Rabu, 04 Feb 2026 03:19 WIB

Penemuan Paus Balin di Perairan Surabaya Termasuk Fenomena Langka, Ini Penjelasannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 15 Mei 2023 16:54 WIB
Penemuan bangkai Paus Balin di perairan Surabaya
Penemuan bangkai Paus Balin di perairan Surabaya

Selalu.id - Paus Balin yang ditemukan mati di perairan Surabaya, Senin (15/5/2023). Meski ditemukan dalam kondisi mati, tapi fenomena terdamparnya Paus Balin di perairan Surabaya adalah hal yang langka.

Hal ini dinyatakan oleh Drh. Bilqisthi Ari Putra M.Si, Ahli Patologi Kedokteran Hewan Unair yang menjadi salah satu tim evakuasi bangkai Paus Balin terdampar.

Baca Juga: Begini Cara Membawa Bangkai Paus Sepanjang 12 Meter dari Kenjeran ke Jatim Park

"Paus Balin tidak memiliki rute perjalanan di perairan Surabaya, jadi tidak pernah melintasi perairan Surabaya jadi ini termasuk fenomena langka," kata Drh. Bilqist.

Terkait fenomena langka tersebut, Drh. Bilqist menjelaskan bahwa kemungkinan terbesar adalah Paus Balin tersebut telah mati sejak dilautan lepas dan terbawa arus hingga ke perairan Surabaya.

Baca Juga: Bangkai Paus Balin yang Terdampar di Surabaya Dimuseumkan di Jatim Park

"Bangkai paus tersebut ditemukan sejak 3 hari lalu, tapi kemungkinan besar telah mati sejak di lautan lepas. Untuk kapan tepat matinya kami belum bisa memastikan, yang pasti saat ditemukan dan observasi bahwa paus balin tersebut mati karena ada penyakit," terang Drh. Bilqist.

Paus Balin yang ditemukan terdampar di periaran Surabaya hari ini diketahui hanya seekor. Untuk itu, Drh. Bilqist pun memberikan keterangan bahwa Paus Balin bergerak secara soliter, tapi ada kalanya Paus Balin bergerak secara berpasangan ketika musim kawin dan membuat zonasi atau penandaan wilayah kekuasaan.

Baca Juga: Air Surut, 10 Orang Tim Autopsi Paus Balin hingga Kini Masih Terjebak Lumpur

Paus Balin biasanya berenang mencari makan di daerah lintang yang lebih tinggi lebih dekat ke kutub di mana airnya lebih dingin dan makanannya jauh lebih melimpah, sedangkan tempat berkembang biaknya lebih dekat ke garis khatulistiwa. Selama musim dingin, Paus Balin menghabiskan antara enam dan delapan bulan bepergian ke perairan tropis dan melahirkan. (Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya.