 RT Tambak Wedi Surabaya Kompak Tolak Mutasi Lurah Fian, Minta Jabatannya Dikembalikan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 10 Jul 2026 15:31 WIB
Warga Tambak Wedi Surabaya kompak tolak mutasi lurahnya oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Dok. Istimewa).
Warga Tambak Wedi Surabaya kompak tolak mutasi lurahnya oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Gelombang penolakan terhadap mutasi Lurah Tambak Wedi Surabaya, Muhammad Yusufian, menguat.

Tokoh masyarakat, pengurus RT/RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), hingga tokoh pemuda menggelar rapat sebagai bentuk sikap bersama dalam menyikapi keputusan Pemerintah Kota Surabaya.

Baca Juga: Saat Semangat Bung Karno dan Bung Tomo Menyatu di Final Soekarno Cup 2026

Rapat yang berlangsung pada Kamis (9/7) itu dihadiri perwakilan RW 01 hingga RW 04 yang membawahi 56 RT. 

Mereka sepakat menyampaikan aspirasi kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi agar membatalkan mutasi dan mengembalikan Muhammad Yusufian sebagai Lurah Tambak Wedi.

Ketua RW 01 Tambak Wedi, Achmad Sholeh, mengatakan keputusan mutasi tersebut membuat masyarakat terkejut. Menurutnya, Muhammad Yusufian selama ini dikenal aktif turun ke lapangan dan cepat merespons berbagai persoalan warga.

“Kami sangat kecewa dan sedih. Mutasi ini membuat syok seluruh elemen masyarakat di Tambak Wedi,” ungkapnya, Jumat (10/7/2026).

Senada, Ketua RW 03 Tambak Wedi, Ade Sugiarto, menyebut seluruh peserta rapat memiliki pandangan yang sama. Warga berharap Pemkot Surabaya mempertimbangkan kembali kebijakan tersebut.

Baca Juga: Meniti Kasih di Ruang Tak Terbatas: Ketika Seni, Kuliner dan Cinta Menyatu di Grand Wedding Fair 2026

“Kami sudah merasakan angin segar di bawah kepemimpinan Pak Fian. Beliau adalah pemimpin yang memahami kondisi warganya dan memiliki gagasan yang cemerlang untuk kemajuan Tambak Wedi,” kata Ade.

Menurut warga, salah satu program yang menjadi alasan kuat mereka mendukung Muhammad Yusufian adalah Kopasga (Ngopi Bareng Warga). 

Program tersebut digelar rutin setiap bulan secara bergilir di setiap RW sebagai forum dialog langsung antara lurah, perangkat kelurahan, dan masyarakat.

Melalui kegiatan itu, berbagai persoalan lingkungan, pelayanan administrasi, hingga usulan pembangunan dibahas secara terbuka. Warga menilai pola pelayanan yang turun langsung ke kampung membuat penyelesaian masalah menjadi lebih cepat.

Baca Juga: Wali Kota Eri: Pemilik Kos Surabaya Jangan Cuma Cari Untung, Jaga Keamanan Lingkungan!

Dalam rapat tersebut, masyarakat juga menyepakati sejumlah poin sikap. Selain meminta mutasi dibatalkan, mereka menilai pemerintah sebagai pelayan masyarakat perlu mempertimbangkan aspirasi warga dalam setiap pengambilan keputusan.

“Kami berkumpul di sini menyatukan suara untuk meminta Bapak Wali Kota Surabaya mengabulkan aspirasi kami. Mencari pemimpin seperti Pak Fian bagaikan mencari jarum di tumpukan jerami, sangat sulit,” papar Ade.

Aspirasi itu akan disampaikan secara resmi kepada Pemerintah Kota Surabaya dengan harapan Muhammad Yusufian dapat kembali memimpin Tambak Wedi dan melanjutkan program-program yang dinilai membawa dampak positif bagi pelayanan publik dan pembangunan lingkungan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Betonisasi Jalan Tambakcemandi Sidoarjo Tertinggal 4 Persen, Pengerjaan Dipercepat

Pembangunan jalan tidak berhenti pada pekerjaan betonisasi. Penataan lingkungan menjadi bagian penting agar manfaat proyek benar-benar dirasakan masyarakat.

Libur Maulid Nabi, 196 Ribu Pelanggan Padati Stasiun KAI Daop 8 Surabaya

Mahendro menambahkan, angka volume penumpang ini masih terus bergerak dinamis karena penjualan tiket kereta api jarak jauh masih terus berlangsung.

Melihat Keseruan Tradisi Rombekan Tabur Uang Peringati Maulid Nabi Muhammad di Mojokerto

Ratusan warga berdesak-desakan demi mendapatkan uang koin lima ratus dan seribu rupiah. Ada pula uang pecahan 2.000 hingga 20.000 ribu.

Tempat Usaha Laundry di Ploso Bogen Surabaya Ludes Terbakar

Untuk memadamkan api, petugas menerjunkan 11 unit mobil pemadam. Atas kejadian ini, kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta.

Harga Emas Antam Hari Ini: Naik Tapi Gak Banyak, Jual Kembali juga Masih Stabil

Sepanjang 2026, harga emas Antam mencatatkan kenaikan sekitar 13%. Sebab, pada 1 Januari lalu, harga emas Antam tercatat hanya sebesar Rp2.488.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Mengulas Lengkap soal Jodoh, Keuangan hingga Karier

Kali ini, juga mengulas keberuntungan dan percintaanmu. Cek semua bintangmu, apakah ada kabar menarik.